backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

7

Tanya Dokter
Simpan

9 Hal yang Menjadi Penyebab Sariawan Muncul Tiba-Tiba

Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa · General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro


Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Tanggal diperbarui 6 hari lalu

9 Hal yang Menjadi Penyebab Sariawan Muncul Tiba-Tiba

Nyeri dan perih karena sariawan merupakan satu hal yang menyiksa. Belum lagi, sariawan menjadi salah satu masalah gusi dan mulut yang cukup sering terjadi. Salah satu alasan mengapa sariawan sering muncul tentu saja karena kondisi ini memiliki banyak penyebab.

Bukan hanya karena tergigit, sariawan juga bisa disebabkan oleh berbagai kondisi lain yang mungkin belum Anda ketahui.

Untuk mencegah kemunculan sariawan terus-menerus, kenali berbagai penyebabnya melalui artikel berikut!

Penyebab Anda sering sariawan

Sariawan adalah luka terbuka atau peradangan pada jaringan lunak di sekitar mulut, seperti lidah, gusi, pipi, dan langit-langit mulut.

Kemunculan sariawan umumnya tidak berbahaya. Namun, ini bisa membuat Anda merasa tidak nyaman.

Terkadang, sariawan juga membuat Anda kesusahan untuk makan, minum, bahkan berbicara. Terlebih, sariawan bisa muncul pada beberapa tempat sekaligus. Untungnya, sariawan tidak seperti herpes yang menular.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui berbagai penyebab dari sariawan seperti berikut sehingga Anda bisa menghindarinya.

1. Sikat gigi terlalu keras

sikat gigi berapa kali sehari

Menggosok gigi terlalu keras akan meningkatkan risiko kerusakan pada jaringan lunak di sekitar mulut. Saat jaringan lunak terluka, besar kemungkinan sariawan akan terbentuk.

Oleh karena itu, penting untuk menggosok gigi dengan benar supaya jaringan lunak di sekitar mulut tidak terluka.

Selain itu, hindari sikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung sodium lauryl sulfate (SLS) saat sariawan. Pasalnya, bahan tersebut bisa membuat iritasi semakin parah.

2. Pemakaian kawat gigi

Setiap prosedur medis tentu memiliki efek samping, tidak terkecuali dengan pemasangan kawat gigi. Salah satu efek samping pasang behel adalah sariawan.

Sariawan karena kawat gigi disebabkan gesekan antara kawat gigi atau bracket dengan bagian dalam pipi, gusi, hingga lidah.

Kondisi tersebut lebih sering ditemukan pada awal pemasangan behel. Selain karena terluka, peradangan di jaringan lunak sekitar mulut bisa juga merupakan respons tubuh yang menganggap behel sebagai benda asing.

3. Mulut kering

Tidak hanya menyebabkan bau napas, mulut kering juga bisa menjadi alasan kenapa Anda sering sariawan.

Ketika produksi air liur berkurang, jaringan lunak di sekitar mulut akan lebih rentan terhadap iritasi dan luka karena kurangnya pelumas alami.

Mulut kering juga merupakan tempat terbaik untuk perkembangan bakteri dan jamur sehingga memicu peradangan yang merupakan salah satu penyebab sariawan.

Untuk mencegahnya, Anda bisa konsumsi larutan pencegah panas dalam yang mengandung mineral alami, seperti gypsum fibrosum dan calcitum.

Dua kandungan ini dapat membantu menyembuhkan tenggorokan kering, bibir pecah-pecah, dan sariawan.

Oleh karena itu, saat Anda membiarkan mulut kering secara terus-menerus, sariawan akan lebih mudah muncul.

4. Kekurangan vitamin

Laman Better Health menyebutkan bahwa kekurangan vitamin dan zat besi bisa menjadi salah satu alasan kenapa sariawan sering muncul.

Salah satu jenis vitamin yang berperan penting untuk mencegah sariawan adalah vitamin B kompleks, seperti niasin, asam folat, dan kobalamin.

Oleh karena itu, demi mencegah sariawan muncul terus-menerus, penting untuk memenuhi kebutuhan gizi, termasuk vitamin harian Anda. Jika memang dibutuhkan, Anda bisa mengonsumsi suplemen tambahan.

Tahukah Anda?

Alih-alih minum suplemen vitamin C, lebih baik Anda minum suplemen vitamin B12 atau zat besi untuk mempercepat penyembuhan sariawan.

5. Alergi makanan

Tidak hanya membuat sekujur tubuh gatal-gatal, alergi makanan juga bisa menyebabkan sariawan.

Alergi makanan terjadi ketika sistem kekebalan tubuh merespons makanan yang sebenarnya tidak berbahaya. Jadi, sariawan merupakan salah satu bentuk pertahanannya.

Untuk mengatasi hal ini, tentu saja Anda harus mengetahui makanan apa saja yang menjadi penyebab sariawan terus-menerus.

Pasalnya, sampai saat ini belum diketahui secara pasti jenis makanan apa yang bisa menyebabkan sariawan. Jadi, ini mungkin berbeda pada setiap orang.

6. Makanan terlalu pedas atau asam

makanan pedas menyebabkan ambeien

Bagi Anda pencinta makanan pedas atau asam, sebaiknya jangan mengonsumsinya secara berlebihan.

Selain tidak baik untuk kesehatan pencernaan, kedua makanan tersebut juga bisa menyebabkan sariawan.

Jenis makanan tersebut bisa memicu iritasi di sekitar jaringan lunak mulut yang kemudian menyebabkan sariawan.

Selain masalah rasa, makanan yang terlalu keras atau panas juga bisa menjadi penyebab sariawan.

Untungnya, sariawan karena sering konsumsi makanan pedas bisa Anda cegah dengan konsumsi larutan pencegah panas dalam.

Pilih minuman yang menggunakan resep turun temurun terpercaya dan telah menjadi teman lawan panas keluarga Indonesia selama lebih dari 80 tahun. 

Dalam larutan pencegah panas dalam ini, terdapat kandungan batu mineral alami yang bermanfaat untuk mencegah sariawan, bibir pecah-pecah dan tenggorokan kering, yaitu gypsum fibrosum dan calcitum.

Gypsum fibrosum merupakan mineral yang terdiri dari kalsium, sulfur, zat besi, dan beberapa jenis mineral lainnya yang bermanfaat untuk membantu menyembuhkan tenggorokan kering, bibir pecah-pecah, dan sariawan. 

Sementara itu, calcitum merupakan mineral yang terdiri dari kalsium dan magnesium yang bermanfaat untuk menurunkan panas dalam.

Berkat kandungan dua mineral alami, Anda akan merasakan sensasi nyaman di tenggorokan dan membuat tubuh terasa lebih segar bahkan setelah konsumsi makanan pedas.

7. Perubahan hormon

Apakah Anda sering sariawan saat mendekati datang bulan? Rupanya, perubahan hormon bisa menjadi salah satu penyebab kenapa sariawan sering muncul di waktu-waktu tertentu.

Ketidakseimbangan hormon progesteron selama masa-masa tersebut, dapat mempengaruhi sirkulasi darah di area mulut. Akibatnya, jaringan lunak di sekitar mulut menjadi lebih sensitif dan mudah terluka.

Bukan hanya sariawan, perubahan hormon selama masa menstruasi juga bisa menyebabkan berbagai penyakit mulut lainnya, seperti gusi bengkak, meradang, hingga berdarah.

8. Gangguan sistem imun

Anak-anak, lansia, dan orang dengan HIV/AIDS memang lebih rentan mengalami sariawan. Kondisi ini disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh pasien HIV/AIDS yang lebih lemah dibandingkan orang pada umumnya.

Saat sistem kekebalan tubuh melemah, bakteri dan virus akan lebih mudah menyerang tubuh. Sebaliknya, tubuh Anda tidak mampu melawan bakteri dan virus mereka dengan baik.

Sebagai salah satu akibatnya, tubuh akan lebih mudah sakit. Kondisi ini bisa saja ditandai dengan kemunculan sariawan.

9. Penyakit lainnya

Sariawan yang terus-menerus datang juga bisa disebabkan penyakit lain yang mendasarinya, seperti anemia atau kelainan darah lainnya.

Selain itu, penyakit Behcet, penyakit Celiac, ulcerative colitis, dan penyakit Crohn juga bisa menjadi penyebab seseorang lebih mudah terkena sariawan.

Dalam kasus yang lebih serius, kemunculan sariawan secara terus menerus juga bisa disebabkan oleh kanker mulut.

Salah satu gejalanya adalah sariawan yang tidak kunjung sembuh selama lebih dari dua minggu dan disertai perdarahan.

Sariawan memang bisa sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu 2–4 minggu. Namun, jika sariawan Anda sudah disertai rasa nyeri dan perih yang tidak tertahankan, atau bahkan perdarahan, sebaiknya segera hubungi dokter.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa

General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro


Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Tanggal diperbarui 6 hari lalu

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan