Generic Name: Kola Reviews:

Manfaat

Untuk apa kola?

Kola dapat digunakan sebagai antidepresan, diuretik, dan antidiare. Herbal ini digunakan untuk mengobati penyakit jantung, dyspnea, kelelahan, mual di pagi hari, dan migrain. Kola juga dapat digunakan sebagai obat oles untuk membantu penyembuhan luka dan mengurangi peradangan.

Biji kola digunakan untuk bantuan jangka pendek dalam mengatasi kelelahan, depresi, sindrom kelelahan kronis (CFS), melankolis, kelelahan, disentri, jenis diare yang disebut atonic diare, penurunan berat badan, dan sakit kepala migrain.

Bagaimana cara kerjanya?

Tidak ada penelitian yang cukup mengenai bagaimana cara kerja suplemen herbal ini. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk informasi lebih lanjut. Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa kola mengandung kafein. Kafein bekerja dengan merangsang sistem saraf pusat (SSP), jantung, dan otot.

Dosis

Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.

Berapa dosis yang biasa digunakan untuk kola untuk orang dewasa?

Dosis dari suplemen herbal dapat berbeda pada tiap pasien. Dosis yang Anda perlukan tergantung pada usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lain. Suplemen herbal tidak selalu aman untuk dikonsumsi. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter untuk dosis yang cocok untuk Anda.

Dalam bentuk apa saja kola tersedia?

Suplemen herbal ini dapat tersedia dalam bentuk dan dosis sebagai berikut: kacang kola, kola anggur, ekstrak cairan, ramuan bubuk, ekstrak padatan, sirup

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh kola?

Kola dapat menyebabkan beberapa efek samping termasuk:

  • kecemasan, insomnia, gugup, lekas marah, gelisah, sakit kepala
  • hipertensi, hipotensi, denyut jantung cepat (takikardia), denyut jantung lambat (bradikardia), palpitasi
  • mual, muntah, anoreksia, gangguan perut, kram, iritasi mukosa gastrointestinal, terang pigmentasi mulut kuning
  • diuresis
  • reaksi hipersensitivitas

 

Tak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin saja ada efek samping lain yang tidak dicantumkan di sini. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping tertentu, harap berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter Anda.

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi kola?

Simpan kola dalam wadah tertutup di tempat yang sejuk dan kering, jauhkan dari panas dan kelembapan.

Berhenti menggunakan kacang kola minimal 2 minggu sebelum jadwal operasi.
Regulasi yang mengatur penggunaan suplemen herbal tidak seketat peraturan obat-obatan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui keamanannya. Sebelum menggunakan, pastikan manfaat penggunaan suplemen herbal lebih besar dibandingkan risikonya. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa amankah kola?

Jangan menggunakan produk kola pada anak-anak atau mereka yang sedang hamil atau menyusui sampai penelitian lebih lanjut tersedia.

Anda harus berhati-hati bila Anda menggunakan kola jika Anda memiliki salah satu dari kondisi berikut:

  • gangguan kecemasan
  • gangguan perdarahan
  • kondisi jantung
  • diabetes
  • diare
  • glaukoma
  • tekanan darah tinggi
  • irritable bowel syndrome (IBS)
  • tulang lemah (osteoporosis)

 

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi kola?

Suplemen herbal ini dapat berinteraksi dengan pengobatan lain atau dengan kondisi kesehatan yang Anda miliki. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter sebelum penggunaan.

Kola dapat berinteraksi dengan beberapa obat dan herbal termasuk:

  • estrogen, kontrasepsi hormonal
  • furoguinolones, salisilat
  • lithium
  • MAOIs
  • agen psikonaleptik
  • xanthines
  • kopi, minuman cola, teh, jus jeruk berkafein
  • mineral (kalsium, magnesium)

 

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: January 20, 2017 | Terakhir Diedit: January 20, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan