6 Manfaat Tidur Tidak Pakai Celana Dalam Bagi Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21/06/2018
Bagikan sekarang

Sebelum tidur, tiap orang pasti memiliki kebiasaan berbeda-beda demi mendapatkan tidur yang berkualitas, seperti cuci muka, sikat gigi, atau ganti baju dengan piyama. Tapi, apakah Anda memiliki kebiasaan tidur tidak pakai celana dalam?

Bagi sebagian orang, tidur tidak pakai celana dalam atau bahkan tidur tanpa busana memang masih dianggap tabu. Tapi ternyata ada banyak manfaat dari tidur tidak pakai celana dalam bagi kesehatan. Simak manfaatnya berikut ini

1. Membuat vagina bernapas

Dr. Alyssa Dweck, seorang dokter kandungan dan ginekolog di Mount Kisxo, New York mengatakan jika secara umum daerah genital tidak harus selalu ditutup ketika tidur. Namun, masih banyak orang memilih tidur menggunakan celana dalam karena enggan mengambil risiko.

Alasan Dweck menyarankan untuk tidur tidak pakai celana dalam di malam hari karena bakteri dan jamur senang berkembang biak di tempat gelap, lembab, dan hangat. Hampir sepanjang hari daerah genital tertutup dengan pakaian dan celana dalam – terlebih jika pakaian yang dipakai tidak menyerap keringat. Hal ini memungkinkan iritasi vagina dan membuat vagina lembab.

Oleh sebab itu, melepas celana dalam ketika tidur dapat menjadi salah satu cara membuat vagina bernapas. Selain itu sekaligus sebagai upaya menjaga kebersihan alat kelamin.

2. Menjaga kualitas sperma

Sama halnya dengan wanita, beberapa peneliti mengungkapkan jika menggunakan celana dalam ketat membuat testis tidak leluasa bernapas, akibatnya dapat meningkatkan suhu pada testis. Terlebih saat Anda tidur dengan menggunakan celana yang menyebabkan terhambatnya aliran darah ke bagian testis. Pada akhirnya, ini bisa menurunkan jumlah sperma yang dihasilkan. Hal ini secara tidak langsung menyebabkan kualitas sperma jadi buruk.

3. Melancarkan sirkulasi darah

Ketika Anda memutuskan tidur tanpa celana dalam, Anda sudah mengurangi risiko tertekan, tergesek, bahkan tebelit celana yang kesempitan – khususnya di bagian selangkangan. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap sirkulasi darah sehingga membuat peredaran darah menjadi lebih lancar.

4. Mengurangi risiko terkena infeksi

Mungkin Anda berpikir ketika memutuskan untuk tidak memakai celana dalam saat tidur, nantinya akan menciptakan tempat berkembang biak yang sempurna bagi bakteri. Namun gagasan itu telah lama ditepis.

Dr Gillian Dean, direktur medis Planned Parenthood New York City menyatakan jika tidak ada penelitian ilmiah yang menunjukkan hubungan langsung antara telanjang dengan tertular infeksi seperti infeksi vaginosis atau infeksi  ragi vagina. Tidur tidak pakai celana justru akan mengurangi risiko akibat infeksi di daerah genital karena vagina atau alat kelamin tidak lembab.

Jangan lupa, Anda harus memastikan kebersihan kasur dan tempat tidur dulu sebelum memutuskan untuk tidak mengenakan celana dalam saat tidur.

5. Tidur lebih nyenyak

Tidur tidak pakai celana dalam atau bahkan telanjang juga bisa menjadi salah satu terapi untuk mengatasi stres. Pasalnya, dengan tidur telanjang Anda jadi lebih leluasa dalam bergerak tanpa harus merasa gerah, sesak karena baju, ataupun hal lainnya. Hal inilah yang membuat tidur jadi lebih rileks dan nyenyak.

6. Membuat hubungan semakin harmonis

Bagi Anda dan pasangan yang sudah menikah, tidur tidak pakai celana dalam atau telanjang sekalipun akan membuat kehidupan rumah tangga semakin harmonis. Pasalnya, Anda dan pasangan akan merasa lebih intim dengan melakukan kontak antar kulit. Hal ini juga akan merangsang produksi hormon oksitosin di dalam tubuh yang berpengaruh pada suasana hati sehingga membuat Anda dan pasangan lebih rileks dalam berhubungan seksual.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Biasakan Tidur Bersama Pasangan Anda agar Lebih Nyenyak

Beberapa orang yang sudah menikah mungkin merasa rindu masa-masa menguasai ranjang sendirian. Namun, ada manfaat tersembunyi dibalik tidur bersama pasangan.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Tips Tidur Nyenyak untuk Melawan Cuaca yang Terlalu Dingin

Untuk tidur nyenyak saat kedinginan terkadang tidak selalu mudah. Berikut tips dan cara agar tetap tidur berkualitas dengan melawan cuaca dingin.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Membandingkan Kecepatan Sperma saat Dikeluarkan di Dalam Tubuh dan Air

Siapa sangka kecepatan sperma ketika berhubungan seks dengan saat ejakulasi di luar tubuh ternyata berbeda. Simak faktanya di sini!

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Tips Tidur Nyenyak Semalaman dengan Kipas Angin

Tidur dengan kipas angin kerap disebut berakibat buruk untuk kesehatan. Apakah hal itu benar adanya? Lantas, bagaimana caranya agar tetap nyenyak semalaman?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin

Direkomendasikan untuk Anda

Tidur nyenyak perjalanan jauh

Tips Tidur Nyenyak Selama Perjalanan Jarak Jauh

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020
hubungan rebound bertahan

Sering Disebut Pelampiasan, Apakah Hubungan Rebound Bisa Bertahan Lama?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 06/05/2020
masker vagina

Apakah Masker Vagina Aman untuk Digunakan? Ini Jawabannya

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020
mencegah mimpi basah saat puasa

3 Cara Jitu Mencegah Mimpi Basah Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020