Mengenal Levoscoliosis, Kelainan Tulang Belakang yang Melengkung ke Kiri

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 24/01/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Levoscoliosis merupakan bentuk skoliosis, di mana tulang belakang secara tidak normal melengkung ke kiri membentuk huruf “C” atau “S”. Lengkungan ini biasanya terjadi bagian punggung (lumbar) bagian bawah dan punggung bagian tengah. Jika tidak segera ditangani, levoscoliosis bisa membahayakan penderitanya. Simak penjelasan lengkap soal levoscoliosis berikut ini.

Apa penyebab levoscoliosis?

Lebih dari 80 persen orang yang mengalami skoliosis, kondisinya berkembang tanpa sebab dan alasan yang jelas. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut dengan skoliosis idopatik. Meski begitu, ada beberapa hal yang memungkinkan seseorang mengalami kondisi ini, yaitu:

  • Genetik. Berdasarkan penelitian, sekitar 30 persen anak muda dengan skoliosis idiopatik memiliki keluarga dengan riwayatkondisi tersebut. Hal ini memungkinkan jika genetik juga berperan mengembangkan levoscoliosis.
  • Cacat lahir. Bila tulang belakang tidak terbentuk dengan benar di dalam rahim, ini bisa disebut dengan skoliosis bawaan.
  • Kondisi neuromuskular. Kondisi kelainan bentuk tulang belakang yang disebabkan oleh gangguan saraf dan otot seperti pada cerebral palsy ataupun distorofi otot.
  • Kondisi degeneratif. Arthritis, osteoporosis, tulang belakang yang bergeser, dan parah tulang kompresi, semuanya bisa menyebabkan kelengkungan tulang belakang. Kondisi ini umumnya lebih rentan dialami oleh orang lanjut usia (lansia).
  • Cedera. Kerusakan tulang belakang akibat kecelakaan, benturan yang sangat keras, atau komplikasi dari operasi bisa mengakibatkan kondisi ini.

Sampai saat ini, para ahli tidak menganggap kebiasaan gaya hidup, seperti postur tubuh, jarang olahraga, serta pola makan yang buruk bisa menjadi faktor-faktor risiko levoscoliosis.

Siapa saja yang berisiko mengalami kondisi ini?

Siapapun bisa mengalami levoscoliosis. Beberapa faktor risiko yang harus diperhatikan meliputi riwayat keluarga, usia, dan jenis kelamin. 10-20 persen penyakit ini berkembang pada usia 3 sampai 12 tahun. Anak perempuan delapan kali lebih mungkin mengembangkan penyakit ini dibandingkan anak laki-laki.

Mengenal ciri-ciri levoscoliosis

Levoscoliosis merupakan bentuk dari skoliosis. Jadi, ciri-ciri dan gejala levoscoliosis serupa dengan skoliosis pada umumnya, yaitu:

  • Tulang belakang melengkung ke kiri.
  • Kepala terlihat tidak berada di tengah tubuh.
  • Bahu kanan lebih tinggi dibanding dengan bahu kiri.
  • Salah satu pinggul tampak tidak sejajar, sehingga akan mempengaruhi gaya berjalan.
  • Panjang lengan tangan tidak seimbang.
  • Satu lengan menggantung lebih rendah dari yang lain, sehingga membuat pakaian akan terlihat tidak pas atau presisi saat digunakan.
  • Tulang rusuk menonjol di satu sisi.

Dalam kasus yang lebih parah, kondisi ini juga bisa meliputi:

  • Nyeri dada.
  • Kesulitan bernapas.
  • Nyeri kaki.
  • Mengalami gangguan pencernaan dan kandung kemih.

Bila Anda memiliki salah satu gejala yang sudah disebutkan di atas, sebaiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter. Jika tidak segera diobati, hal ini dikhawatirkan bisa menimbulkan masalah baru di kemudian hari. Misalnya gangguan fungsi jantung atau paru-paru.

Bagaimana cara mengobati levoscoliosis?

Pengobatan levoscoliosis akan bergantung pada usia, tingkat keparahan, serta kelengkungan tulang yang dialami pasien.

Sebagai langkah pengobatan awal, dokter akan menganjurkan pasien melakukan pemeriksaan rutin setiap 6 bulan sekali untuk memantau perkembangan lengkungan tulang. Selanjutnya, dokter mungkin memberikan beberapa resep obat penghilang rasa sakit atau suntikan tulang belakang untuk meringankan gejala.

Rutin olahraga dan melakukan fisioterapi juga mungkin akan dianjurkan dokter sebagai upaya untuk menguatkan postur dan melenturkan tubuh Anda.

Banyak orang dengan kondisi ini tidak memerlukan perawatan apapun apabila tingkat keparahan lengkungan tulangnya masih terbilang ringan. Meski begitu, sebagian orang lainnya yang memiliki tingkat keparahan tinggi perlu melakukan operasi pemasangan penyangga atau pen tulang belakang. Pemasangan pen ini dilakukan untuk menghentikan lengkungan tulang yang semakin bertambah parah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Gejala yang Menandakan Osteoporosis Dini

Osteoporosis dikenal sebagai penyakit tanpa gejala. Namun jika Anda bisa lebih peka, ada berbagai gejala osteoporosis dini yang cenderung sering muncul.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Gangguan Muskuloskeletal, Osteoporosis, Health Centers 25/11/2019 . Waktu baca 5 menit

Penderita Spondilolistesis Tak Boleh Sembarang Yoga, Ini 5 Pose yang Perlu Dihindari

Yoga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Namun bagi penderita spondilolistesis, ada sejumlah pose yoga yang harus dihindari guna mencegah nyeri.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Yoga & Pilates, Hidup Sehat 14/11/2019 . Waktu baca 4 menit

Sering Nyeri Punggung Pada Pagi Hari? 5 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Alih-alih bangun tidur dengan segar, beberapa orang justru sering mengalami nyeri punggung pada pagi hari. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 09/11/2019 . Waktu baca 4 menit

Yuk, Lakukan 5 Hal Ini untuk Menurunkan Risiko Osteopenia

Menjaga kesehatan tulang dapat mencegah terjadinya osteopenia sekaligus osteoporosis. Jangan bingung, simak beberapa tipsnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Osteoporosis, Health Centers 08/11/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

nyeri otot punggung

Beragam Penyebab Nyeri Otot Punggung dan Cara Mengatasinya!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020 . Waktu baca 7 menit
penyebab sakit punggung pada wanita

9 Penyebab Sakit Punggung yang Umum Terjadi pada Wanita

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 28/03/2020 . Waktu baca 7 menit
bersih-bersih untuk masalah tulang belakang

Tips Pekerjaan Rumah Jika Punya Masalah Tulang Belakang

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 17/03/2020 . Waktu baca 5 menit
mengatasi nyeri spondilolistesis

5 Cara Mengatasi Nyeri Akibat Spondilolistesis Secara Alami Hingga Medis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 18/01/2020 . Waktu baca 4 menit