home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenapa Kulit Orang Asia Lebih Mudah Menghitam Saat Kena Sinar Matahari?

Kenapa Kulit Orang Asia Lebih Mudah Menghitam Saat Kena Sinar Matahari?

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa wanita Asia lebih mudah mendapatkan warna kulit tan alias cokelat gelap daripada wanita dari belahan dunia lainnya? Artikel ini akan membantu Anda menjawab pertanyaan tersebut dan memberikan Anda tips mengenai cara mengatasi hiperpigmentasi.

Hiperpigmentasi pada kulit orang Asia

Kulit orang Asia pada umumnya lebih rentan terhadap masalah kulit daripada ras lainnya. Kulit orang Asia lebih lembut, tetapi juga lebih rentan terhadap masalah hiperpigmentasi alias warna kulit yang menggelap. Jadi, pigmentasi kulit adalah kondisi yang sangat umum pada wanita Asia. Inilah mengapa kita menemukan banyak bahan pemutih dalam kosmetik Asia.

Wajah Anda akan tampak coklat atau coklat keabuan di pipi, dagu atau dahi, dan sebagainya. Ini berarti Anda berpigmen. Pigmentasi kulit biasanya terjadi pada ibu hamil atau yang pernah melahirkan.

Mengapa banyak wanita Asia mengalami kuit menghitam?

Menurut beberapa penelitian, alasan mengapa banyak wanita Asia mengalami pigmentasi adalah karena produksi melanin. Melanin adalah pigmen kulit alami yang melindungi kulit dari efek berbahaya sinar UV. Saat tubuh memproduksi lebih banyak melanin, Anda akan memiliki kulit yang lebih gelap.

Saat produksi melanin meningkat (akibat ketidakseimbangan hormon), melasma akan muncul. Sebaliknya, dengan cuaca di Asia, kulit juga rentan terhadap masalah pigmentasi seperti melasma atau hiperpigmentasi.

Bagaimana cara mengatasi kulit menghitam akibat sinar matahari?

Kita bisa mencerahkan kembali warna kulit yang menghitam dengan menerapkan solusi berikut:

  • Gunakan hydroquinone, tretinoin dan kortikosteroid. Mengoleskan bahan-bahan ini ke kulit akan membantu kulit tampak bercahaya.
  • Obat-obatan lainnya. Obat biasanya mengandung agen pemutih kulit seperti azelaic acid atau kojic acid. Azelaic acid adalah asam alami yang digunakan sebagai alternatif untuk hydroquinone. Azelaic acid diproduksi dengan menumbuhkan yeast yang membantu tumbuh pada kulit sehat. Menurut studi yang diterbitkan di Journal of Applied Cosmetology, acid azelaic efektif dalam melawan hiperpigmentasi. Zat ini juga dapat memperbaiki kasus jerawat ringan sampai moderat.
  • Sulfur atau belerang adalah salah satu pengobatan untuk hiperpigmentasi. Sulfur tampak seperti obat hiperpigmentasi yang bersifat holistik pada kulit Asia. Ini adalah jenis mineral yang telah lama dihargai sebagai penyembuh pigmentasi. Tempat yang terkenal di antara orang Asia adalah pemandian air panas yang kaya sulfur. Mereka adalah orang yang ingin mencari bantuan untuk semua hal dari arthritis sampai penyakit kulit. Tempat tujuan ini dikenal sebagai “Mineral kecantikan dari alam” dan nama ini didapat karena tubuh Anda dapat mengandalkannya untuk menghasilkan kulit, kuku, dan rambut yang sehat.
  • Angkat lapisan wajah dengan masker kimia, abrasi kulit dan hiper-abrasi. Saat obat-obatan topikal tidak bekerja, cobalah salah satu dari perawatan ini.

Orang Asia memiliki kulit yang jauh lebih sensitif dibandingkan dengan yang lain. Oleh karena itu, Anda perlu memiliki pengetahuan dasar mengenai karakteristik jenis kulit ini dan berhati-hati dalam memilih produk perawatan.

Semoga artikel ini membantu Anda untuk lebih memahami kulit orang Asia.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

 

 

 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi
Tanggal diperbarui 20/06/2017
x