Belum Waktunya Haid Tapi Muncul Bercak Kecokelatan, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 3 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Melihat flek cokelat di celana dalam padahal belum waktunya haid mungkin membuat Anda bingung. Apakah ini normal, bercak ciri hamil, atau justru tanda penyakit? Jangan panik dulu. Tidak sedikit, kok, wanita di luar sana yang mengalami hal serupa dengan Anda. Yuk, cari tahu apa saja penyebab munculnya flek cokelat sebelum haid di bawah ini.

Penyebab flek cokelat yang tidak perlu dikhawatirkan

ganti celana dalam

Flek kecokelatan yang muncul di luar waktu menstruasi punya banyak penyebab. Secara garis besar, flek cokelat yang keluar sebelum haid dibagi menjadi dua kategori yaitu tanda hamil dan bukan hamil.

1. Ciri hamil

Anda mungkin mengeluarkan flek kecokelatan setelah sel telur berhasil dibuahi sperma dan menempel ke dinding rahim. Flek cokelat sebelum haid yang menjadi tanda kehamilan disebut dengan perdarahan implantasi.

Perdarahan implantasi biasanya terjadi 1-2 minggu setelah sel telur dibuahi. Flek yang muncul biasanya berwarna cokelat atau merah muda. Namun, tidak semua orang hamil mengalaminya.

Agar bisa membedakan mana flek cokelat tanda hamil atau karena hal lainnya, perhatikan gejala yang menyertai. Anda kemungkinan positif hamil jika:

  • Payudara terasa sakit dan kencang
  • Kelelahan
  • Sering buang air kecil
  • Mual dan muntah

Apabila belakangan ini Anda aktif berhubungan seks dan belum juga haid, sebaiknya cek kehamilan dengan test pack. Untuk hasil yang lebih akurat, sebaiknya periksakan diri ke dokter kandungan.

2. Sisa darah haid

Flek cokelat bisa saja cairan keputihan yang sedikit bercampur darah tua sisa menstruasi kemarin.

Sisa darah yang masih menempel di dinding rahim ini bisa luruh dan keluar sewatu-waktu. Kondisi ini tidak perlu terlalu dikhawatirkan karena tidak dilatarbelakangi oleh masalah kesehatan tertentu.

3. Gejala PMS

Selain itu, flek cokelat juga bisa menjadi gejala PMS yang menandakan bahwa Anda mau haid dalam waktu dekat. Biasanya selang 1-2 hari atau bahkan beberapa jam setelah flek, darah haid akan mulai mengalir seperti biasa.

4. Cedera vagina

Kemungkinan lainnya yang memunculkan flek cokelat adalah cedera vagina. Cedera bisa jadi timbul akibat penetrasi seksual yang terlalu kasar.

Cedera juga bisa muncul karena iritasi akibat kondom atau tampon yang tersangkut di vagina.

5. Baru pasang alat kontrasepsi

Pil KB atau KB spiral bisa membuat vagina mengeluarkan bercak cokelat. Hal ini tidak perlu dikhawatirkan karena sebetulnya sangat normal.

Selain itu, bergeserya posisi KB spiral juga bisa menyebabkan sedikit perdarah dari vagina hingga mengeluarkan flek cokelat.

6. Baru tes Pap smear

Anda mungkin saja mengeluarkan flek cokelat setelah menjalani pemeriksaan di area vagina. Pap smear termasuk salah satu tes yang menyebabkan hal ini.

Tak usah khawatir, bercak cokelat akan hilang dengan sendirinya. Namun, jika memang muncul terus menerus, konsultasikanlah ke dokter.

7. Perimenopause

Pada wanita usia paruh baya (sekitar 40-50 tahun), kemunculan flek cokelat umumnya menandakan Anda sedang dalam masa perimenopause.

Perimenopause adalah masa peralihan sebelum menstruasi berhenti total. Gejala lain yang menyertai yaitu:

  • Suasana hati atau mood yang mudah berubah
  • Mengalami hot flashes atau sensasi panas dari dalam tubuh
  • Berkeringat di malam hari
  • Sulit tidur
  • Vagina kering

Penyebab flek cokelat yang tidak normal

gangguan pencernaan saat menstruasi

Meski cukup umum, bukan berarti Anda boleh menyepelekan kemunculan flek cokelat sebelum haid. Terutama apabila disertai oleh gejala-gejala lain yang mengganggu.

Flek cokelat dapat menjadi tanda dari penyakit tertentu yang harus mendapatkan perhatian medis khusus, misalnya:

1. Penyakit menular seksual

Flek cokelat berbau tidak sedap bisa menjadi tanda penyakit kelamin yang menular lewat hubungan seks tanpa kondom. Misalnya klamidia atau gonore.

Gejala lain yang umum dari penyakit kelamin yaitu:

  • Sensasi terbakar dan sakit saat buang air kecil serta saat berhubungan seks
  • Vagina terasa sangat gatal
  • Nyeri pinggul
  • Keluarnya cairan vagina atau keputihan yang tidak normal

Sayangnya tidak semua orang merasakan gejala yang cukup jelas. Oleh karena itu, jika Anda aktif secara seksual dan sering berganti pasangan, mulailah rutin ikut tes penyakit kelamin.

Di awal kemunculannya, penyakit kelamin sangat mudah diobati sehingga tidak menyebar terlalu luas.

2. Penyakit radang panggul

Penyakit radang panggul (PID) adalah infeksi pada organ reproduksi wanita seperti rahim, leher rahim (serviks), indung telur (ovarium), atau tuba fallopi.

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang ditularkan melalui hubungan seksual tanpa kondom. Gejala yang menyertai penyakit ini yaitu:

  • Flek darah kecokelatan yang berbau
  • Sakit saat berhubungan seks
  • Keputihan yang tidak normal
  • Sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Nyeri hebat pada panggul dan sekitar perut bagian bawah
  • Mengalami demam hingga menggigil saat infeksi sudah parah

Penyakit radang panggul termasuk salah satu yang bisa membuat wanita menjadi tidak subur. Namun, penyakit ini juga bisa sembuh jika diberikan pengobatan yang tepat.

3. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

PCOS adalah penyakit yang terjadi akibat ketidakseimbangan hormon androgen dalam tubuh. Kondisi ini membuat siklus haid jadi tidak teratur sehingga sering memicu munculnya flek cokelat di antara waktu haid.

Wanita dengan PCOS biasanya mengalami berbagai tanda dan gejala seperti:

  • Tumbuh rambut di wajah dan dada
  • Cenderung berjerawat
  • Kelebihan berat badan
  • Nyeri pada pinggul
  • Siklus haid yang berantakan atau bahkan tidak haid sama sekali
  • Menstruasi cenderung lama dan menyakitkan

Ada banyak pilihan pengobatan untuk membantu menyeimbangkan kembali hormon di dalam tubuh. Obat-obatan yang mengandung hormon estrogen dan progesteron biasanya menjadi obat pilihan untuk wanita dengan PCOS.

4. Kanker serviks

Pada kasus yang jarang, kehadiran flek cokelat sebelum haid bisa menandakan kanker serviks. Tanpa perawatan medis, kanker serviks bisa menyebabkan berbagai komplikasi yang bersifat fatal. Bahkan kematian.

Gejala kanker serviks yang lebih umum adalah sakit saat berhubungan seks, menstruasi yang lebih lama dan lebih parah, perubahan jadwal BAB, nyeri hebat pada panggul, berat badan berkurang drastis, dan kelelahan tanpa sebab.

Segera mungkin memeriksa kesehatan Anda ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Mungkin Anda harus menjalani beberapa tes kesehatan untuk lebih memastikan penyebab yang akurat.

Kapan harus pergi ke dokter?

cek kolesterol di dokter

Dikarenakan kemunculan flek cokelat bisa normal bisa juga tidak, Anda harus tahu kapan hal ini jadi tanda bahaya. Segera periksakan diri ke dokter jika:

  • Terus berlangsung selama beberapa minggu
  • Sering terjadi setelah berhubungan seks
  • Flek cokelat memiliki aroma yang tidak sedap
  • Kemunculan flek disertai dengan rasa sakit atau kram perut
  • Flek disertai dengan gatal-gatal di vagina

Ketika satu atau lebih gejala ini sudah Anda alami, periksakan diri ke dokter kandungan untuk dicari tahu penyebabnya.

Suka dengan artikel ini? Bantu kami lebih baik dengan mengisi survei berikut:


Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tidak Dianjurkan untuk Digunakan Setiap Hari, Kapan Sebaiknya Pakai Pantyliner?

Katanya, pantyliner tidak boleh digunakan rutin setiap hari karena menyimpan berbagai bahaya. Lantas, kapan waktu yang tepat pakai pantyliner?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Wanita, Menstruasi 27 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

Apakah Normal Jika Muncul Flek Cokelat Setelah Haid?

Cukup banyak wanita yang melihat flek cokelat keluar beberapa hari setelah haid. Kondisi ini bisa normal bisa juga tidak. Cari tahu di sini lebih jelasnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Menstruasi 12 Agustus 2019 . Waktu baca 7 menit

Darah Haid Keluar Sedikit, Apakah Ini Bisa Sebabkan Haid Jadi Lebih Lama?

Siklus haid setiap wanita bisa berbeda-beda, begitupun dengan Anda. Tapi jika darah haid sedikit, bisakah menyebabkan durasinya bertambah lama?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Wanita, Menstruasi 28 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit

3 Penyebab Darah Haid Hitam Pekat, dari yang Normal Sampai yang Perlu Cek ke Dokter

Darah haid yang keluar umumnya berwarna merah terang atau gelap. Namun, bagaimana jika yang keluar justru darah haid hitam? Hal ini normal atau tidak, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Wanita, Menstruasi 14 Desember 2018 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bercak darah tanda hamil atau menstruasi

Apa Bedanya Bercak Darah Tanda Hamil atau Menstruasi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 28 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
arti warna darah haid bagi kesehatan

Normalkah Jika Darah Haid Saya Berwarna Cokelat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 10 September 2020 . Waktu baca 6 menit
bercak darah saat tidak sedang haid

Ada Bercak Darah Saat Tidak Sedang Haid? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 14 Juli 2020 . Waktu baca 3 menit
haid setelah aborsi

Kapan Bisa Mulai Haid Lagi Setelah Aborsi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 7 September 2019 . Waktu baca 4 menit