6 Manfaat Tidur Tidak Pakai Celana Dalam Bagi Kesehatan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Sebelum tidur, tiap orang pasti memiliki kebiasaan berbeda-beda demi mendapatkan tidur yang berkualitas, seperti cuci muka, sikat gigi, atau ganti baju dengan piyama. Tapi, apakah Anda memiliki kebiasaan tidur tidak pakai celana dalam?

Bagi sebagian orang, tidur tidak pakai celana dalam atau bahkan tidur tanpa busana memang masih dianggap tabu. Tapi ternyata ada banyak manfaat dari tidur tidak pakai celana dalam bagi kesehatan. Simak manfaatnya berikut ini

1. Membuat vagina bernapas

Dr. Alyssa Dweck, seorang dokter kandungan dan ginekolog di Mount Kisxo, New York mengatakan jika secara umum daerah genital tidak harus selalu ditutup ketika tidur. Namun, masih banyak orang memilih tidur menggunakan celana dalam karena enggan mengambil risiko.

Alasan Dweck menyarankan untuk tidur tidak pakai celana dalam di malam hari karena bakteri dan jamur senang berkembang biak di tempat gelap, lembab, dan hangat. Hampir sepanjang hari daerah genital tertutup dengan pakaian dan celana dalam – terlebih jika pakaian yang dipakai tidak menyerap keringat. Hal ini memungkinkan iritasi vagina dan membuat vagina lembab.

Oleh sebab itu, melepas celana dalam ketika tidur dapat menjadi salah satu cara membuat vagina bernapas. Selain itu sekaligus sebagai upaya menjaga kebersihan alat kelamin.

2. Menjaga kualitas sperma

Sama halnya dengan wanita, beberapa peneliti mengungkapkan jika menggunakan celana dalam ketat membuat testis tidak leluasa bernapas, akibatnya dapat meningkatkan suhu pada testis. Terlebih saat Anda tidur dengan menggunakan celana yang menyebabkan terhambatnya aliran darah ke bagian testis. Pada akhirnya, ini bisa menurunkan jumlah sperma yang dihasilkan. Hal ini secara tidak langsung menyebabkan kualitas sperma jadi buruk.

3. Melancarkan sirkulasi darah

Ketika Anda memutuskan tidur tanpa celana dalam, Anda sudah mengurangi risiko tertekan, tergesek, bahkan tebelit celana yang kesempitan – khususnya di bagian selangkangan. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap sirkulasi darah sehingga membuat peredaran darah menjadi lebih lancar.

4. Mengurangi risiko terkena infeksi

Mungkin Anda berpikir ketika memutuskan untuk tidak memakai celana dalam saat tidur, nantinya akan menciptakan tempat berkembang biak yang sempurna bagi bakteri. Namun gagasan itu telah lama ditepis.

Dr Gillian Dean, direktur medis Planned Parenthood New York City menyatakan jika tidak ada penelitian ilmiah yang menunjukkan hubungan langsung antara telanjang dengan tertular infeksi seperti infeksi vaginosis atau infeksi  ragi vagina. Tidur tidak pakai celana justru akan mengurangi risiko akibat infeksi di daerah genital karena vagina atau alat kelamin tidak lembab.

Jangan lupa, Anda harus memastikan kebersihan kasur dan tempat tidur dulu sebelum memutuskan untuk tidak mengenakan celana dalam saat tidur.

5. Tidur lebih nyenyak

Tidur tidak pakai celana dalam atau bahkan telanjang juga bisa menjadi salah satu terapi untuk mengatasi stres. Pasalnya, dengan tidur telanjang Anda jadi lebih leluasa dalam bergerak tanpa harus merasa gerah, sesak karena baju, ataupun hal lainnya. Hal inilah yang membuat tidur jadi lebih rileks dan nyenyak.

6. Membuat hubungan semakin harmonis

Bagi Anda dan pasangan yang sudah menikah, tidur tidak pakai celana dalam atau telanjang sekalipun akan membuat kehidupan rumah tangga semakin harmonis. Pasalnya, Anda dan pasangan akan merasa lebih intim dengan melakukan kontak antar kulit. Hal ini juga akan merangsang produksi hormon oksitosin di dalam tubuh yang berpengaruh pada suasana hati sehingga membuat Anda dan pasangan lebih rileks dalam berhubungan seksual.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca