Jangan Asal Pilih, Ini 3 Jenis Obat Kumur Menurut Fungsinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21/06/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Obat kumur yang dijual di pasaran umumnya bertujuan untuk membantu mengurangi aroma napas yang tidak sedap. Namun, tahukah Anda bahwa ada bermacam obat kumur yang menawarkan fungsi dan kandungan zat berbeda? Ya, drg. Michelle Henshaw, MPH dari Boston University, Henry M. Goldman School of Dental Medicine mengatakan bahwa ada tiga jenis obat kumur yang dibuat untuk mengatasi masalah gigi dan mulut yang berbeda. Apa saja jenisnya dan mana yang Anda butuhkan? Cek jawabannya di sini!

Memilih jenis obat kumur terbaik, sesuai kondisi mulut Anda

1. Obat kumur yang mengandung fluoride

Fluoride adalah zat yang dapat membantu mencegah kerusakan gigi dengan cara memperkuat enamel gigi. Enamel merupakan zat putih di dalam tulang gigi. Umumnya, masyarakat jarang menggunakan obat kumur yang mengandung fluoride. Pasalnya, fluoride sudah banyak dipasarkan dan bisa didapatkan dari pasta gigi yang biasa digunakan untuk sehari-hari.

Namun, menurut drg. Michelle Henshaw ada beberapa pengecualian di mana obat kumur yang mengandung fluoride dibutuhkan oleh orang dengan kondisi mulut tertentu. Contohnya yaitu orang dengan xerostomia (mulut kering yang tidak normal) mungkin perlu menggunakan jenis obat kumur ini.

Pasalnya, orang dengan kondisi mulut kering rentan mengalami karies atau gigi berlubang. Gigi berlubang ini disebabkan karena mulut kering memicu perubahan keseimbangan bakteri di mulut Anda. Semakin banyak bakteri jahat di dalam mulut, semakin tinggi risiko kerusakan gigi terjadi. Maka itu, orang dengan mulut kering membutuhkan obat mulut kumur yang mengandung fluoride untuk membantu mengatasi kerusakan gigi.

2. Obat kumur untuk membuat napas segar

Rata-rata obat kumur yang dijual di pasaran diracik untuk membuat aroma napas agar lebih segar dan wangi. Namun, Anda harus berhati-hati. Obat kumur tersebut pada umumnya tak selalu menawarkan manfaat bagi kesehatan gigi dan mulut dalam jangka panjang.

Drg. Michelle Henshaw mengatakan bahwa berkumur dengan cairan pembersih mulut yang mengandung pewangi memang dapat mematikan bakteri di mulut dalam waktu cepat. Akan tetapi, ini tidak akan menyehatkan kondisi gigi dan mulut Anda ke depannya. Ini karena pada dasarnya bakteri yang dihilangkan dengan obat kumur akan muncul kembali. Jadi, Anda perlu menggunakan obat kumur beberapa kali dalam sehari karena khasiatnya tidak lama bertahan.

Namun, bagi orang yang butuh penyegar napas secara instan, tak ada salahnya untuk memanfaatkan khasiat dari jenis obat kumur yang satu ini.

3. Obat kumur antiplak untuk gingivitis

Jenis obat kumur yang ketiga adalah obat yang mengandung zat antiplak pada gigi. Cairan pembersih mulut ini mengandung zat yang bisa membunuh bakteri penyebab timbulnya plak pada gigi. Meski demikian, drg. Michelle Hanshew tetap menyarankan Anda untuk sikat gigi paling tidak dua kali sehari dan melakukan flossing (membersihkan dengan benang gigi ) setelah Anda makan.

Jika Anda mengalami gingivitis (peradangan pada gusi), cairan yang mengandung zat antiplak dapat membantu agar gusi serta gigi Anda tidak semakin tambah parah kondisinya. Jika Anda punya kondisi kesehatan mulut yang berbeda, nantinya dokter gigi akan meresepkan obat kumur khusus sesuai kebutuhan masing-masing. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Resep Pasta Gandum Rendah Kalori yang Mudah Dimasak

Menu diet tidak harus itu-itu melulu sajiannya. Anda masih bisa makan pasta nikmat dan pastinya rendah kalori. Simak 3 resep pasta gandum pada artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Nutrisi, Hidup Sehat 14/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Tips Jaga Diri Saat Merawat Orang Sakit Kronis di Masa Pandemi

Ketika sibuk meluangkan waktu untuk mengasuh anggota keluarga, jangan lupa untuk tetap jaga diri saat merawat orang sakit kronis. Simak caranya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
foto orang yang merawat anggota keluarga yang terkena penyakit kronis; saat mengasuh, penting untuk tetap jaga diri saat merawat orang sakit kronis
Hidup Sehat, Tips Sehat 13/07/2020 . Waktu baca 5 menit

3 Bahan Alami yang Bisa Mengusir Biang Keringat

Tidak menggunakan krim yang menyumbat saluran keringat, mungkin bisa jadi solusi. Namun tahukah Anda, ada bahan alami yang bisa mengusir biang keringat?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Tips Sehat 13/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Saat ini hampir semua tempat makanan atau minuman terbuat dari wadah plastik. Namun, sebelum menggunakannya, ketahui dulu kode dari masing-masing wadah.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

orgasme tanpa disentuh

3 Hal yang Bisa Membuat Anda Orgasme Tanpa Disentuh

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
pasien koma masih sadar atau tidak

Ini yang Terjadi Pada Tubuh dan Pikiran Saat Kita Sedang Koma

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
tidak puas dengan pekerjaan berbahaya bagi kesehatan

Tidak Menikmati Pekerjaan di Masa Muda, Bisa Membahayakan Kesehatan di Masa Depan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
bercak darah saat tidak sedang haid

Ada Bercak Darah Saat Tidak Sedang Haid? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 3 menit