Mengenal Latihan CrossFit dan Jenis-Jenisnya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan

CrossFit adalah berbagai gerakan fungsional yang dilakukan pada intensitas tinggi secara konstan. Semua latihan CrossFit didasarkan pada gerakan fungsional, dan gerakan-gerakan ini mencerminkan aspek terbaik dari senam, angkat beban, berjalan, mendayung, dan masih banyak lagi, seperti yang dijelaskan padawebsite CrossFit. Kegiatan ini dilakukan dengan memindahkan beban seberat mungkin dengan jarak sejauh mungkin, jadi mereka ideal untuk memaksimalkan jumlah latihan yang dilakukan dalam waktu singkat. Semakin besar latihan atau pengeluaran daya, maka semakin intens usaha yang dilakukan. Dengan menggunakan pendekatan pada variasi latihan, gerakan fungsional, dan intensitas, maka latihan ini membuat keuntungan yang sangat besar dalam kebugaran.

Tips untuk mencoba latihan CrossFit

Jika Anda belum pernah mencoba CrossFit sebelumnya dan ingin memastikan bahwa ini adalah latihan yang tepat untuk Anda, berikut adalah beberapa tips untuk tetap aman dalam melakukannya:

  1. Pergilah ke beberapa tempat gym yang berbeda. Berbicaralah dengan pelatih untuk mengetahui secara lengkap apa tujuan dari latihan ini. Kebanyakan gym CrossFit pasti menawarkan kelas pengantar gratis, inilah saatnya Anda bertemu dengan calon pelatih CrossFit Anda.
  2. Pastikan untuk membuat pelatih Anda mengetahui jika Anda pernah memiliki cedera sebelum mencoba untuk melakukan latihan. Jika Anda pernah mengalami cedera yang serius, ada baiknya untuk berbicara dengan dokter Anda sebelum memutuskan untuk bergabung dengan program intensitas tinggi ini.
  3. Sebelum mencoba latihan ini, Anda harus memiliki pemahaman dasar tentang kebugaran umum dan juga skala latihan. Skala latihan banyak dibahas dalam budaya CrossFit, itu berarti Anda sebagai pemula tidak bisa mengangkat beban yang sama beratnya dengan yang telah mengikuti latihan ini selama bertahun-tahun. Hal ini juga berlaku untuk mengetahui intensitas dan kapan tubuh Anda telah mencapai kapasitas maksimum.

Jenis-jenis CrossFit

Latihan utama CrossFit melibatkan seluruh tubuh, termasuk mendorong, menarik, berjalan, mendayung, dan berjongkok. Sebenarnya ada ratusan jenis latihan CrossFit, namun salah satu contohnya adalah:

  • Power clean. Menarik barbel dari lantai dan membawanya ke depan bahu Anda dengan menggunakan kekuatan dan kecepatan.
  • Burpees. Ini adalah satu-satunya latihan berat badan yang melibatkan posisi awal dengan posisi berdiri, lalu jatuh dengan cepat ke lantai dan melakukan push up, kemudian kembali berdiri menuju posisi Squat dan melompat lurus ke atas secara eksplosif.
  • Snatch. Mengangkat barbel dengan cepat dari lantai langsung ke atas kepala Anda dengan lengan menggenggam lurus.
  • Thruster. Latihan ini dimulai dengan berdiri tegak menahan barbel di depan bahu Anda. Lalu berjongkok ke titik di mana paha Anda sejajar dengan lantai, kemudian kembali lagi berdiri dengan mengangkat barbel ke atas kepala Anda.

Contoh lain adalah variasi dari push-up, sit-up, dan pull-up. Latihan ini juga sering menggunakan kettle bells, medicine balls, climbing ropes, jump ropes, dan rowing machines.

CrossFit WOD (Workout Of the Day)

Beberapa WOD biasanya dinamakan secara khusus dengan nama-nama perempuan atau nama pahlawan militer. WOD berubah setiap harinya dan ia terdiri dari banyak jenis. WOD sangat menuntut setiap orang untuk melakukannya. Berikut salah satu contoh WOD yang terdapat dalam website resmi CrossFit:

  • Barbara. Melibatkan lima rangkaian dari 20 Pull-up, 30 Push-up, 40 Sit-up, dan 50 Squat yang dilakukan berurutan, dan Anda hanya bisa beristirahat di akhir setiap rangkaian selama 3 menit.
  • Angie. Melibatkan akumulasi 100 Pull-up, 100 Push-up, 100 Sit-up, dan 100 Squat selama seluruh latihan (hal ini tidak dilakukan berturut-turut, kecuali jika Anda cukup fit melakukannya).
  • Murph. Melibatkan lari dengan hitungan waktu sejauh 1,5 km, yang diikuti oleh 100 Pull-up, 200 Push-up, 300 Squat, dan diakhiri dengan lari 1,5 km.
  • Jackie. Melibatkan 1000 m Row, 50 Thruster, dan 30 Pull-up (sebaiknya dilakukan tanpa istirahat di antara setiap latihan).

Program ini dapat dilakukan dalam dua cara, yaitu dengan latihan sendiri atau lewat afiliasi CrossFit. WOD dapat dilakukan di hampir setiap pusat kebugaran atau di rumah, jika Anda memiliki peralatannya.

BACA JUGA:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca