Lutut Bengkak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu lutut bengkak?

Lutut bengkak adalah kondisi yang disebut sebagai efusi. Efusi merupakan pembengkakan pada sendi lutut. Sebuah efusi bisa disebabkan banyak hal, termasuk cedera pada ligamen, tulang rawan, tulang, atau struktur sekitarnya.

Bengkak bisa terjadi dalam sendi lutut (efusi) atau di luar sendi otot (bursitis), dan dapat terjadi tiba-tiba sebagai akibat cedera atau akibat cedera berlebihan.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Lutut bengkak umum terjadi. Ini bisa terjadi pada segala usia. Lutut bengkak bisa ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala lutut bengkak?

Gejala lutut bengkak bisa dirasakan tergantung pada penyebab dan kondisi pembengkakannya, apakah ringan atau parah. Nyeri, kemerahan, demam, dan menggiggil juga bisa terjadi. Lutut bengkak bisa dilihat memar atau terasa kaku sehingga sulit untuk berjalan.

Dikutip dari Mayo Clinic, gejala lutut bengkak adalah:

  • Pembengkakan. Kulit di sekitar tempurung lutut terlihat menonjol, terlebih jika Anda membandingkannya dengan lutut normal.
  • Kaku. Ketika sendi lutut Anda mengandung cairan berlebih, Anda mungkin tidak bisa menekuk atau meluruskan kaki sepenuhnya.
  • Sakit. Tergantung pada penyebab penumpukan cairan, lutut bengkak mungkin menyebabkan sakit hingga Anda mungkin tidak sanggup menahan beban di atasnya.

Mungkin ada beberapa tanda atau gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir dengan gejalanya, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan sebaiknya ke dokter?

Anda sebaiknya menghubungi dokter jika Anda mengalami gejala lutut bengkak seperti berikut ini:

  • Jika Anda melihat tanda-tanda infeksi (demam, kemerahan, kehangatan)
  • Jika lutut, betis, atau telapak Anda jadi pucat, dingin, dan membiru
  • Jika Anda tidak mendapatkan pengobatan yang baik
  • Jika sakitnya parah atau tidak bisa menaruh beban pada lutut Anda
  • Jika kaki Anda mati rasa, lemah, atau gatal

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala di atas atau memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter Anda. Tubuh setiap orang bereaksi berbeda. Selalu lebih baik diskusikan dengan dokter Anda apa yang terbaik bagi situasi Anda.

Penyebab

Apa penyebab lutut bengkak?

Banyak penyebab lutut bengkak termasuk cedera seperti luka pada ligamen anterior cruciate (ACL), posterior cruciate (PCL), dan medial dan lateral collateral (MCL, LCL).

Robekan meniskus (tulang rawan lutut), fraktur tulang sendi lutut, atau cedera pada tulang rawan yang melapisi bagian dalam tulang (tulang rawan artikular) juga dapat menyebabkan efusi lutut. Berikut beberapa penyebab lutut bengkak lainnya:

  • Bursitis, tendinitis, tegang, dan keseleo merupakan penyebab pembengkakan di luar sendi lutut.
  • Cedera berat, seperti tabrakan saat kontak dalam berolahraga atau terjatuh, dapat menyebabkan cairan atau darah bertambah di dalam lutut.
  • Patah tulang, arthritis, encok, kista, tempurung lutut terkilir, infeksi, tumor, dan penuaan merupakan penyebab lainnya.
  • Berbalik, berhenti, bergerak dari satu sisi ke sisi lain tiba-tiba, dan pendaratan yang kaku bisa menyebabkan ketegangan lutut.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk terkena kondisi ini?

Ada banyak faktor risiko untuk lutut bengkak, seperti:

  • Usia. Kemungkinan perkembangan pembengkakan lutut berhubungan dengan arthritis yang meningkat seiring bertambahnya usia Anda.
  • Olahraga. Orang-orang yang berolahraga yang melibatkan memutar lutut, seperti basket, lebih mungkin mengalami jenis cedera lutut yang menyebabkan pembengkakan.
  • Obesitas. Kelebihan berat badan menempatkan tekanan pada sendi lutut, berpengaruh pada jaringan dan kelebihan sendi dan degenerasi lutut yang dapat menyebabkan lutut bengkak. Obesitas meningkatkan risiko Anda terkena osteoarthritis, salah satu penyebab paling sering mengakibatkan pembengkakan lutut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk lutut bengkak?

Tujuan pengobatan adalah untuk memeriksa apa penyebab pembengkakan, mengurangi pembengkakan, dan memperbolehkan beraktivitas kembali sesegera mungkin dan aman. Perawatan diri sering bekerja dengan baik, tapi setiap kondisi yang mendasarinya (seperti rheumatoid arthritis atau encok) harus diobati.

  • Setelah cedera, 48 jam pertama sangat penting. Ada baiknya Anda gunakan pelindung, istirahat, dan letakkan kaki di atas bantal.
  • Hindari aktivitas yang dapat memicu sakit lutut makin parah (seperti yang berdampak besar, lari, ski, atau main tenis) kritis.
  • Berikan kompresan es pada lutut. Gunakan bungkus es, perban elastis di sekitar lutut, bantal di bawah lutut, tongkat atau kruk, peregangan khusus, dan olahraga kekuatan sering membantu.
  • Olahraga rehabilitasi untuk membantu mengembalikan berbagai gerakan dan kekuatan sangat berguna sekali setelah diagnosis ditentukan.
  • Minum obat anti peradangan nonsteroid (NSAIDs) (ibuprofen, naproxen) dan acetaminofen dapat meringankan nyeri.
  • Pengobatan lain tergantung pada kondisi di bagian bawah dan termasuk orthotik, kawat, pengobatan lain, dan operasi jika diperlukan. Arthrosentesis adalah pengobatan jangka pendek untuk meredakan nyeri karena pembengkakan, tapi pembengkakan bisa terulang, dan prosedur ini dapat menyebabkan infeksi di persendian jika tidak dilakukan dengan benar.

Apa tes paling umum untuk kondisi ini?

Dokter melakukan diagnosis dari sejarah medis, pemeriksaan fisik, dan tes tambahan jika diperlukan. Dokter akan menanyai pertanyaan tentang sifat pembengkakan, bagaimana bisa cepat terjadi, dan jika ada cedera, bagaimana bisa terjadi.

Selain itu, menjawab pertanyaan tentang apa jenis olahraga dan aktivitas yang dilakukan, serta cedera sebelumnya mungkin penting.

X-ray sering berguna dalam mengevaluasi pembengkakan lutut, dan tes tambahan seperti computed tomography (CT), magnetic resonance imaging (MRI), dan arthrosentesis dapat membantu menentukan penyebab pembengkakan lutut.

Dalam arthrosentesis, dokter memasukkan jarum ke sendi lutut menggunakan teknik steril dan menghilangkan cairan. Cairan ini dikirim ke lab untuk dipelajari guna memeriksa apa penyebab cairan yang menumpuk.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi lutut bengkak?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan berikut dapat membantu Anda mengatasi pembengkakan lutut:

  • Berhenti beraktivitas yang menyebabkan pembengkakan sampai dokter Anda mengatakan bisa memulainya kembali
  • Pastikan Anda menggunakan teknik dan perlengkapan olahraga, seperti sepatu dan pelindung lutut
  • Pemanasan sebelum berolahraga, seperti olahraga aerobik, dengan benar
  • Pertahankan berat badan yang sehat
  • Lakukan peregangan sebelum dan sesudah berolahraga, khususnya paha depan dan otot hamstring

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter Anda untuk mengetahui solusi terbaik bagi Anda.

.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rubella (Campak Jerman)

Rubella atau campak Jerman adalah penyakit menular yang disebabkan virus. Apa gejala dan penyebabnya? Bagaimana mencegah kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 2 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Mimisan

DefinisiApa itu mimisan? Hidung berdarah atau biasa disebut mimisan adalah gejala umum yang ditandai dengan darah yang keluar dari hidung. Ini disebabkan karena pecahnya pembuluh darah dalam hidung. Biasanya, darah ...

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 2 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Kostokondritis

Kostokondritis adalah penyakit yang menyerang tulang rawan. Cari tahu apa obat, penyebab, ciri, gejala, dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 1 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Nyeri Kronis

Nyeri kronis adalah jenis penyakit yang menyebabkan kerusakan jaringan yang dapat berlangsung selama berbulan-bulan hingga menahun. Simak Info Selengkapnya Hanya di Hello Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 29 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengobati lutut sakit

6 Cara Mengobati Lutut Sakit yang Mudah Dilakukan di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Pseudogout

Pseudogout

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
babesiosis adalah

Babesiosis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
gegar otak adalah

Gegar Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit