home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

7 Manfaat Latihan CrossFit untuk Kesehatan Tubuh dan Risikonya

7 Manfaat Latihan CrossFit untuk Kesehatan Tubuh dan Risikonya

CrossFit merupakan salah satu bentuk latihan dengan intensitas tinggi yang membantu Anda menjaga kebugaran tubuh. Latihan CrossFit bisa menjadi opsi yang baik bagi seseorang yang terbiasa dengan latihan aerobik dan latihan kekuatan dasar lalu hendak merasakan lebih banyak tantangan. Lantas, apa saja manfaat latihan CrossFit bagi kebugaran tubuh yang bisa Anda rasakan?

Manfaat latihan CrossFit bagi kebugaran tubuh

Dikutip dari laman resmi CrossFit, jenis olahraga populer ini terinspirasi dari aktivitas keseharian di luar gym atau pusat kebugaran. Beberapa contoh gerakannya yakni memindahkan benda dari satu tempat ke tempat lain, naik turun tangga, berjalan, mendayung, dan masih banyak lagi.

Walaupun menargetkan latihan dengan intensitas tinggi, siapa saja bisa melakukan latihan CrossFit dengan aman. Namun Anda perlu menyesuaikan latihan ini dengan tingkat kebugaran tubuh masing-masing. Sebelum Anda melakukan latihan ini, simak sejumlah manfaat CrossFit training yang sayang untuk dilewatkan.

1. Meningkatkan kesehatan jantung

latihan crossfit di gym

Denyut jantung akan meningkat selama latihan, kondisi ini kemudian membantu Anda dalam meningkatkan ketahanan jantung. Sebuah studi dari American Council on Exercise menunjukkan bahwa detak jantung peserta CrossFit meningkat hingga 90% dari denyut jantung maksimum (HRmax), yang peserta pertahankan selama dua latihan.

Pedoman di industri kebugaran menyarankan agar peningkatan HRmax antara 64-94% dalam rangka mempertahankan kebugaran dan daya tahan jantung. Peneliti juga menemukan, setiap orang bisa meningkatkan kadar oksigen tubuh dengan melakukan latihan intens.

2. Membakar banyak kalori

Latihan CrossFit mampu membakar lebih banyak kalori dalam waktu singkat. Studi American Council on Exercise menyatakan wanita membakar rata-rata 12,3 kalori per menit ketika mereka melakukan latihan CrossFit. Sedangkan latihan seperti jogging di treadmill biasanya hanya dapat membakar 8-10 kalori per menit.

Satu sesi CrossFit pada umumnya berlangsung selama 10 hingga 20 menit. Namun, tingkat metabolisme atau kemampuan tubuh dalam membakar kalori akan tetap tinggi, bahkan setelah latihan usai. Alhasil, tubuh akan tetap melakukan pembakaran lemak meskipun Anda sedang beristirahat.

3. Meningkatkan mobilitas sendi

Berbagai gerakan fungsional yang terlibat dalam latihan CrossFit juga mampu meningkatkan mobilitas sendi tubuh. Anda tidak hanya melakukan latihan otot bisep sederhana, melainkan sambil menggerakkan kaki ke segala arah yang berbeda. Selain itu, mempelajari metode yang tepat untuk mengangkat beban yang berat dari lantai, lalu menahannya di atas kepala, juga bisa menurunkan risiko cedera dalam kehidupan sehari-hari secara signifikan.

4. Meningkatkan kesehatan secara keseluruhan

Latihan CrossFit berfokus dalam melatih keterampilan fisik seseorang. Hal ini termasuk stamina, kekuatan, koordinasi, fleksibilitas, daya tahan, kecepatan, kelincahan, keseimbangan, dan akurasi. Alhasil, hal ini dicapai dengan membangun adaptasi neurologis dan hormonal pada seluruh jalur metabolisme dalam tubuh. Manfaat dari kombinasi gerakan CrossFit yang beragam dapat membantu meningkatkan kualitas kehidupan pribadi Anda.

5. Menyenangkan dan tidak membosankan

crossfit wod

Latihan keseharian yang disebut WOD atau Workout of the Day akan selalu berbeda, sehingga Anda tidak akan merasa bosan akibat melakukan olahraga yang sama dari hari ke hari. Dalam latihan CrossFit, Anda akan menggulingkan ban, mengangkat barbel, melakukan gerakan senam, pull up, dan lain-lain. Panduan WOD ini bisa Anda sesuaikan sesuai kemampuan, maka semua orang dari berbagai usia dan kapasitas dapat melakukannya.

6. Bertemu lebih banyak teman

Apabila Anda memilih untuk berolahraga bersama instruktur atau dengan orang lain, CrossFit bisa menjadi pilihan yang tepat. Bergabung dalam latihan CrossFit membuat Anda menganggap rekan latihan sebagai keluarga. Kondisi ini akan memotivasi Anda untuk terus mengikuti latihan dan mencapai tujuan olahraga lebih cepat.

Di tempat kebugaran, masing-masing orang biasanya memilih latihan yang berbeda sesuai kebutuhan. Sementara dengan latihan CrossFitsemua orang akan melakukan latihan dengan tujuan yang sama, yakni untuk mendapatkan bentuk tubuh terbaik.

7. Memperbaiki gaya hidup

Dengan dikelilingi oleh orang-orang yang peduli terhadap kebugaran dan kesehatan, akan sulit bagi Anda untuk menyerah menjalani gaya hidup sehat. Hal ini didukung oleh hasil sebuah penelitian dalam jurnal Sport Sciences for Health yang menyebutkan manfaat psikologis CrossFit terkait aspek psikologis yakni membuat peserta termotivasi dan tertantang untuk mengikuti latihan.

Selain itu, Anda mungkin secara perlahan akan terlepas dari kebiasaan makan camilan junk food dan memilih sesuatu yang lebih menyehatkan.

Risiko dan tips aman latihan CrossFit untuk pemula

Sama halnya dengan latihan intensitas tinggi lainnya, CrossFit juga sangat berisiko menimbulkan cedera. Anda bisa mengalami cedera kapan saja, baik saat baru memulai latihan, melakukan gerakan dengan teknik yang tidak tepat, atau saat meningkatkan intensitas latihan.

Tendinitis atau kondisi peradangan tendon, serabut yang menghubungkan jaringan otot dengan tulang, menjadi cedera yang paling sering dialami peserta Crossfit. Beberapa bentuk tendinitis yang sering terjadi, seperti rotator cuff tendonitis, achilles tendonitis, dan tennis elbow. Latihan ini juga berisiko menimbulkan nyeri punggung bawah dan cedera lutut akibat mengangkat beban berat.

Untuk menghindari risiko cedera tersebut, di bawah ini beberapa tips aman yang perlu Anda perhatikan.

  • Konsultasi dengan pelatih di gym atau pusat kebugaran yang menyediakan kelas CrossFit. Jika perlu, Anda bisa mengikuti kelas pengantar gratis untuk mengenal latihan ini.
  • Ketahui tingkat kebugaran tubuh dan kapasitas maksimum Anda terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar Anda tidak terlalu memaksakan diri saat mengikuti berbagai gerakan Crossfit bersama-sama, karena tingkat kebugaran setiap orang berbeda-beda.
  • Lakukan latihan CrossFit dengan intensitas rendah terlebih dahulu, jangan mengangkat beban di luar batas kemampuan, dan jangan terlalu terburu-buru untuk menyelesaikan semua gerakan.
  • Setelah selesai mengikuti kelas, sebaiknya catat hasil latihan Anda. Konsultasikan dengan instruktur mengenai tujuan olahraga, serta kapan waktu yang tepat untuk meningkatkan beban dan intensitas latihan.

Tidak semua kalangan cocok melakukan latihan CrossFit. Selalu periksakan ke dokter sebelum memulai program latihan baru, terlebih jika Anda pernah mengalami cedera atau memiliki kondisi kesehatan tertentu.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

What Is CrossFit?. CrossFit. Retrieved 23 June 2021, from https://www.crossfit.com/what-is-crossfit

Chertoff, J., & Bubnis, D. (2019). CrossFit: Benefits, Risks, and How to Get Started. Healthline. Retrieved 23 June 2021, from https://www.healthline.com/health/exercise-fitness/crossfit-benefits

Top 10 Health Benefits of CrossFit. Health Fitness Revolution. (2016). Retrieved 23 June 2021, from https://www.healthfitnessrevolution.com/top-10-health-benefits-crossfit/

ACE Study Find CrossFit Workouts Yield High Caloric Outputs. American Council on Exercise. (2013). Retrieved 23 June 2021, from https://www.acefitness.org/about-ace/press-room/press-releases/3614/ace-study-finds-crossfit-workouts-yield-high-caloric-outputs/

Dominski, F. H., Serafim, T. T., Siqueira, T. C., & Andrade, A. (2020). Psychological variables of CrossFit participants: a systematic review. Sport sciences for health, 1–21. Advance online publication. https://doi.org/10.1007/s11332-020-00685-9

Gianzina, E., & Kassotaki, O. (2019). The benefits and risks of the high-intensity CrossFit training. Sport Sciences For Health, 15(1), 21-33. https://doi.org/10.1007/s11332-018-0521-7

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Adinda Rudystina Diperbarui 22/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan