4 Jenis Cedera Lutut yang Sering Terjadi

Oleh

Cedera lutut adalah salah satu jenis cedera yang paling sering terjadi. Pada kelompok atlet saja, diperkirakan sebanyak 2,5 juta atlet mengalami cedera lutut setiap tahunnya. Penanganan cedera lutut bisa dilakukan dengan perawatan yang sederhana hingga harus melakukan operasi, hal ini tergantung dengan seberapa parah cedera lutut yang dialami.

Lutut bisa mengalami cedera akibat berbagai hal, biasanya karena melakukan aktivitas fisik seperti olahraga dan kemudian terjatuh atau terbentur sesuatu. Cedera lutut terdiri dari beberapa macam dan dengan mengetahui jenis dari cedera lutut yang terjadi, maka memudahkan proses pengobatan. Apa saja jenis cedera lutut yang paling sering terjadi?

1. Keseleo atau terkilir

Keseleo atau terkilir di bagian lutut sering kali terjadi ketika Anda mengalami cedera lutut. Bagian lutut yang terkilir adalah ligamen atau jaringan ikat yang ada di lutut. Jaringan ikat ini berfungsi untuk melindungi tulang dan sendi serta menentukan ruang gerak dari tulang, karena itu ligamen atau jaringan ikat bersifat lentur dan fleksibel.

Lutut yang keseleo atau terkilir biasanya terjadi akibat melakukan beberapa olahraga seperti sepak bola dan bola basket, di mana dalam olahraga ini sering kali atlet mengalami ‘pendaratan’ yang salah ketika melompat dan kaki bergerak dengan cepat. Gejala yang ditimbulkan adalah sakit dan nyeri ketika berjalan serta kemerahan di sekitar daerah yang terkilir.

BACA JUGA: 10 Jenis Cedera Olahraga yang Paling Sering Terjadi

2. Cedera meniskus (bantalan sendi lutut)

Meniskus adalah bantalan sendi lutut yang berbentuk seperti cincin dan berperan untuk mencegah lutut mengalami benturan dan menghindari tulang lutut bergesekan dengan tulang lainnya. Cedera meniskus ditandai dengan robeknya meniskus dan menimbulkan rasa nyeri, pembengkakan, serta lutut menjadi kaku. Hal ini terjadi akibat melakukan olahraga, di mana lutut terbentur sesuatu.  

3. Patah tulang

Patah tulang lutut terjadi akibat trauma, seperti jatuh, mengalami kecelakaan, atau cedera saat olahraga. Tulang yang patah adalah tulang tempurung lutut. Jika mengalami patah tulang, maka pasien dianjurkan untuk melakukan tindakan medis seperti operasi.

BACA JUGA: 6 Cedera Saat Berlari yang Paling Sering Terjadi

4. Overuse

Overuse terjadi ketika lutut terlalu sering digunakan dan kemudian timbul gangguan dan masalah seperti patellofemoral pain syndrome yang lebih banyak dialami pada atlet lari dan sepeda. Nyeri yang muncul biasanya terasa di sekitar lutut atau bagian belakang lutut dan keparahan sakitnya berbeda-beda. Rasa sakit ini akan diperparah dengan melakukan aktivitas berat dan sebaliknya, akan sembuh jika beristirahat yang cukup.

Bagaimana cara menghindari cedera lutut?

Sebenarnya, cedera lutut bisa dihindari dan dicegah, berikut adalah cara untuk mencegah cedera pada lutut:

  • Melakukan pemanasan dan peregangan sebelum serta sesudah melakukan olahraga
  • Membiasakan diri untuk menggunakan tangga dibandingkan lift, mengendarai sepeda, serta mengangkat beban berat ketika berolahraga. Hal ini akan melatih kekuatan kaki.
  • Hindari perubahan intensitas olahraga yang tiba-tiba
  • Pakailah sepatu yang sesuai
  • Menjaga berat badan agar tekanan pada lutut tidak bertambah
  • Memakai pelindung lutut ketika melakukan beberapa olahraga seperti bersepeda.

BACA JUGA: Tips untuk Mencegah Cedera di Tempat Kerja

Sumber
Yang juga perlu Anda baca