Ada banyak produk skincare yang memiliki kandungan glycolic acid alias asam glikolat. Hal ini karena asam glikolat diketahui memiliki segudang manfaat untuk mengatasi berbagai permasalah kulit. Penasaran apa saja manfaat glycolic acid?
Ada banyak produk skincare yang memiliki kandungan glycolic acid alias asam glikolat. Hal ini karena asam glikolat diketahui memiliki segudang manfaat untuk mengatasi berbagai permasalah kulit. Penasaran apa saja manfaat glycolic acid?

Glycolic acid adalah senyawa dalam keluarga alpha hydroxy acid (AHA) yang mudah larut dalam air dan dapat menembus lapisan kulit dalam dengan baik.
Senyawa ini memiliki ukuran molekul yang jauh lebih kecil sehingga memungkinkan untuk mencapai jaringan kulit yang lebih dalam. Fungsi ini membuat asam glikolat banyak digunakan dalam berbagai produk perawatan wajah.
Berikut ini berbagai manfaat glycolic acid untuk perawatan kulit.

Salah satu manfaat glycolic acid untuk kulit adalah membantu mencerahkan wajah. Pasalnya, senyawa ini dapat membantu pengelupasan sel kulit mati yang menumpuk di wajah (eksfoliasi).
Kulit kusam merupakan masalah yang kerap dialami oleh banyak orang. Kondisi ini dapat terjadi karena berbagai hal, salah satunya adalah akibat penumpukan sel kulit mati.
Studi dalam jurnal Cosmetics menyebutkan bahwa chemical peeling dengan menggunakan glycolic acid dapat membantu mengangkat sel kulit mati secara menyeluruh.
Selain itu, asam glikolat diketahui dapat merangsang produksi kolagen dan pergantian sel kulit, sehingga kulit terlihat lebih cerah.
Bagi Anda yang bermasalah dengan warna kulit yang tidak rata, manfaat glycolic acid yang satu ini bisa jadi solusi.
Studi dalam Journal of Cosmetic Dermatology melakukan penelitian selama 12 minggu untuk melihat efek penggunaan obat topikal dengan kandungan glycolic acid guna mengatasi permasalahan kulit.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada minggu ke-4 pemakaian, terlihat perubahan pada warna kulit dan tekstur kulit, serta memudarnya bekas jerawat. Perubahan ini pun tetap berlangsung hingga minggu ke-12 percobaan.
Hal ini karena asam glikolat mampu mengangkat sel kulit mati serta meningkatkan produksi kolagen di kulit, yang berfungsi untuk mendorong pertumbuhan sel kulit baru, sehingga warna kulit jadi lebih merata.
Minyak berlebih, kotoran, dan sel kulit mati dapat tersumbat di pori-pori dan membuat pori-pori wajah terlihat membesar.
Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat meningkatkan risiko timbulnya jerawat dan komedo. Nah, glycolic acid dikenal dapat membantu membersihkan kulit secara menyeluruh dan mengecilkan pori-pori kulit.
Khasiat tersebut berkaitan dengan kemampuan asam glikolat dalam mengangkat sel kulit mati, kotoran, minyak, maupun sisa make-up yang menyumbat pori-pori.
Menumpuknya sel kulit mati di wajah juga dapat membuat tekstur kulit jadi kasar, kusam, dan rentan berjerawat.
Salah satu fungsi glycolic acid untuk wajah adalah membantu menghaluskan kulit. Senyawa ini dapat merangsang pengelupasan sel kulit mati yang menumpuk di wajah
Selain itu, senyawa ini juga dapat memicu produksi kolagen dan pergantian sel kulit. Dengan begitu, kulit akan terasa halus dan lembut.
Selain membantu menghaluskan kulit, senyawa ini juga diketahui dapat memudarkan bekas jerawat membandel di wajah.
Studi dalam Indian Dermatology Online Journal, melakukan penelitian untuk melihat efektivitas penggunaan produk dengan kandungan glycolic acid dan retinoic acid untuk memudarkan bekas jerawat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua senyawa tersebut dapat secara signifikan mengurangi bekas jerawat pada hampir seluruh pasien yang mengikuti uji coba.
Hal ini karena glycolic acid dapat mempercepat pergantian sel dan memudarkan bekas jerawat yang mengganggu penampilan.
Paparan radikal bebas yang berasal dari sinar radiasi UV dapat menyebabkan kerusakan sel kulit dan menurunkan elastisitas kulit. Hal ini dapat menyebabkan munculnya tanda penuaan kulit, seperti garis halus atau keriput.
Manfaat glycolic acid untuk melawan tanda penuaan berasal dari kemampuan senyawa ini dalam merangsang produksi kolagen, yakni protein penting yang berperan dalam pertumbuhan sel kulit baru dan peremajaan kulit.
Studi dalam jurnal Clinical, Cosmetic, and Investigational Dermatology mengungkapkan bahwa kombinasi perawatan kulit dengan glycolic acid, vitamin B3, vitamin C, atau vitamin E dapat secara signifikan mengurangi keriput.
Studi dalam Journal Cosmetic and Dermatology mengungkapkan bahwa produk skincare dengan asam glikolat konsentrasi rendah dapat mengobati jerawat dan mengurangi kemerahan pada jerawat.
Hal ini karena senyawa glycolic acid memiliki sifat antibakteri yang dapat membunuh bakteri penyebab jerawat, yaitu Cutibacterium acnes.
Tidak hanya itu, senyawa ini juga dapat mengangkat sel kulit mati, minyak, dan kotoran yang menumpuk di pori-pori wajah dan kerap menyebabkan munculnya jerawat.

Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika menggunakan produk skincare mengandung asam glikolat.
Meskipun aman digunakan, beberapa orang mungkin dapat mengalami reaksi alergi. Jika Anda baru pertama kali menggunakan produk glycolic acid, sebaiknya gunakan secara bertahap, misalnya 2 – 3 kali seminggu.
Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah timbul reaksi alergi atau iritasi kulit setelah pemakaian asam glikolat. Jika timbul reaksi alergi, segera hentikan pemakaian dan konsultasikan dengan dokter.
Nah, itulah berbagai manfaat glycolic acid untuk mengatasi berbagai masalah kulit. Jika memiliki pertanyan mengenai penggunaan produk skincare mengandung asam glikolat jangan ragu untuk konsultasikan dengan dokter Anda.
Ringkasan
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Karwal, K., & Mukovozov, I. (2023). Topical AHA in Dermatology: Formulations, Mechanisms of Action, Efficacy, and Future Perspectives. Cosmetics, 10(5), 131.
Houshmand, E. B. (2021). Effect of glycolic acid, phytic acid, soothing complex containing Emulsion on Hyperpigmentation and skin luminosity: A clinical evaluation. Journal of Cosmetic Dermatology, 20(3), 776-780.
Chandrashekar, B. S., Ashwini, K. R., Vasanth, V., & Navale, S. (2015). Retinoic acid and glycolic acid combination in the treatment of acne scars. Indian Dermatology Online Journal, 6(2), 84–88.
Narda, M., Trullas, C., Brown, A., Piquero‐Casals, J., Granger, C., & Fabbrocini, G. (2021). Glycolic acid adjusted to pH 4 stimulates collagen production and epidermal renewal without affecting levels of proinflammatory TNF‐alpha in human skin explants. Journal of Cosmetic Dermatology, 20(2), 513-521.
Tran, D., Townley, J. P., Barnes, T. M., & Greive, K. A. (2014). An antiaging skin care system containing alpha hydroxy acids and vitamins improves the biomechanical parameters of facial skin. Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology, 8, 9–17.
Chen, L., Lu, L., Tu, S., Zhang, T., Du, X., Chen, L., … & Lin, H. (2022). Efficacy and safety of 5% glycolic acid‐based Gel essence in the treatment of mild to moderate acne. Journal of Cosmetic Dermatology, 21(10), 4482-4489.
Valle-González, E. R., Jackman, J. A., Yoon, B. K., Mokrzecka, N., & Cho, N. J. (2020). pH-dependent antibacterial activity of glycolic acid: Implications for anti-acne. Formulations. Scientific Reports, 10(1), 7491.
Versi Terbaru
20/11/2023
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes.
Diperbarui oleh: Fidhia Kemala