home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenapa Berat Badan Jadi Naik Selama Menstruasi?

Kenapa Berat Badan Jadi Naik Selama Menstruasi?

Perut kram, jerawat, sakit punggung, dan gejolak emosi yang naik-turun adalah beberapa tanda klasik dari PMS menjelang datangnya tamu bulanan. Selain itu, banyak pula wanita yang mengeluhkan angka di timbangannya naik saat mau mens. Apa penyebab berat badan naik saat haid? Simak di bawah ini.

Penyebab berat badan naik saat haid berhubungan dengan gejala PMS Anda

Sekitar 85% wanita akan mengalami PMS menjelang hari pertama menstruasinya. Meski belum diketahui pasti apa yang menyebabkan PMS, para ahli menduga bahwa serangkaian gejala menyebalkan ini berkaitan dengan perubahan hormon dalam tubuh wanita.

Perubahan hormon ini dapat memengaruhi peningkatan nafsu makan Anda. Nafsu makan Anda diatur oleh dua jenis hormon, yaitu ghrelin si pemicu nafsu makan yang diproduksi di lambung dan leptin yang diproduksi di sel leman untuk menekan rasa lapar. Perubahan hormon tubuh bisa mengacaukan kerja kedua hormon lapar ini, sehingga lambung memicu pelepasan hormon ghrelin yang lebih banyak sementara produksi leptin justru direm. Nafsu makan yang lebih tinggi tentu bisa menjadi penyebab berat badan naik saat haid.

Selain itu, peningkatan berat badan selama masa menstruasi juga mungkin dipengaruhi oleh penumpukan berat air dalam tubuh, alias retensi air. Penambahan berat badan air juga dipengaruhi oleh perubahan hormon selama menstruasi, ungkap Mary Jane Minkin, M.D seorang profesor ginekologi dari Yale Medical School.

Kali ini, hormon yang bertanggung jawab dalam peningkatan berat air adalah hormon estrogen. Kadar estrogen yang lebih banyak membuat sel-sel tubuh menyimpan lebih banyak cairan. Pada akhirnya, hal ini membuat tubuh terasa lebih kencang dan padat, terutama di bagian payudara. Kenaikan berat air ini bisa terjadi 5-7 hari sebelum menstruasi hari pertama, tapi jumlahnya pun tidak banyak — hanya sekitar 0.5 kg.

Perubahan mood juga bisa bikin berat badan naik saat haid

Masih terkait dengan perubahan hormon selama menstruasi. Menjelang haid, beberapa wanita mengalami perubahan mood drastis, seperti mudah marah, sedih, bahkan ada pula yang menunjukkan gejala depresi ringan. Gejolak emosi ditambah dengan stres harian dan gejala PMS lainnya yang menyakitkan bisa semakin meningkatkan kadar stres Anda. Makan saat emosi bisa membuat porsi makanan Anda jadi tidak terkontrol dan menyebabkan kenaikan berat badan.

Penelitian dalam International Journal of Eating Disorder tahun 2015 bahkan menunjukan bahwa perubahan mood saat menstruasi justru memberikan efek peningkatan nafsu makan yang lebih tinggi ketimbang efek perubahan hormon itu sendiri secara biologis.

Selain itu, perubahan emosi yang dibarengi dengan gejala nyeri PMS pada umumnya membuat beberapa wanita lebih jarang beraktivitas. Akibatnya, makanan yang masuk pun lebih sedikit dibakar. Itulah mengapa Anda bisa melihat berat badan naik saat haid.

Apakah kenaikan berat badan ini bersifat permanen?

Pada umumnya, kenaikan berat badan saat haid akan kembali menyusut setelah menstruasi Anda selesai. Saat Anda mulai menstruasi, kadar estrogen akan mulai menurun ke tingkat normalnya sehingga berat badan air pun bisa semakin kempes.

Namun tentu angka di timbangan bisa menetap atau bahkan semakin naik, apabila selama PMS dan menstruasi Anda tetap makan banyak.

Apa yang sebaiknya dilakukan untuk mengendalikan perubahan berat badan ini?

  • Minum banyak air untuk menghilangkan retensi air dengan mengonsumsi air 8-10 gelas per hari.
  • Hindari makanan berlemak, alkohol, dan kafein yang memicu tubuh untuk menahan air, khususnya sebelum periode menstruasi terjadi
  • Batasi makanan yang mengandung tinggi garam sebelum dan saat menstruasi untuk mengurangi berat air di dalam tubuh. Ini artinya, kurangi makanan asin maupun makanan yang berpengawet.
  • Selalu lakukan olahraga yang teratur sebelum dan saat menstruasi. Aktivitas fisik yang teratur membantu mengurangi gejala pra-menstruasi. Selain itu dengan olahraga dapat membantu mengurangi stres dan mengurangi nafsu makan yang timbul saat hormon estrogen memuncak (tepat sebelum darah menstruasi keluar).
  • Kontrol nafsu makan meningkat jelang menstruasi. Jangan sampai terlalu memanjakan diri dan menuruti nafsu untuk makan berlebihan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Higuera Valencia. 2016. Premenstrual Syndrome. [Online] Tersedia pada: https://www.healthline.com/health/premenstrual-syndrome#1(Diakses 2 Febuari 2018)

Shortsleeve Cassie. 2016. [Online] Tersedia pada: https://www.womenshealthmag.com/weight-loss/weight-gain-during-period (Diakses 2 Febuari 2018)

PMS Comfort. 2015. PMS Bloating and Weight Gain. [Online] Tersedia pada: http://www.pmscomfort.com/pms-pmdd-symptoms/pms-bloating-and-weight-gain.aspx (Diakses 2 Febuari 2018)

Victoria State Government. 2017. Premenstrual Syndrome. [Online] Tersedia pada: https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/premenstrual-syndrome-pms (Diakses 2 Febuari 2018)

Medicinet. Tanpa Tahun. Menstruatuion (Menstrual Cycle). [Online] Tersedia pada: https://www.medicinenet.com/menstruation/article.htm#what_happens_during_the_menstrual_cycle (Diakses 2 Febuari 2018)

Hilderbrandt, BA, dkk. 2015. The Effects of Ovarian Hormones and Emotional Eating on Changes in Weight Preoccupation Across the Menstrual Cycle. Int J Eat Disorder 48(5): 447-486

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Tanggal diperbarui 17/02/2018
x