backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

Wajib Tahu! Ini 5 Manfaat Vitamin D untuk Wanita Menopause

Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita · General Practitioner · None


Ditulis oleh Winona Katyusha · Tanggal diperbarui 07/09/2023

Wajib Tahu! Ini 5 Manfaat Vitamin D untuk Wanita Menopause

Sebagian besar wanita yang telah memasuki masa menopause mengalami perubahan pada tubuhnya termasuk mengalami berbagai gangguan kesehatan tertentu. Untuk menjaga kesehatan tubuh, Anda perlu mengonsumsi makanan yang bergizi serta bernutrisi. Termasuk asupan vitamin D yang dipercaya dapat mengurangi gejala akibat estrogen yang terus berkurang. Berikut penjelasan mengenai manfaat vitamin D untuk wanita yang telah menopause.

Manfaat vitamin D untuk wanita menopause

Menopause merupakan suatu proses penuaan yang normal terjadi pada setiap wanita dan tidak bisa dicegah.

Namun, mengutip dari Harvard Health Publishing, mengonsumsi makanan tertentu, suplemen, vitamin, hingga olahraga dapat mengurangi dan mencegah keparahan beberapa gejala menopause.

Hal ini bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup wanita seiring bertambahnya usia.

Salah satu vitamin yang Anda butuhkan adalah vitamin D karena bermanfaat untuk menjaga tubuh berfungsi dengan baik.

Berikut adalah beberapa manfaat vitamin D untuk wanita yang sudah memasuki fase menopause.

1. Menurunkan risiko diabetes

penderita diabetes meninggal covid-19

Ketidakseimbangan hormon pada sebelum dan setelah menopause juga mengakibatkan kadar gula darah dalam tubuh naik turun.

Apabila tidak bisa terkontrol dengan baik, hal ini yang memicu terjadinya diabetes saat Anda menopause.

Tak hanya itu saja, tingkat vitamin D yang rendah juga mengakibatkan penurunan pelepasan insulin dalam tubuh.

Ternyata, vitamin D juga mempunyai manfaat untuk menurunkan kadar gula darah penderita diabetes tipe 2 termasuk untuk wanita menopause.

Vitamin D dipercaya dapat membantu mencegah diabetes seperti meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, yaitu hormon yang bertanggung jawab untuk mengatur kadar gula darah.

2. Menjaga kesehatan tulang

sakit tulang belakang

Anda perlu mengetahui  bahwa tubuh hanya dapat menyerap kalsium sebagai komponen utama tulang apabila di dalam tubuh terdapat vitamin D.

Mengutip dari John Hopkins Medicine, mengonsumsi vitamin D membantu penyerapan kalsium dan pembentukan tulang pada wanita menopause.

Lalu, vitamin D juga dapat membantu mengurangi risiko patah tulang belakang, pengapuran tulang (osteoporosis), serta kelemahan otot dan tulang (osteomalasia).

3. Mencegah kanker payudara

vitamin d bantu cegah kanker payudara

Kanker payudara menjadi salah satu masalah kesehatan wanita, termasuk ketika Anda memasuki fase menopause. Sebenarnya, menopause tidak meningkatkan risiko kanker payudara.

Namun, bertambahnya usia serta kadar hormon estrogen dalam tubuh Anda bisa menjadi salah satu pemicunya. Cara mencegah peningkatan risiko kanker payudara untuk wanita menopause salah satunya dengan mengonsumsi vitamin D.

Vitamin D berperan dalam mengontrol pertumbuhan sel payudara normal dan mungkin dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker payudara.

Ada pula sifat anti karsinogenik yang akan melawan zat-zat penyebab penyakit kanker dalam vitamin D.

Kondisi ini juga bergantung dari varian dalam gen reseptor vitamin D yang mengatur bagaimana sel dalam tubuh Anda menyerap vitamin.

Gen reseptor inilah yang memengaruhi kemampuan vitamin D untuk mencegah atau membuat kanker jadi tidak terlalu parah.

4. Menjaga kesehatan organ intim

Bagian vagina yang tidak dan boleh dibersihkan

Gejala atau tanda menopause juga dapat memengaruhi keadaan organ intim wanita, yaitu vagina. Sebagian masalah yang biasanya dialami adalah vagina kering, gatal-gatal, hingga iritasi.

Ini sebenarnya normal terjadi, mengingat saat menopause, kadar estrogen yang melumasi dan menjaga elastisitas otot vagina menurun.

Akibatnya, hal ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk dalam kegiatan seksual serta kenyamanan Anda dalam beraktivitas.

Kabar baiknya, vitamin D juga bermanfaat mengatasi masalah yang memengaruhi organ intim untuk wanita menopause.

Vitamin D dapat membantu meningkatkan pertumbuhan sel epitel vagina yang akan mengurangi gejala gatal-gatal dan iritasi, terutama untuk wanita menopause.

Fungsi  lainnya, vitamin D juga membantu mengatasi masalah vagina kering dan menjaga keseimbangan pH vagina yang nantinya bisa mencegah masalah seperti bacterial vaginosis.

5. Meningkatkan suasana hati

penyakit yang mengintai wanita setelah menopause

Selain memengaruhi kondisi vagina, menopause juga dapat memengaruhi suasana hati Anda karena perubahan hormon dalam tubuh.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan menopause dapat memicu depresi, mudah tersinggung, hingga kelelahan berkepanjangan.

Maka dari itu, Anda perlu melakukan sesuatu untuk megatasi hal tersebut. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi vitamin D.

Vitamin D juga berperan penting dalam mengatur emosi dan meningkatkan suasana hati.

Memenuhi asupan vitamin D untuk wanita menopause

makanan sumber vitamin D
Sumber: Health Europa

Sebenarnya, tubuh sudah bisa menghasilkan vitamin D sendiri. Meski demikian, Anda sebaiknya juga menambahkan asupan dari luar agar bisa memenuhi kebutuhan vitamin harian.

Cara yang paling mudah adalah dengan berjemur di bawah sinar matahari sekitar 15 – 20 menit di pagi hari secara teratur.

Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang juga mengandung vitamin D yang cukup tinggi seperti:

  • minyak ikan kod,
  • ikan sarden,
  • ikan tuna,
  • ikan salmon,
  • daging,
  • susu,
  • jamur,
  • dan lain-lain.

Untungnya, masih ada suplemen vitamin D sebagai solusinya. Kebutuhan setiap orang dalam mengonsumsi vitamin D termasuk untuk wanita menopause sebenarnya berbeda-beda.

Pada orang yang lebih tua, biasanya vitamin D yang bisa diminum adalah 600 – 800 IU. Sebagian suplemen juga aman dikonsumsi tanpa resep dokter.

Agar tidak menimbulkan masalah, lebih baik konsultasikan kembali kepada dokter atau ahli gizi sehingga Anda akan mendapatkan rekomendasi suplemen yang tepat dan terbaik.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Damar Upahita

General Practitioner · None


Ditulis oleh Winona Katyusha · Tanggal diperbarui 07/09/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan