Gegar otak biasanya terjadi pada anak, namun orang dewasa pun juga bisa mengalami gegar otak karena berbagai alasan. Ini bisa disembuhkan, tetapi kondisi otak Anda mungkin menjadi tidak sama lagi seperti sebelumnya. Untuk menghindari gegar otak, sebaiknya lindungi kepala Anda dengan baik, terutama saat mengendarai motor, bersepeda, maupun berolahraga. Apa saja gejala gegar otak yang paling umum? Simak dulu informasi berikut ini.

Apa itu gegar otak?

Gegar otak adalah cedera otak traumatis ringan yang dapat berdampak pada fungsi otak Anda. Dampaknya biasanya hanya sementara, seperti sakit kepala, bermasalah dengan konsentrasi, memori, keseimbangan, dan koordinasi.

Gegar otak tidak selalu mengakibatkan pingsan atau kehilangan kesadaran. Beberapa orang mungkin akan mengalami pingsan, lupa tentang apa yang terjadi sebelum ia mengalami gegar otak, atau kebingungan. Tapi, beberapa lainnya mungkin tidak mengalami hal ini.

Waktu pemulihan setelah Anda mengalami gegar otak pun akan berbeda tiap orang. Beberapa orang pulih dalam beberapa jam, beberapa lainnya bisa lebih lama, mungkin membutuhkan waktu beberapa minggu untuk pulih. Dengan istirahat yang cukup, banyak orang yang bisa benar-benar pulih dari gegar otak.

Apa penyebab gegar otak?

Otak merupakan organ lunak yang dikelilingi oleh cairan otak dan dilindungi oleh tulang tengkorak yang keras. Cairan di sekitar otak Anda ini berfungsi sebagai bantalan untuk melindungi otak dari benturan tulang tengkorak dan dari luar. Namun, saat kepala Anda terkena pukulan yang sangat keras, otak Anda bisa membentur tengkorak Anda sehingga mengakibatkan luka.

Banyak alasan yang dapat menjadi penyebab gegar otak. Gegar otak bisa disebabkan oleh pukulan keras ke kepala atau tubuh, terjatuh, kecelakaan saat naik kendaraan bermotor, olahraga (terutama yang berisiko tinggi, seperti sepak bola, rugby, dan tinju), atau luka lain yang dapat menggetarkan otak dan tengkorak Anda. Penyebab paling sering dari gegar otak pada orang dewasa adalah terjatuh dan kecelakaan motor.

Apa saja ciri dan gejala gegar otak?

Banyak kasus gegar otak terjadi pada anak-anak dan remaja, antara usia 5-14 tahun. Hal ini biasanya disebabkan oleh olahraga dan terjatuh saat bermain, seperti bermain sepeda. Namun, gegar otak pada anak-anak mungkin lebih sulit dikenali karena mereka tidak bisa menggambarkan bagaimana rasa yang ia rasakan.

Beberapa tanda dari anak-anak yang mengalami gegar otak adalah:

  • Kebingungan
  • Mudah lelah
  • Lebih rewel atau mudah tersinggung
  • Kehilangan keseimbangan dan mudah goyah saat berjalan
  • Sering menangis
  • Pola makan dan pola tidur berubah
  • Kurang bersemangat saat melakukan aktivitas, bermain misalnya

Sedangkan, tanda dan gejala gegar otak yang muncul pada orang dewasa adalah:

  • Sakit kepala
  • Merasa kepala seperti ditekan
  • Hilang kesadaran sesaat
  • Kebingungan
  • Amnesia atau lupa ingatan mengenai apa yang terjadi pada dirinya sebelumnya
  • Dering di telinga
  • Mual dan muntah
  • Kelelahan
  • Lama dalam menjawab pertanyaan

Jika Anda mengalami benturan keras di kepala Anda dan setelah itu Anda merasakan tanda dan gejala seperti di atas, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Segera bawa ke dokter!

Walaupun termasuk cedera otak ringan, namun gegar otak dapat menyebabkan masalah yang lebih serius. Gegar otak yang berulang atau gegar otak parah dapat menyebabkan masalah jangka panjang, seperti masalah dengan gerakan, pembelajaran, atau berbicara.

Perlu Anda ingat bahwa setelah Anda mengalami gegar otak, otak lebih sensitif terhadap segala kerusakan. Sehingga, jika Anda mengalami gegar otak sebaiknya segera periksakan diri Anda dan ikuti pengobatan dari dokter sampai benar-benar pulih kembali, serta hindari aktivitas yang dapat membahayakan otak Anda.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca