Hadapi Gejala Menopause dengan Menghindari 5 Jenis Makanan Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 18 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Memasuki fase menopause, banyak kemunculan gejala yang dapat memengaruhi suasana hati dan tubuh Anda. Gejala tersebut bahkan diperburuk oleh asupan makanan yang tidak diperhatikan. Maka itu, kenali dahulu apa saja makanan yang perlu dihindari untuk para wanita yang memasuki masa menopause. 

Jenis makanan yang harus dihindari wanita menopause

Beberapa gejala menopause, seperti sensasi kepanasan (hot flashes), kenaikan berat badan, dan kurang tidur dapat dikurangi dengan memperhatikan makanan Anda. Ada beberapa jenis makan yang perlu dihindari bagi para wanita menopause. 

1. Makanan olahan dan tinggi gula

Makanan olahan biasanya tinggi bahan tambahan makanan, seperti gula. Hal ini bisa meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. 

Tingginya gula darah, resistensi insulin, dan sindrom metabolik akibat makan makanan olahan berkaitan erat dengan meningkatnya kejadian hot flases pada wanita menopause. 

2. Makanan pedas

efek makanan pedas

Selain makanan olahan, jenis makanan lain yang perlu Anda hindari ketika memasuki masa menopause adalah makanan pedas. 

Pada tahun 2013 terdapat sebuah penelitian dalam The Journal Of Clinical Endocrinology & Metabolism yang melibatkan 896 wanita di Spanyol dan Amerika Selatan.

Para wanita tersebut kemudian diteliti untuk melihat apakah terdapat hubungan antara gaya hidup dengan meningkatnya gejala menopause berupa hot flashes

Hasilnya ternyata gejala-gejala tersebut dipengaruhi oleh makanan pedas yang sering mereka makan sehingga menyebabkan suhu tubuh lebih tinggi dan membuat mereka kepanasan. 

Walaupun demikian, tidak setiap wanita menopause akan mengalami hal yang sama ketika makan makanan pedas. Semuanya tergantung pada toleransi pedas setiap orang. 

3. Cepat saji

makanan cepat saji

Salah satu gejala menopause yang cukup mengganggu para wanita adalah kenaikan berat badan dan makanan cepat saji adalah salah satu hal yang membuat Anda lebih berisiko lagi terhadap kenaikan berat badan. 

Makanan cepat saji umumnya mengandung lemak jenuh yang tinggi, sehingga membuat penumpukan lemak di tubuh menjadi lebih cepat. Akibatnya, para wanita menopause yang sering mengonsumsi makanan cepat saji cenderung lebih cepat mengalami kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko serangan jantung. 

Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk membatasi makanan cepat saji ketika sudah memasuki masa menopause. 

4. Kafein

intoleransi kafein

Tak hanya makanan, pada tahun 2015, terdapat pula sebuah penelitian yang meneliti hubungan kafein dan gejala menopause pada wanita. Dari penelitian tersebut terlihat bahwa wanita menopause yang mengonsumsi kafein lebih sering mengalami hot flashes dibandingkan mereka yang jarang minum minuman berkafein. 

Selain itu, kafein juga membuat para wanita menopause ini mengalami kesulitan untuk mendapatkan tidur yang nyenyak. Maka itu, lebih baik mengurangi konsumsi kopi dan minuman berkafein lainnya agar Anda dapat menjalani masa menopause dengan lebih nyaman. 

5. Alkohol

tes alkohol

Selain jenis makanan yang mungkin harus dihindari oleh para wanita menopause, alkohol mungkin juga perlu Anda batasi konsumsinya. 

Wanita yang minum minuman beralkohol 2-5 gelas per hari lebih rentan terhadap kanker payudara dibandingkan mereka yang tidak menyentuh alkohol sama sekali. Selain itu, para peminum alkohol berat juga lebih sering mengalami hot flashes

Gejala yang menandakan Anda memasuki masa menopause memang tidak begitu menyenangkan. Meski para wanita yang memasuki masa menopause tak dapat menghindarinya, Anda masih bisa mengurangi frekuensi gejala tersebut dengan menghindari jenis makanan di atas. Jika ragu, cobalah berkonsultasi dengan dokter agar tahu kondisi Anda. 

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Jenis Makanan Sehari-hari yang Berbahaya Jika Dikonsumsi

Mungkin Anda tidak menyadari ada beberapa jenis makanan sehari-hari yang berbahaya bagi kesehatan. Tahukah Anda, makanan apa sajakah itu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Fakta Gizi, Nutrisi 3 Agustus 2019 . Waktu baca 6 menit

Berbagai Tanda dan Gejala Anda Sebentar Lagi Mau Menopause

Setiap wanita dewasa pada akhirnya akan menopause. Selain berhentinya menstruasi, apa lagi tanda dan gejala awal menopause yang umum muncul?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Kesehatan Wanita, Menopause 5 November 2018 . Waktu baca 3 menit

Daftar Makanan Bebas Gula untuk Anda yang Sedang Diet Gula

Terlalu banyak mengosumsi makanan manis tidak baik untuk kesehatan. Untungnya, beberapa makanan bebas gula berikut bisa jadi pilihan untuk Anda dinikmati.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 3 Oktober 2018 . Waktu baca 4 menit

Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

Anda mungkin pernah membaca atau mendengar berita ada wanita lansia yang sudah menopause bisa hamil dan memiliki anak. Kok bisa, ya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesuburan, Kehamilan 11 Juli 2018 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mempersiapka gejala menopause

Memasuki Usia 40-an? Begini Cara Bersiap-siap Menghadapi Menopause

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10 September 2020 . Waktu baca 3 menit
diet gagal ginjal

Diet Gagal Ginjal: Seberapa Penting dan Bagaimana Caranya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 31 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit
berat badan naik menopause

Berat Badan Malah Naik Setelah Menopause? Ternyata Ini Sebabnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 17 November 2019 . Waktu baca 3 menit
perimenopause adalah

Kenali Periode Perimenopause, Masa Transisi Wanita Menuju Menopause

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 14 September 2019 . Waktu baca 5 menit