Nama Generik: Adas Reviews:

Manfaat

Untuk apa adas?

Adas digunakan untuk berbagai masalah pencernaan termasuk sakit maag, gas usus, kembung, kehilangan nafsu makan, dan kolik pada bayi. Herbal ini juga digunakan untuk infeksi saluran pernapasan atas, batuk, bronkitis, kolera, sakit punggung, masalah urin, dan masalah penglihatan.

Beberapa wanita menggunakan adas untuk meningkatkan aliran ASI, membantu menstruasi, meringankan proses melahirkan, dan meningkatkan gairah seks.

Bubuk adas digunakan sebagai obat tempel untuk gigitan ular.

Bagaimana cara kerjanya?

Tidak ada penelitian yang cukup mengenai bagaimana cara kerja suplemen herbal ini. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk informasi lebih lanjut. Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa jenis organisme lain dari adas telah menunjukkan kemampuan bakteriostatik terhadap Aerobacter aerogenes, Bacillus subtilis, E. coli, Proteus vulgar, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus albius, dan Staphylococcus aureus. Kemampuan lainnya adalah efek antimikroba dan estrogenik.

Dosis

Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.

Berapa dosis yang biasa digunakan untuk adas untuk orang dewasa?

Biji adas dan minyak biji adas telah digunakan sebagai agen stimulan dan karminatif dalam dosis 5 sampai 7 g dan 0,1‐0,6 ml.

Dosis dari suplemen herbal dapat berbeda pada tiap pasien. Dosis yang Anda perlukan tergantung pada usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lain. Suplemen herbal tidak selalu aman untuk dikonsumsi. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter untuk dosis yang cocok untuk Anda.

Dalam bentuk apa saja adas tersedia?

Suplemen herbal ini dapat tersedia dalam bentuk dan dosis sebagai berikut: buah kering, minyak esensial, ekstrak, tablet, sirup, rebusan.

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh adas?

Adas dapat menyebabkan beberapa efek samping, beberapa bisa berakibat fatal, termasuk:

● kejang, halusinasi

● mual, muntah, anoreksia

● reaksi hipersensitivitas, dermatitis kontak, photosensitivity

● edema paru‐paru, mungkin kanker hormon‐sensitif

Tak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin saja ada efek samping lain yang tidak dicantumkan di sini. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping tertentu, harap berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter Anda.

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi adas?

Simpanlah adas dalam wadah tertutup jauh dari kelembapan dan panas.

Pantaulah adanya reaksi hipersensitivitas, dermatitis kontak. Jika gejala ini muncul, hentikan penggunaan ramuan ini dan gunakan antihistamin atau terapi lain yang sesuai.

Regulasi yang mengatur penggunaan suplemen herbal tidak seketat peraturan obat‐obatan biasa. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui keamanannya. Sebelum menggunakan, pastikan manfaat penggunaan suplemen herbal lebih besar dibandingkan risikonya. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa amankah adas?

Tidak cukup informasi tentang keamanan menggunakan adas sebagai pengobatan selama kehamilan. Lebih baik hindari penggunaan.

Selama menyusui, adas mungkin tidak aman. Sudah dilaporkan bahwa dua bayi menyusui mengalami kerusakan sistem saraf mereka

setelah ibu mereka minum teh herbal yang mengandung adas.

Minyak esensial adas sebaiknya tidak diberikan kepada bayi atau anak kecil. Adas tidak boleh digunakan jika Anda memiliki hipersensitivitas terhadap adas, dan seharusnya tidak digunakan untuk waktu yang lama.

Jika Anda memiliki salah satu dari kondisi berikut, jangan gunakan adas:

● gangguan perdarahan

● kondisi hormon‐sensitif seperti kanker payudara, kanker rahim, kanker ovarium, endometriosis, atau uterine fibroid

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi adas?

Suplemen herbal ini dapat berinteraksi dengan pengobatan lain atau dengan kondisi kesehatan yang Anda miliki. Konsultasikan dengan  ahli herbal atau dokter sebelum penggunaan. Adas dapat berinteraksi dengan obat‐obatan atau jamu berikut:

● pil KB

● ciprofloxacin

● pil estrogen

● tamoxifen

● anticonvoulsant

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Januari 20, 2017 | Terakhir Diedit: Januari 20, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan