Berbagai Manfaat Masker Timun untuk Kulit Wajah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 01/03/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sebagian besar orang mungkin pernah merasakan manfaat masker timun pada wajah.  Faktanya, timun atau mentimun memang mengandung senyawa yang dapat memberikan manfaat positif bagi kulit.

Mentimun cukup mudah ditemukan dan cara penggunaannya pun beragam. Anda dapat menjadikan timun sebagai salad, memakainya sebagai masker, atau membuat dibuat menjadi losion di rumah. Kali ini, mari cari tahu apa dan bagaimana timun memberikan sebagai masker untuk kesehatan kulit wajah.

Apa saja manfaat dari masker timun untuk wajah?

Timun tinggi akan vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya yang bermanfaat bagi kulit wajah. Berikut beberapa keuntungan dari masker timun.

1. Manfaat masker timun untuk wajah adalah mengurangi sembap

Penelitian telah menunjukan bahwa mentimun memiliki kemampuan untuk mengurangi sembap pada kulit. Masker timun akan dapat sangat membantu ketika Anda mengalami sembap karena kurang tidur.

2. Manfaat masker timun untuk kulit berjerawat

Kulit wajah yang berminyak dan sel kulit mati dapat menyumbat pori-pori dan memicu munculnya jerawat. Timun dapat membantu membersihkan kulit wajah dan membuat kulit lebih kencang sehingga pori-pori dapat mengecil. Hal ini dapat terjadi karena mentimun merupakan astringent ringan.

3. Bantu melawan penuaan dini

Menurut studi pada tahun 2011, antioksidan yang terkandung dalam mentimun berpotensi sebagai senyawa untuk membantu melawan keriput.

Ditambah lagi, masker timun mengandung vitamin C dan asam folat. Vitamin C dapat membantu menstimulasi pertumbuhan sel baru, sedangkan asam folat membantu mengusir racun dari polusi yang membuat kulit Anda terlihat kusam atau terjadi penuaan dini.

4. Masker timun juga dapat meringankan iritasi

Mentimun juga memberikan efek antiradang yang dapat meringankan nyeri, kemerahan, dan iritasi pada kulit wajah. Anda dapat memanfaatkan masker timun untuk bantu mengatasi kulit yang terbakar matahari, gigitan serangga, dan ruam.

5. Menjaga kelembapan kulit

Timun terdiri dari 96% air. Air saja tidak cukup untuk menjaga kelembapan kulit. Untuk itu, sari mentimun dapat dicampurkan dengan bahan pelembap lain seperti madu atau lidah buaya lalu dijadikan masker untuk menjaga kelembapan kulit wajah.

Kandungan nutrisi mentimun

Menurut United States Department of Agriculture (USDA) atau setara dengan Kementerian Pertanian di Indonesia, sebanyak 142 gram mentimun mentah mengandung:

  • Air: 137 gram
  • Kalori: 17
  • Protein: 0.8 gram
  • Lemak: 0.2 gram
  • Karbohidrat: 3.1 gram, termasuk gula sebanyak 2 gram
  • Serat: 1 gram
  • Kalsium: 19.9 gram
  • Zat besi: 0.3 miligram
  • Vitamin C: 4.5 miligram
  • Folat: 19.9 mikrogram

Masih banyak nutrisi yang terdapat pada mentimun, termasuk vitamin B, A, dan antioksidan. Oleh karena itu, tak hanya sebagai masker saja, mentimun juga baik untuk dikonsumsi.

Cara membuat masker timun di rumah

Panduan cara membuat masker berikut merupakan pilihan terbaik jika Anda ingin secara cepat dan mudah menyegarkan atau meremajakan kulit wajah.

  1. Haluskan setengah potong timun (tidak perlu dikupas) menggunakan blender atau secara manual dengan tangan.
  2. Gunakan saringan untuk memisahkan sari mentimun yang sudah dihaluskan tadi.
  3. Oleskan sari atau air mentimun pada wajah Anda yang sebelumnya sudah dibersihkan. Biarkan masker bekerja selama 15 menit.
  4. Bilas masker dengan air dingin atau hangat dan keringkan wajah dengan menggunakan handuk.

Selain dijadikan masker, timun juga dapat digunakan secara sederhana dengan hanya diiris tipis lalu ditempelkan pada wajah. Beberapa orang mungkin sudah melakukan hal ini dan biasanya irisan timun diletakan pada bagian mata. Metode sederhana seperti ini bermanfaat untuk mengurangi mata sembap akibat kurang tidur. Sari mentimun mengandung vitamin C dan asam folat sehingga dapat membuat mata terlihat dan terasa segar.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tips Mengonsumsi Susu untuk Penderita Intoleransi Laktosa

Seseorang yang intoleransi laktosa umumnya akan mengalami gangguan pencernaan sesudah mengonsumsi produk susu. Berikut cara aman menghindarinya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Hidup Sehat, Tips Sehat 24/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Praktis Menakar Porsi Makan untuk Menjaga Berat Badan

Saat mengatur porsi makan, Anda mungkin terkendala cara menakar bahan makanan yang tepat. Berikut langkah yang bisa Anda lakukan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 17/04/2020 . Waktu baca 6 menit

Apakah Pengidap Thalassemia Bisa Sembuh Total?

Thalassemia merupakan penyakit keturunan yang sulit diobati. Meski demikian, para ahli terus mencari cara untuk mengobati thalassemia hingga sembuh total.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/04/2020 . Waktu baca 5 menit

Memilih Obat Tidur yang Aman untuk Ibu Hamil dan Janin

Untuk membantu ibu hamil yang sesah tidur, obat dapat menjadi solusinya. Namun, Anda perlu memilih obat tidur yang aman dan tidak berisiko pada kehamilan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 01/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencium bau hujan

Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Beberapa Orang Suka Bau Hujan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 15/05/2020 . Waktu baca 4 menit
hubungan poliamori

Mengenal Hubungan Poliamori, Saat Cinta Anda Tak Hanya untuk Satu Orang

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . Waktu baca 4 menit
pengaruh tbc pada ibu hamil

Apa Pengaruh TBC pada Ibu Hamil dan Janin?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020 . Waktu baca 4 menit
memilih terapis seks

Jangan Asal Pilih, Begini Cara Menentukan Terapis Seks yang Cocok untuk Anda

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 28/04/2020 . Waktu baca 6 menit