Apakah Golongan Darah Berhubungan Dengan Kepribadian?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Anda mungkin pernah mendengar bahwa pemilik golongan darah B memiliki kepribadian tertentu, golongan darah O biasanya mempunyai karakteristik sifat khas lain, dan sebagainya. Asal mula orang mulai menghubung-hubungkan golongan darah dengan kepribadian ini ternyata bermula di Jepang.

Di Jepang, golongan darah memiliki pengaruh yang besar pada kehidupan, pekerjaan, dan percintaan. Hal tersebut terjadi karena orang Jepang percaya bahwa setiap golongan darah memiliki kepribadian yang berbeda. Kepercayaan tersebut berawal dari tahun 1930, pada saat itu seorang profesor bernama Tokeji Furukawa menerbitkan sebuah makalah yang mengklaim bahwa golongan darah A, B, O, dan AB mencerminkan kepribadian dari orang yang memilikinya. Sejak saat itu, kategorisasi golongan darah atau “ketsueki-gata” telah melekat dengan kuat pada budaya Jepang.

Budaya kategorisasi golongan darah di Jepang

Berikut ini adalah beberapa pengaruh kategorisasi golongan darah pada budaya Jepang:

  • Acara televisi pagi, koran, dan majalah sering kali menerbitkan horoskop golongan darah dan membahas kecocokan hubungan antar golongan darah.
  • Karakter pada animasi, komik, dan video game sering kali menyebutkan golongan darah.
  • Banyak perusahaan yang menanyakan golongan darah calon pegawai pada saat melakukan wawancara kerja.
  • Perusahaan besar bahkan dikabarkan membuat keputusan penempatan kerja berdasarkan golongan darah pegawai tersebut.
  • Pada Perang Dunia II, Angkatan Darat Imperial Jepang memiliki kelompok tempur yang dibentuk sesuai dengan golongan darah.
  • Di taman kanak-kanak, pengajar bahkan mengadopsi metode ajar sesuai dengan kelompok golongan darah murid.

Kaitan golongan darah dan kepribadian menurut “ketsueki-gata”

1. Golongan darah A

Tipe A memiliki beberapa sifat baik, yaitu bersungguh-sungguh, kreatif, logis, pendiam, sabar, dan bertanggung jawab (meskipun juga keras kepala dan tegang).

2. Golongan darah B

Tipe B memiliki semangat yang tinggi, aktif, kreatif, dan kuat. Namun di sisi lain, tipe B juga egois, tidak bertanggung jawab, tak kenal ampun, dan tak menentu.

3. Golongan darah O

Tipe O memiliki rasa percaya diri yang kuat, senang menentukan nasib sendiri, berkemauan keras, dan intuitif. Sayangnya, tipe O juga egois, dingin, tidak dapat diduga, dan berpotensi menjadi workaholic.

4. Golongan darah AB

Tope AB merupakan individu yang menarik, terkendali, rasional, dan mudah beradaptasi. Namun, tipe AB juga merupakan individu yang kritis, tidak tegas, pelupa, dan tidak bertanggungjawab.    

Apakah peneliti setuju terhadap kaitan golongan darah dan kepribadian?

Sebuah artikel penelitian yang diterbitkan secara online di PLoS One tanggal 15 Mei 2015 menyatakan adanya sederetan bukti bahwa golongan darah berkaitan dengan berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung, kanker, dan penyakit yang berkaitan dengan respon stres imun. Ada juga laporan bahwa ciri-ciri kepribadian tertentu, seperti depresi dan kecemasan, mungkin berhubungan dengan penyakit tersebut. Oleh karena itu, ada kemungkinan bahwa golongan darah juga berhubungan dengan ciri kepribadian meskipun tidak ada konsensus ilmiah mengenai kaitan antara golongan darah dan ciri-ciri kepribadian.

Penilaian kepribadian berdasarkan golongan darah

Dalam penelitian tersebut, kepribadian dinilai dengan menggunakan TCI (Temperament and Character Inventory). TCI terdiri dari tujuh dimensi, termasuk empat dimensi temperamen dan tiga dimensi karakter. Dimensi temperamen, yang meliputi Novelty Seeking (mencari hal baru), Harm Avoidance (menghindari bahaya), Reward Dependence (ketergantungan akan penghargaan), dan Persistence (kegigihan).

Novelty Seeking berkaitan dengan perilaku eksplorasi dan aktivitas dalam menghadapi rangsangan baru; Harm Avoidance mengacu kepada kecenderungan individu untuk menghambat perilaku saat menghadapi rangsangan yang berpotensi berbahaya dan kecenderungan untuk mengantisipasi efek negatif; Reward Dependence mengacu pada kekhawatiran hubungan dan keterampilan afektif, dan sikap bergantung; dan Persistence merupakan ciri-ciri kerajinan, ketekunan, dan stabilitas terhadap frustrasi dan kelelahan.

Dimensi karakter terdiri dari Self-directedness (mengarahkan diri sendiri), Cooperativeness (kegotongroyongan), dan Self-transcendence (transendensi diri). Self-directedness mencerminkan tingkat otonomi individu, keandalan, dan kedewasaan; Cooperativeness berkaitan dengan keterampilan sosial, termasuk dukungan, kerjasama, dan kemitraan; dan Self-transcendence menunjukkan bakat untuk mistisisme, agama, dan idealisme.

Berikut ini adalah hasil penilaian TCI terhadap masing-masing golongan darah ABO:

golongan darah dan kepribadian

Golongan darah dan kepribadian

Dari tabel di atas, kita dapat melihat skor masing-masing golongan darah pada ketujuh dimensi tersebut. Anda dapat melihat hasilnya berdasarkan skor tertinggi dan itulah kaitan golongan darah dan kepribadian yang dinilai berdasarkan penilaian TCI.

Kesimpulan

“Meskipun hubungan antara jenis golongan darah ABO dan ciri-ciri kepribadian telah diperlakukan sebagai ilmu semu, kami mengamati adanya hubungan yang signifikan antara genotipe golongan darah ABO dan sifat-sifat kepribadian dalam banyak subjek kesehatan Jepang,”menurut para peneliti. “Namun, hasil ini harus dianggap sebagai permulaan dan harus ditafsirkan dengan hati-hati karena ada kemungkinan bahwa hubungan antara genotipe golongan darah ABO dan karakteristik kepribadian relatif lemah.”

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Transplantasi Ginjal

    Pelajari hal-hal yang perlu Anda ketahui sebelum menjalani transplantasi ginjal, mulai dari persiapan, proses, pemulihan, sampai risikonya di sini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Urologi, Ginjal 15 September 2020 . Waktu baca 11 menit

    Sudah Minum Kopi Tapi Masih Ngantuk, Apa Penyebabnya?

    Gen ternyata berperan penting untuk mencerna kafein dari kopi Anda, lho. Tak percaya? Langsung simak dua alasan sudah minum kopi masih ngantuk berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    6 Manfaat Susu Kefir yang Ternyata Menyehatkan

    Kefir bukan hanya digunakan sebagai masker kecantikan saja. Kefir juga diproduksi sebagai susu yang menyehatkan. Apa saja manfaat susu kefir?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Roh Keluar dari Tubuh Saat Tidur (Astral Projection): Fenomena Klenik Atau Kondisi Medis Nyata?

    Pernah dengar tentang proyeksi astral? Fenomena roh keluar dari tubuh yang katanya mengandung hal-hal mistis ini ternyata ada penjelasan ilmiahnya

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    terapi urine minum air kencing

    Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit
    ciri-ciri dan gejala alergi dingin

    Gejala Alergi Dingin Ringan Hingga Berat yang Wajib Anda Kenali

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 6 menit
    mencium spidol

    Meski “Wangi”, Hobi Menghirup Aroma Spidol Bisa Membahayakan Kesehatan

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 3 menit
    nyetrum ketika disentuh

    Mengapa Ada Orang yang Nyetrum Ketika Disentuh?

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit