Nama Generik: Agar-agar

Manfaat

Apa manfaat agar?

Agar adalah makanan yang terbuat dari rumput laut (algae) yang sering digunakan sebagai suplemen atau obat.  Agar umumnya bersumber dari algae merah. Tumbuhan ini dapat ditemukan di seluruh dunia.

Di Jepang, agar-agar cukup populer digunakan untuk menurunkan berat badan. Agar Jepang ini biasanya disebut “kanten”, maka diet yang berfungsi menurunkan berat badan dengan cara mengonsumsi agar disebut “diet kanten”.

Manfaat agar-agar lainnya adalah:

Agar yang berbentuk seperti jel biasanya digunakan sebagai pengental, jelly, dan obat-obat tertentu.

Bagaimana cara kerja agar?

Belum ada cukup studi tentang bagaimana suplemen herbal ini bekerja. Silakan diskusikan dengan ahli atau dokter untuk informasi lebih lanjut.

Namun, beberapa studi menunjukan bahwa agar memiliki fungsi sebagai berikut:

  • Penurun berat badan. Agar dapat mengembang di dalam usus dan cenderung membuat orang merasa cepat kenyang sehingga makan lebih sedikit dari biasanya. Beberapa orang berpendapat bahwa reaksi ini akan menghasilkan penurunan berat badan.
  • Menurunkan kolesterol. Agar mengandung sifat antikolesterol yang beraksi di dalam usus, tempat di mana kolesterol diserap. Agar tidak dapat dicerna sehingga dapat keluar dari tubuh bersamaan dengan kolesterol
  • Pencahar. Agar mengembang dalam pencernaan sehingga memicu kerja pencernaan lebih aktif dan meningkatkan kepadatan feses dalam usus. Agar tidak akan rusak dan dapat melewati sistem pencernaan tanpa banyak mengalami perubahan.
  • Fungsi lainnya. Penelitian menunjukan bahwa agar memiliki sifat kekebalan dan antiinfeksi. Studi lain melaporkan bahwa agar dapat menghambat perkembangan beberapa jenis sel kanker.

Dosis

Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.

Berapa dosis  yang biasa digunakan untuk agar-agar?

Agar dikonsumsi secara langsung dengan dosis berkisar 1-2 sendok makan setiap harinya. Jangan mengonsumsi agar terlalu banyak karena akan menyebabkan efek samping. Dosis penggunaan agar mungkin berbeda seiring dengan perbedaan bentuknya.

Dosis suplemen herbal dapat berbeda pada tiap pasien. Dosis yang Anda perlukan tergantung pada usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lain. Tanaman herbal tidak selalu aman untuk dikonsumsi. Jadi, selalu diskusikan dengan herbalis atau dokter untuk dosis yang tepat untuk Anda.

Dalam bentuk apa saja agar tersedia?

Suplemen herbal ini mungkin tersedia dalam beberapa bentuk dosis di bawah ini:

  • Serpihan
  • Serbuk
  • Strip

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh agar?

Meskipun tidak mengandung racun bagi tubuh manusia, kualitas jel pada agar dapat menyebabkan beberapa efek serius seperti:

  • Gangguan pencernaan
  • Gangguan pada kerongkongan
  • Cegukan
  • Menurunnya penyerapan vitamin dan mineral

Tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Terdapat beberapa efek samping  lain yang tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran apapun tentang efek samping obat ini, silakan berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter Anda.  

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi agar?

Jika Anda menggunakan agar untuk sembelit, Anda harus memperhatikan pola makan, seberapa sering Anda menggunakan laksatif, juga mengawasi kemungkinan perut sembelit. Anda juga harus meningkatkan konsumsi cairan dan makanan berat dalam menu Anda, serta berolahraga.

Jika Anda mengonsumsi agar untuk menurunkan berat badan atau kolestrol, Anda harus mengawasi tingkat lemak dalam tubuh Anda.

Vitamin dan mineral mungkin tidak akan terserap dengan baik ketika Anda mengonsumsi agar. Anda harus mengonsumsi agar saat perut Anda kosong untuk mencegah penyerapan yang tidak tepat dari vitamin dan obat-obatan.

Untuk mencegah sembelit, Anda harus mengonsumsi agar dengan air. Anda harus bertanya kepada dokter mengenai tanda dan gejala sembelit.

Regulasi yang mengatur penggunaan suplemen herbal tidak terlalu ketat dibandingkan dengan peraturan penggunaan obat. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan keamanannya. Sebelum menggunakan suplemen herbal, pastikan manfaatnya lebih banyak dibandingkan dengan risikonya. Konsultasikan dengan ahli herbal dan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa amankah agar?

Sebenarnya, agar-agar cukup aman dikonsumsi oleh semua kalangan. Namun, jika Anda sedang hamil dan menyusui, sebaiknya konsultasikan dulu pada dokter.

Agar sebaiknya tidak dikonsumsi saat koma atau saat terjadi gangguan pencernaan.

Hindari pengonsumsian agar bagi orang yang mengalami kesulitan menelan.

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi agar?

Suplemen herbal ini dapat berinteraksi dengan obat Anda saat yang lain atau kondisi medis Anda saat ini. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter Anda sebelum menggunakannya.

Dalam penggunaannya, agar-agar dapat menyebabkan:

  • Penurunan penyerapan segala jenis obat-obatan PO
  • Dehidrasi ketika dikonsumsi dengan cairan elektrolit (jangan dikonsumsi bersamaan)
  • Dehidrasi ketika dikonsumsi dengan asam tannic (jangan dikonsumsi secara bersamaan)

Karena kandungan yodium pada agar yang tinggi, hindari penggunaan bersamaan dengan produk-produk tiroid.

Hello Health Group tidak melayani rekomendasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Februari 19, 2018 | Terakhir Diedit: Februari 19, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan