home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Ingin Punya Gigi Sehat dan Bebas Bau Mulut? Coba Berkumur Pakai Minyak Kelapa

Ingin Punya Gigi Sehat dan Bebas Bau Mulut? Coba Berkumur Pakai Minyak Kelapa

Minyak kelapa kaya akan nutrisi yang baik bagi kesehatan tubuh. Khasiat minyak kelapa yang sudah banyak dikenal antaranya mampu membakar lemak perut, menstabilkan gula darah, hingga menekan risiko penyakit jantung. Namun, tahukah Anda kalau minyak kelapa juga bisa digunakan untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi? Caranya pun unik, yaitu dengan berkumur. Tertarik ingin mencoba? Simak dulu artikel ini!

Khasiat minyak kelapa untuk gigi dan mulut, juga bisa mencegah peradangan gusi

Minyak kelapa mengandung asam laurat yang lebih efektif membunuh bakteri dibandingkan jenis asam lemak lainnya — termasuk Mutans streptococcus, bakteri penyebab bau mulut, gigi berlubang, dan pembusukan gigi. Khasiat minyak kelapa untuk gigi dan mulut ini dilaporkan oleh sebuah penelitian dari Journal Antimicrobial Agents and Chemotherapy. Sekitar 50 persen dari kandungan minyak kelapa terdiri dari asam laurat.

Beberapa studi bahkan menunjukkan minyak kelapa hampir sama efektifnya dengan chlorhexidine, larutan antiseptik yang biasa terkandung dalam obat kumur, untuk mengobati dan mencegah radang gusi (gingivitis).

Manfaat tersebut dibuktikan oleh sebuah penelitian dari Nigeria Medical Association yang menyatakan bahwa minyak kelapa juga mampu mengurangi penumpukan plak gigi dan melawan penyakit gusi. Penelitian ini meminta 60 orang yang memiliki radang gusi untuk rutin berkumur pakai minyak kelapa alami, sebuah teknik yang disebut oil pulling. Hasilnya, gejala radang gusi perlahan mereda setelah 7 hari rutin melakukan oil pulling, dan benar-benar berhenti 30 hari kemudian.

Penelitian lainnya melaporkan, rutin berkumur dengan minyak kelapa efektif mengikis lapisan plak gigi dan sekaligus mencegah pembentukan plak baru yang menyebabkan infeksi gusi.

Cara yang benar berkumur dengan minyak kelapa

Tertarik untuk mencoba oil pulling demi mendapatkan khasiat minyak kelapa?

Sebelum merasa jijik atau terheran-heran dengan teknik unik ini, berkumur dengan minyak kelapa sebenarnya telah digunakan turun-temurun sebagai metode alami menjaga kesehatan mulut dan gigi.

Caranya tidak sulit, hampir seperti menggunakan obat kumur pada umumnya. Masukkan satu sendok makan (sdm) minyak kelapa ke dalam mulut dan berkumur seperti biasa selama 15-20 menit. Pastikan juga untuk minyak bisa meraih sela-sela gigi dan gusi dengan bantuan lidah. Setelah itu, buang minyak kelapa, bilas dengan berkumur air putih, dan lanjutkan sikat gigi seperti biasa. Hasilnya akan lebih baik jika dilakukan setiap hari.

Alternatifnya, Anda bisa membuat pasta gigi alami yang berbahan dasar minyak kelapa. Caranya dengan mencampurkan:

  • 100 gram minyak kelapa (± 7 sdm)
  • 2 sdm soda kue
  • 10-20 tetes minyak esensial peppermint atau kayu manis

Panaskan minyak kelapa hingga mencair, setelahnya masukkan soda kue. Aduk merata sampai teksturnya sudah mirip pasta gigi. Terakhir, tambahkan minyak esensial favorit Anda dan simpan pasta gigi dalam wadah tertutup.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Why Coconut Oil is Good for Your Teeth. https://www.healthline.com/nutrition/coconut-oil-and-teeth Diakses pada 27 April 2018.

Fatty Acids and Derivates as Antimicrobial Agents. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC444260/ Diakses pada 27 April 2018.

Effect of Coconut Oil in Plaque Related Ginggivitis – A Preliminary Report. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25838632 Diakses pada 27 April 2018.

Foto Penulis
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri Diperbarui 18/12/2020
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x