Berbahayakah Jika Obat Kumur Tertelan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Obat kumur sering digunakan untuk membersihkan rongga mulut dan gigi secara lebih bersih dibandingkan dengan sikat gigi biasa. Berbagai penelitian membuktikan bahwa menyikat gigi hanya dapat menghilangkan plak sebanyak 50%, oleh karena itu disarankan untuk menggunakan obat kumur anti bakterial untuk membantu membersihkan rongga mulut. Namun, obat kumur  sebenarnya terdiri atas berbagi bahan kimiawi yang tidak boleh tertelan dan memiliki dampak buruk jika masuk ke dalam tubuh. Apa saja kandungan yang sering ada di obat kumur dan apa efeknya jika tertelan?

Chlorhexidine gluconate

Zat ini merupakan zat yang berguna sebagai antiseptik. Seperti antiseptik lainnya, zat ini berfungsi untuk  menghilangkan bakteri dan kuman yang ada di dalam mulut. Ketika Anda berkumur dengan obat kumur, maka zat ini akan meninggalkan rasa tidak nyaman pada mulut. Jika Anda alergi dengan chlorhexidine gluconate, maka berbagai gejala akan muncul seperti iritasi pada mulut, mulut menjadi kering, dan menurunkan kepekaan indera pengecapan. Sedangkan jika tidak sengaja tertelan, maka efek samping yang ditimbulkan adalah mual, muntah, serta iritasi pada lambung.

Metil salisilat

Metil salisilat adalah zat mentol yang memberikan sensasi dingin ketika digunakan. Biasanya, zat ini digunakan di dalam kandungan berbagai obat untuk penghilang rasa nyeri. Metil salisilat dapat menyebabkan keracunan jika tertelan dalam ukuran yang banyak. Gejala awal yang ditimbulkan jika keracunan adalah terasa panas pada kerongkongan, mual, diare, muntah, nyeri pada perut, berkeringat, demam, dan gangguan pada pendengaran. Sedangkan efek jangka panjang jika tertelan metil salisilat adalah kesulitan bernapas, muntah-bisa disertai dengan darah, gangguan pendengaran, halusinasi, sakit kepala, hingga kejang.

Etanol atau alkohol

Pada umumnya, kandungan alkohol atau etanol yang ada di dalam obat kumur sebesar 5 hingga 25%, tergantung dengan merek masing-masing obat kumur. Penggunaan obat kumur yang mengandung etanol yang tinggi dapat menyebabkan risiko terkena penyakit kanker mulut. Penelitian yang dilakukan di Amerika pada orang-orang yang sering menggunakan obat kumur tinggi alkohol, menunjukkan bahwa penggunaan obat kumur pada kelompok tersebut meningkatkan risiko kanker mulut hingga tiga kali lipat.

Selain itu, menurut salah satu ahli farmasi dari California, komponen alkohol yang terdapat obat kumur kandungannya lebih tinggi dibandingkan dengan alkohol yang terkandung dalam anggur atau minuman keras lainnya. Maka jika obat kumur tersebut tertelan dan mengalami keracunan, maka efek yang muncul akan sama dengan gejala jika mengonsumsi alkohol, seperti berhalusinasi, rasa panas pada tenggorokkan, dan rasa tidak enak pada lambung untuk dampak jangka pendek. Sedangkan efek dampak jangka panjang yang dapat ditimbulkan adalah berbagai kerusakan organ tubuh, seperti kerusakan ginjal, hati, dan risiko penyakit jantung.

Hidrogen peroksida

Hidrogen peroksida adalah antiseptik yang sering digunakan sebagai kandungan obat kumur, karena zat ini berfungsi untuk mengurangi iritasi pada mulut, mengurangi karies gigi, dan menghilangkan plak pada gigi. Meskipun hidrogen peroksida di dalam obat kumur aman digunakan jika pada jumlah yang kecil, namun zat ini dapat menyebabkan keracunan jika tertelan dalam jumlah yang besar. Gejala yang muncul setelah menelan hidrogen peroksida adalah iritasi pada lambung, kulit menjadi kemerahan, mual, dan muntah.

Yang perlu Anda ketahui sebelum menggunakan obat kumur

Penggunaan obat kumur sebenarnya harus diiringi dengan menyikat gigi yang bersih, karena obat kumur tidak dapat menggantikan fungsi sikat gigi. Seorang profesor ahli kesehatan gigi dan mulut dari Boston University School of Dental Medicine, mengatakan bahwa obat kumur dapat bekerja efektif membantu menghilangkan plak dan menyegarkan pernapasan, jika sebelumnya telah menyikat gigi dengan bersih. Obat kumur hanya membantu mengurangi bakteri dan kuman, tidak dapat membersihkan rongga mulut secara keseluruhan.

Pengaruh menelan obat kumur sangat bervariasi, tergantung pada jumlah obat kumur yang tertelan, jika tertelan dalam jumlah yang kecil mungkin gejala yang ditimbulkan hanya sakit perut atau mual. Namun jika tertelan dalam jumlah yang cukup banyak, dapat menyebabkan efek yang buruk bagi tubuh. Selain itu, gejala keracunan yang akibat tertelan obat kumur juga tergantung dengan berbagai faktor seperti usia, berat badan, dan merek obat kumur yang tertelan. Obat kumur yang mengandung bahan-bahan beracun lebih tinggi, seperti alkohol dan metil salisilat, akan menghasilkan dampak yang lebih serius, seperti halnya usia yang lebih muda dan berat badan yang lebih ringan.

BACA JUGA

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Makan Telur Mentah, Sehat atau Malah Berbahaya?

    Telur mentah bisa ditemukan dalam berbagai minuman dan masakan. Tapi ternyata ada banyak risiko makan telur mentah, apalagi untuk orang-orang tertentu.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Fakta Gizi, Nutrisi 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

    Ketahui 4 Manfaat Penting Obat Kumur untuk Anak

    Selain menyikat gigi, Anda dapat menjaga kesehatan mulut anak dengan memberikan obat kumur. Simak berbagai manfaat dari penggunaan obat kumur anak di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Nadhila Erin
    Konten Bersponsor
    manfaat obat kumur anak
    Kesehatan Anak, Parenting 12 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

    Inilah Fungsi 4 Hormon Penting untuk Manusia Bertahan Hidup

    Anda mungkin sudah tahu kalau hormon yang tak seimbang bisa menimbulkan masalah kesehatan. Tapi, tahukah Anda apa saja fungsi hormon esensial dalam tubuh?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
    Kesehatan, Informasi Kesehatan 11 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

    10 Fakta Unik tentang Jantung Manusia

    Tahukah Anda bahwa banyak serangan jantung terjadi di hari Senin pagi? Simak berbagai fakta jantung lainnya yang mungkin belum Anda tahu.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Kesehatan Jantung 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    sakit kepala setelah keramas

    Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
    payudara sakit tanda hamil

    Payudara Terasa Sakit, Apa Penyebabnya Selalu Kanker?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
    gemetar setelah minum kopi

    Gemetar Setelah Minum Kopi? Mungkin Anda Overdosis Kafein

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
    viagra

    5 Fakta Unik Viagra, Bukan Sekadar Obat Kuat Pria

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Sarmoko, Apt.
    Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit