Sudah Lama Tidak Haid (Amenore), Bahaya Apa Tidak Bagi Kesehatan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 7 Februari 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menstruasi atau haid merupakan hal yang penting bagi seorang wanita. Menstruasi yang normal menandakan wanita siap untuk bereproduksi dan menunjukkan bahwa sistem reproduksi Anda sehat dan berfungsi dengan semestinya. Amenore, yaitu tidak haid untuk beberapa waktu, merupakan salah satu gangguan menstruasi yang bisa juga berbahaya bila disertai dengan gejala lainnya. Apa saja risiko amenore bagi kesehatan wanita? Cari tahu informasi lengkapnya di bawah ini.

Apa itu amenore?

Amenore adalah kondisi tidak haid atau tidak menstruasi untuk sedikitnya tiga bulan berturut-turut. Amenore dibedakan jadi dua, yaitu amenore primer dan amenore sekunder.

Amenore primer terjadi ketika seorang wanita sudah berusia lebih dari 18 tahun tapi tidak pernah haid atau belum menstruasi sama sekali. Amenore sekunder terjadi ketika wanita yang sudah menstruasi pertama kali tiba-tiba tidak haid lebih dari tiga bulan berturut-turut (tetapi tidak hamil).

Apa saja bahayanya kalau sudah lama tidak haid?

Ada beberapa tanda bahaya amenore beserta gangguan lain yang biasanya menyertai bila seorang wanita sudah lama tidak haid, sekurang-kurangnya tiga bulan. Ini karena dalam kebanyakan kasus, amenore merupakan tanda atau gejala adanya penyakit lain, bukan suatu penyakit itu sendiri. Jadi yang perlu dikhawatirkan justru adanya penyakit lain yang diam-diam Anda idap.

Berikut adalah beberapa kemungkinan bahaya atau penyakit penyebabnya jika seorang wanita sudah lama tidak haid.

1. Tumor hipofisis

Tumor pada hipofisis (di dalam otak) umumnya menunjukkan gejala amenore yang disertai dengan keluhan sakit kepala dan gangguan penglihatan. Akan tetapi, tumor ini juga kadang ditunjukkan dengan gejala menstruasi yang tidak teratur. Bila Anda mencurigai kondisi ini, segera periksa ke dokter.

2. Amenore pada penderita anoreksia nervosa

Pada penderita anoreksia nervosa, amenore merupakan gejala awal sebelum penderita menjadi kurus, tidak ada nafsu makan, serta gangguan gizi berat tanpa letargi atau tampak lemah sekali. Setelah amenore, penderita baru mengalami penurunan tingkat metabolisme basal, nyeri epigastrium, hipoglikemia (gula darah rendah), suhu tubuh lebih rendah dari normal dan bradikardi atau detak jantung yang melambat.

Penderita juga akan tampak sangat kurus dengan gejala tumbuh rambut-rambut halus. Bila sudah cukup parah, akan mengalami atrofi atau pengecilan dari organ reproduksi sehingga penderita akan sulit memiliki anak (tidak subur).

Karena itu, bila Anda atau orang terdekat dicurigai mengidap anoreksia dan sudah tidak haid selama berbulan-bulan, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang terbaik.

3. Keluarnya cairan seperti susu dari payudara

Amenore ini disebut dengan amenore galaktore, yaitu amenore yang disertai dengan keluarnya cairan mirip susu dari payudara. Hal ini disebabkan oleh gangguan kelenjar hormon.

Penderita biasanya menjadi agak gemuk yang selanjutnya akan terjadi atrofi atau pengecilan dari organ reproduksi. Atrofi ini nantinya akan membuat Anda tidak subur.

Penyebab dari amenore galaktore masih belum jelas. Diduga karena adanya tumor hipofisis serta konsumsi obat antihipertensi atau obat penenang dalam jangka panjang.

4. Amenore sesudah melahirkan

Seusai melahirkan, umumnya wanita tidak haid. Akan tetapi, hati-hati jika selama menyusui terjadi perdarahan yang banyak dan disertai dengan kondisi syok atau kurangnya darah dalam pembuluh darah. Hal ini sering disebut dengan sindrom Sheehan.

Sindrom ini disebabkan karena terjadinya nekrosis, yaitu rusaknya jaringan pada organ pembentuk hormon-hormon reproduksi. Selain amenore, produksi ASI bisa terhambat, disertai dengan pengecilan organ reproduksi dan menurunnya libido. Hal ini dapat mengakibatkan wanita akan sulit untuk hamil lagi.

Bila kamu mengalami amenore dan disertai dengan gejala-gejala yang sudah disebutkan, maka sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter sebelum semakin berkelanjutan.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Memanjangkan kuku seringkali menjadi pilihan bagi kaum hawa untuk mempercantik diri. Namun, kuku yang panjang ternyata memiliki segelintir risiko.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sederet Cara Melancarkan Jadwal Haid Agar Kembali Teratur

Haid yang tidak teratur dapat membuat rencana liburan dan program hamil sulit terwujud. Berikut cara melancarkan haid yang bisa Anda coba.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Menstruasi 21 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

perbedaan mentega dan margarin

Perbedaan Mentega dan Margarin: Mana yang Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
mencium bau

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit