Tumor, Miom dan Kista: Apa Perbedaan dan Persamaannya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tumor, miom dan kista merupakan tiga hal yang membuat Anda takut setelah mendengarnya. Merupakan sebuah mimpi buruk bagi Anda yang terdiagnosis mempunyai salah satu dari tiga hal tersebut. Tapi, tahukah Anda apa itu tumor, miom dan kista? Seringnya, orang keliru dengan menganggap tumor, miom dan kista adalah hal yang sama. Padahal, ada yang berbeda dari ketiganya. Apa yang beda dan sama dari tumor, miom dan kista?

Apa itu tumor?

Kata “tumor” umumnya mengacu pada sebuah massa yang tumbuh dalam tubuh. Tumor adalah massa jaringan yang tidak normal yang berisi padatan (daging) atau cairan. Jaringan yang tidak normal ini dapat berkembang di bagian mana saja dalam tubuh, seperti tulang, organ, dan jaringan lunak. Tumor dalam tubuh bisa memiliki sifat jinak (umumnya tidak berbahaya dan bukan kanker) atau ganas (kanker).

Tumor jinak biasanya hanya berada di satu tempat dan tidak menyebar ke bagian tubuh lain. Jika diobati, sebagian besar tumor jinak biasanya akan merespon dengan baik. Namun, jika tidak diobati, beberapa tumor jinak bisa tumbuh lebih besar sehingga menyebabkan masalah serius karena ukurannya.

Sedangkan, tumor ganas dapat menyebar ke bagian tubuh lain dan biasanya tahan terhadap pengobatan. Tumor ganas merupakan kata lain dari kanker. Sehingga, dapat menyebabkan masalah yang sangat serius pada Anda.

Apa itu miom?

Miom atau mioma atau fibroid merupakan tumor jinak yang tumbuh di otot atau jaringan ikat di bagian mana saja pada rahim wanita. Penyebab miom di rahim ini tidak diketahui dengan jelas. Namun, beberapa faktor yang memengaruhi pembentukannya adalah hormon (estrogen dan progesteron) dan kehamilan pada wanita.

Terkadang, wanita tidak sadar di rahimnya mulai tumbuh miom karena tidak menimbulkan gejala apapun. Namun, lama-kelamaan miom di rahim ini dapat menyebabkan perdarahan vagina, sakit perut, nyeri panggul, sering buang air kecil, dan ketidaknyamanan atau sakit saat berhubungan seks.

Jika miom sudah menimbulkan gejala, mungkin diperlukan operasi pengangkatan. Miom umumnya jarang berubah menjadi kanker. Miom atau fibroid yang berubah menjadi kanker kemudian disebut fibrosarkoma.

Apa itu kista?

Kista merupakan sebuah kantung yang berisi cairan, udara, atau bahan lainnya yang abnormal dan menempel pada organ terdekat. Kista merupakan tumor jinak (bukan kanker), sehingga kista tidak berbahaya. Umumnya, kista tidak menimbulkan gejala apapun. Akibatnya, kista dibiarkan berkembang, menjadi lebih besar, dan dapat menjadi parah.

Kista dapat berkembang di bagian mana saja di tubuh Anda, seperti hati, ginjal, dan payudara. Namun, lebih sering berkembang di daerah rahim, sama seperti miom. Sehingga, para wanita sering sulit membedakan antara miom dan kista di rahim atau ovarium. Padahal, miom dan kista di rahim jelas berbeda. Perbedaan miom dan kista adalah pada isinya. Kista terbentuk dari cairan yang menumpuk, sedangkan miom terbentuk dari sel-sel yang terus tumbuh sehingga menjadi daging tumbuh.

Kista ovarium yang besar dan sudah parah dapat menimbulkan gejala, seperti nyeri panggul, menstruasi tidak teratur, merasa kembung, dan lebih sering buang air kecil. Penyebab dari kista masih belum jelas. Namun, faktor keturunan, penyumbatan pada saluran yang memengaruhi aliran keluar cairan, atau kondisi medis seperti sindrom ovarium polikistik mungkin dapat berperan dalam perkembangan kista ovarium.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

Yang juga perlu Anda baca

Adenoma Bronkus

Kalkulator Masa Subur Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut. Kapan Ya? Your browser ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pernapasan, Penyakit Pernapasan Lainnya 8 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Kista Hati (Kista Hepar)

Kista hepar, atau disebut juga kista hati, adalah kantung yang berisi cairan yang muncul di hati. Kondisi ini dialami sekitar 5% dari total populasi dunia.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 3 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Fibroadenoma Mammae (FAM)

Fibroadenoma mammae (FAM) adalah salah satu jenis tumor jinak yang muncul pada payudara. Bagaimana mengatasi kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Kanker Payudara, Kanker 3 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Hamil Anggur, Komplikasi Kehamilan yang Dikenal Sebagai Hamil Palsu

Hamil anggur adalah komplikasi kehamilan yang mengecoh. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, serta cara mencegahnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 3 Januari 2021 . Waktu baca 15 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Prolaktinoma

Prolaktinoma

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
tumor mediastinum

Tumor Mediastinum

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 10 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
kanker otak glioblastoma

Glioblastoma

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 10 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
meningioma adalah

Meningioma

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 9 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit