Lindungi Kulit Anda dari Radiasi Sinar Matahari dengan Cara Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/04/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Telah kita ketahui bahwa bahaya radiasi juga dihasilkan oleh sinar matahari. Bahaya dari radiasi sinar matahari bahkan dapat mengakibatkan kanker kulit. Sekitar 90% kanker kulit nonmelanoma dan 86% melanoma dikaitkan dengan paparan radiasi sinar ultraviolet yang berasal dari matahari. Oleh karena itu, sebisa mungkin kita harus melindungi kulit dari matahari. Bagaimana caranya?

Sinar matahari berbahaya untuk kulit

Sinar matahari menghasilkan sinar ultraviolet yang terbukti dapat menyebabkan kanker kulit. Perlu Anda ketahui bahwa sinar ultraviolet terbagi dalam dua jenis, yaitu:

  • Sinar ultraviolet A atau UV A. Sinar UV A ini berbahaya karena mampu menembus kaca dan dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit. Berdasarkan penelitian, sinar UV A mungkin dapat menyebabkan karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, dan melanoma.
  • Sinar ultraviolet B atau UV B. Berbeda dengan sinar UV A, sinar UV B tidak dapat menembus kaca. Namun, sinar UV B sangat erat kaitannya dengan perkembangan kanker kulit dan melanoma.

Bagaimana melindungi kulit dari bahaya sinar matahari?

Terdapat beberapa cara dalam melindungi kulit dari bahaya radiasi sinar matahari, yaitu:

1. Lindungi kulit dengan pakaian yang Anda kenakan

Saat Anda keluar rumah pada siang hari di mana sinar matahari sedang terik-teriknya, sebaiknya kenakan pakaian yang hampir menutupi semua bagian kulit Anda. Pilihlah pakaian lengan panjang dan celana atau rok panjang untuk Anda kenakan di siang hari. Selain itu, pilihlah pakaian berwarna lebih gelap dibandingkan warna lebih terang, pilih pakaian yang lebih tertutup rapat dibandingkan yang ditenun longgar, dan pilih pakaian yang kering dibandingkan yang basah untuk lebih melindungi kulit Anda dari sinar UV.

Beberapa perusahaan pakaian sekarang ini juga sudah memproduksi pakaian yang mempunyai  lapisan khusus untuk membantu menyerap sinar UV. Pakaian ini biasanya mencantumkan label UV protection factor atau SPF yang mempunyai nilai 15-50+. Semakin tinggi SPF, semakin mampu pakaian tersebut melindungi Anda dari sinar UV.

Anda juga bisa menggunakan topi untuk melindungi bagian kepala Anda, termasuk telinga, mata, dahi, hidung, dan kulit kepala dari bahaya radiasi matahari.

2. Gunakan tabir surya pada kulit Anda

Tabir surya dapat Anda manfaatkan untuk melindungi kulit Anda dari bahaya radiasi sinar matahari. Namun, perlu Anda ingat bahwa tabir surya hanya menyaring bukan memblokir semua sinar UV yang mengenai kulit Anda. Tabir surya bekerja dengan cara menyerap, memantulkan, atau menghamburkan sinar matahari yang mengenai kulit. Jadi, menggunakan tabir surya bukan berarti Anda bisa berlama-lama di bawah sinar matahari. Anda bisa saja terpapar bahaya sinar UV walaupun Anda sudah menggunakan tabir surya.

Saat Anda memilih tabir surya, sebaiknya perhatikan berapa SPF (sun protection factor) yang terkandung dalam tabir surya tersebut. Kandungan SPF dapat membantu menentukan berapa lama tabir surya tersebut dapat melindungi kulit Anda. Contohnya, jika kulit Anda bisa terbakar sinar matahari setelah 20 menit terkena sinar matahari dan Anda memilih tabir surya dengan SPF 15,  maka tabir surya tersebut akan melindungi kulit Anda selama 300 menit (SPF 15 x 20 menit = 300 menit). Pilihlah tabir surya dengan minimal SPF 15 terlepas dari apa warna kulit Anda. Tabir surya dengan SPF di atas 15 dapat berfungsi dengan baik pada orang yang memiliki kulit berpigmen ringan, yang tinggal di dataran tinggi, atau yang lebih banyak bekerja atau lebih sering berada di luar ruangan.

Selain yang mengandung SPF, pilihlah tabir surya dengan spektrum yang luas, melindungi kulit Anda dari sinar UV A dan UV B, serta yang tahan air. Anda juga bisa menggunakan kosmetik yang sudah mengandung SPF, seperti bedak, lip balm, atau lipstik. Sekarang sudah banyak produk kosmetik yang sudah mengandung SPF.

Jangan lupa untuk memakai tabir surya 15-30 menit sebelum Anda keluar rumah. Gunakan terutama pada bagian tubuh yang terkena sinar matahari, seperti leher dan lengan atau bagian lain yang tidak tertutupi oleh pakaian Anda. Anda bisa menggunakan tabir surya lagi setelah beberapa jam (tergantung SPF) atau setelah Anda berkeringat atau berenang. Jika dijumpai reaksi alergi pada tabir surya merek tertentu, sebaiknya ganti merek tabir surya Anda atau kunjungi dokter kulit Anda.

3. Tips tambahan

Sebaiknya batasi waktu Anda terkena sinar matahari, terutama pada pukul 10:00-16:00, di mana sinar matahari sedang terik-teriknya. Jika bayangan Anda lebih pendek dari Anda, sebaiknya Anda berjalan atau melakukan aktivitas luar ruang di tempat teduh.

BACA JUGA

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

    Warna rambut yang salah bisa membuat Anda terlihat lebih tua. Berikut cara mengetahui warna rambut yang sesuai dengan karakter diri.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Kecantikan 31/05/2020 . Waktu baca 4 menit

    5 Langkah Wujudkan Kulit Bening Bercahaya ala Glass Skin

    Glass skin adalah tren kecantikan kulit bening bercahaya berasal dari Korea Selatan. Bagaimana langkah perawatan kulit untuk mendapatkannya?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Perawatan Kulit, Hidup Sehat, Kecantikan 03/05/2020 . Waktu baca 4 menit

    Penyebab Masalah Kulit Saat Karantina dan Cara Merawatnya

    Meskipun kulit aman dari polusi, faktor lainnya di rumah bisa memicu masalah kulit. Ini sederet tips merawat kulit saat karantina.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Perawatan Kulit, Hidup Sehat 27/04/2020 . Waktu baca 6 menit

    8 Manfaat Minyak Rosehip untuk Kecantikan Kulit

    Salah satu jenis minyak yang bermanfaat untuk kecantikan kulit, yaitu minyak rosehip. Apa saja manfaat dari minyak rosehip ini?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Perawatan Kulit, Hidup Sehat, Kecantikan 14/04/2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    bahan krim anti-aging

    7 Bahan Dalam Krim Anti-Aging yang Perlu Anda Tahu

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    mencegah ruam popok

    Tips Mencegah Ruam Popok Pada Pantat Bayi

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit
    bahan alami untuk mengusir kulit kepala gatal

    Bahan-bahan Alami untuk Mengusir Kulit Kepala Gatal

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 09/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    gatal karena kulit kering

    Kulit Kering Bikin Gatal? Begini Cara Mengatasinya

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
    Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020 . Waktu baca 5 menit