Cara Mengatasi Nyeri Ovulasi (Mittelschmerz) Berdasarkan Gejalanya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 6 Juli 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tidak hanya menstruasi saja yang bisa menimbulkan nyeri. Selama masih ovulasi pun beberapa wanita ada yang merasakan sakit. Namun, nyeri ovulasi berbeda dengan gejala PMS. Lalu, bagaimana cara mengatasi nyeri ovulasi?

Cara mengatasi nyeri ovulasi berdasarkan gejalanya

Dalam dunia medis, nyeri ovulasi juga akrab disebut Mittelschmerz. Mittelschmerz adalah istilah dalam bahasa Jerman yang berarti “sakit di tengah”. Nyeri ovulasi biasa terjadi di pertengahan siklus haid Anda, kira-kira 2 minggu atau 14 hari sebelum hari pertama mens.

Menurut dr. Sherry A. Ross, pakar kesehatan wanita di Santa Monica, California, nyeri ovulasi disebabkan oleh kista folikel yang membengkak dan pecah untuk melepaskan sel telur. Cairan atau darah yang keluar dari kista dapat mengiritasi rongga perut yang menjadi penyebab rasa sakit.

Nyeri ovulasi bisa berlangsung sekitar 24 jam di salah satu sisi perut bagian bawah. Selain itu, ada beberapa gejala nyeri ovulasi lainnya. Masing-masing gejala nyeri ovulasi punya cara penanganan yang berbeda. Simak beberapa cara mengatasi nyeri ovulasi berikut ini:

1. Sakit punggung

Ovarium letaknya ada di pusat panggul. Maka tidak jarang punggung bawah ikut terasa sakit selama sedang ovulasi.

Cara mudah mengatasi gejala nyeri ovulasi ini adalah membenarkan postur tubuh agar lebih tegak saat duduk maupun berdiri, serta pijat sederhana.

Apabila rasa nyeri makin parah, coba minum ibuprofen atau naproxen.

2. Kram

Kram perut yang cukup menusuk dan tiba-tiba juga termasuk tanda bahwa ovulasi sedang berlangsung.

Cara mengatasinya, cobalah untuk mengubah posisi tubuh atau lebih banyak bergerak. Bergerak dapat memompa darah dan melancarkan sirkulasi oksigen dari kepala hingga kaki. Suplai darah yang baik membuat otot panggul menjadi lebih kuat sehingga dapat mencegah kram saat nyeri ovulasi terjadi.

3. Payudara bengkak dan sakit

Payudara bengkak dan terasa sakit ketika disentuh pun bisa menjadi tanda Anda sedang ovulasi. Nyeri ovulasi ini disebabkan karena hormon dalam tubuh yang sedang melangsungkan pelepasan sel telur matang.

Untuk mengatasi nyeri atau sakit ovulasi pada bagian payudara, Anda bisa mengonsumsi minuman berkafein seperti teh dan coklat hangat.

Selain itu, mengonsumsi makanan atau suplemen vitamin E dan vitamin B6 terbukti juga dapat mengurangi nyeri payudara menurut penelitian dari Johns Hopkins Medicine.

4. Perut kembung

Cairan serta darah yang muncul akibat kista ovarium yang meledak dapat membuat perut iritasi dan terasa kembung.

Untuk mengatasi gejala ovulasi ini, Anda bisa berbaring atau mandi air hangat untuk mengendurkan otot-otot panggul. 

Anda juga bisa menggunakan balsem hangat atau botol air hangat yang diletakkan di perut bagian bawah untuk meredakan rasa sakitnya.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Payudara Terasa Sakit, Apa Penyebabnya Selalu Kanker?

Penyebab payudara sakit kerap dikaitkan dengan kanker. Namun, apakah anggapan itu benar? Bagaimana penjelasan lengkapnya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kanker Payudara, Kanker 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit