home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Prosedur VCUG untuk Diagnosis Kelainan Kandung Kemih dan Uretra

Prosedur VCUG untuk Diagnosis Kelainan Kandung Kemih dan Uretra

Kelainan kandung kemih dan uretra bisa dokter ketahui melalui voiding cystourethrogram atau VCUG. Pemeriksaan ini akan membantu dokter dalam melihat apakah saluran kemih Anda berfungsi dengan baik atau tidak.

Apa itu voiding cystourethrogram (VCUG)?

Voiding cystourethrogram atau VCUG adalah pemeriksaan untuk melihat kelainan kandung kemih dan uretra yang berkaitan dengan refluks vesikoureter.

Seseorang yang mengalami refluks vesikoureter mengalami kondisi aliran balik urine dari kandung kemih ke ureter (saluran penghubung kandung kemih dengan ginjal).

Prosedur medis ini juga dapat dilakukan untuk mendiagnosis penyakit urologi lainnya, seperti striktur ureter yang membuat Anda kesulitan mengosongkan kandung kemih.

Dokter akan melakukan prosedur VCUG menggunakan sebuah kateter, yakni selang tipis dan lentur yang akan dimasukkan melalui uretra hingga kandung kemih.

Selanjutnya, dokter akan mengalirkan pewarna kontras yang akan terlihat pada pemeriksaan rontgen untuk mengetahui hasil tes.

Siapa yang membutuhkan prosedur ini?

Voiding cystourethrogram umumnya bertujuan mencari kondisi yang menyebabkan infeksi saluran kemih, khususnya pada anak yang mengidap penyakit ini lebih dari satu kali.

Infeksi ini bisa terjadi akibat adanya refluks vesikoureter. Pada anak-anak, hal ini terjadi akibat kelainan yang memungkinkan urine mengalir kembali ke ureter atau ginjal.

Selain itu, pemindaian kandung kemih dan uretra juga Anda lakukan untuk mendiagnosis dan memeriksa kondisi berikut.

  • Infeksi saluran kemih berulang.
  • Trauma pada kandung kemih dan uretra.
  • Inkontinensia urine atau kesulitan mengontrol keluarnya air kencing.
  • Cacat lahir pada kandung kemih atau uretra.
  • Penyempitan atau striktur ureter yang menghambat saluran urine dari ginjal sampai kandung kemih pada pria.

Persiapan sebelum prosedur VCUG

konsultasi ke dokter urologi

Tidak ada persiapan khusus sebelum menjalani prosedur VCUG. Namun, beritahu dokter Anda bila memiliki sejumlah kondisi berikut ini.

  • Sedang hamil atau menunjukkan tanda-tanda hamil.
  • Mengalami gejala infeksi saluran kemih, seperti nyeri atau panas saat buang air kecil.
  • Menjalani pemeriksaan rontgen dengan cairan kontras seperti barium enema dalam empat hari ke belakang.
  • Mengonsumsi obat yang mengandung bismut, seperti Pepto-Bismol.
  • Alergi terhadap pewarna yodium yang digunakan dalam cairan kontras atau zat apa pun yang mengandung yodium.
  • Pernah mengalami reaksi alergi parah (anafilaksis).
  • Menggunakan alat kontrasepsi IUD (spiral).

Voiding cystourethrogram mungkin lebih umum dilakukan oleh anak-anak.

Persiapkan buah hati Anda dengan menjelaskan tentang prosedur ini menggunakan bahasa yang sederhana.

Gunakanlah kata-kata positif sesering mungkin. Hal ini akan mengurangi rasa takut buah hati Anda dan membantunya memahami yang akan dihadapi selama prosedur ini.

Prosedur VCUG

Voiding cystourethrogram dapat dilakukan oleh seorang radiologis atau dokter spesialis urologi.

Petugas medis yang menangani Anda juga akan dibantu oleh seorang teknisi radiologi.

Dokter akan meminta Anda buang air kecil sebelum memulai pemeriksaan. Selanjutnya, Anda diarahkan untuk berbaring telentang di atas meja periksa.

Kemudian, petugas akan membersihkan area kelamin dan menutupinya dengan kain steril.

Pada pasien pria, petugas akan memberikan sebuah pelindung yang terbuat dari timah untuk melindungi area genital dari paparan radiasi selama prosedur VCUG.

Petugas lalu memasukkan kateter perlahan ke dalam kandung kemih.

Setelah itu, petugas menyuntikkan cairan kontras melalui kateter hingga memenuhi kandung kemih.

Selama proses ini, Anda mungkin akan merasakan sedikit ketidaknyamanan.

Setelah kandung kemih terisi, pemindaian gambar akan berlangsung saat Anda berdiri, duduk, dan berbaring.

Lalu, dokter akan melepaskan kateter dan mengambil gambar rontgen saat buang air kecil.

Dokter mungkin akan meminta Anda untuk berhenti buang air kecil sejenak, berganti posisi, lalu mulai buang air kecil kembali.

Jika Anda kesulitan buang air kecil pada salah satu posisi, dokter bisa meminta Anda untuk mencoba kembali dengan posisi berbeda.

Seluruh prosedur voiding cystourethrogram biasanya berlangsung selama 30–45 menit hingga satu jam.

Anda biasanya tidak harus menjalankan rawat inap setelah melakukan tes ini.

Bagaimana hasil dari prosedur VCUG?

pemeriksaan dokter

Radiologis akan mengirimkan hasil ke dokter yang bertanggung jawab untuk menjelaskannya.

Hasil tes juga akan menentukan Anda perlu menjalani pemeriksaan lanjutan atau tidak.

Beberapa hasil prosedur VCUG dapat Anda terima segera setelah menjalani pemeriksaan ini.

Hasil akhir umumnya baru akan menyusul dalam 1–2 hari setelahnya.

1. Normal

Hasil pemeriksaan terbilang normal apabila struktur uretra dan kandung kemih tampak normal.

Selain itu, aliran urine dari kandung kemih lancar dan cairan kontras dapat mengalir keluar melalui uretra. Dengan begitu, kandung kemih pun dapat kosong seutuhnya.

2. Abnormal

Hasil pemeriksaan voiding cystourethrogram tidak normal bila menunjukkan kondisi berikut ini.

  • Terdapat batu, tumor, atau penyempitan pada kandung kemih atau uretra.
  • Tes dilakukan karena adanya cedera pada kandung kemih.
  • Dinding uretra atau kandung kemih memiliki sobekan.
  • Urine mengalir balik dari kandung kemih ke ureter.
  • Cairan kontras bocor dan keluar dari uretra.
  • Kandung kemih tidak kosong sepenuhnya.
  • Kelenjar prostat membesar.

Walaupun begitu, pemeriksaan VCUG bisa memperlihatkan hasil tidak jelas apabila Anda tidak bisa langsung membuang air kecil selama prosedur.

Pemeriksaan perlu ditunda ketika timbul rasa nyeri, kejang otot, atau masalah perkemihan lainnya saat pemasangan kateter.

Adakah efek samping dari prosedur VCUG?

Prosedur VCUG umumnya tergolong aman dan biasanya tidak menimbulkan efek samping.

Anda bisa saja merasakan sensasi terbakar saat buang air kecil selama satu atau dua hari. Urine juga bisa berubah menjadi merah muda.

Kondisi tersebut bisa Anda atasi dengan minum air putih lebih banyak.

Namun, prosedur VCUG bisa meningkatkan risiko kerusakan pada kandung kemih atau uretra bila cairan kontras dialirkan dengan tekanan yang terlalu besar.

Selain itu, cairan kontras dapat memicu reaksi alergi.

Proses pemasangan kateter urine dalam pemeriksaan ini juga dapat menyebabkan infeksi saluran kemih pada sebagian orang.

Melansir Michigan Medicine, terdapat pula risiko kerusakan sel atau jaringan akibat radiasi selama pemeriksaan rontgen.

Akan tetapi, risiko komplikasi ini terbilang amat kecil daripada manfaat yang Anda dapatkan.

Walaupun begitu, Anda mungkin perlu segera menghubungi dokter bila merasakan efek samping serius seperti berikut ini.

  • Urine tetap berwarna merah atau terdapat gumpalan darah dalam urine (hematuria) setelah buang air kecil beberapa kali.
  • Belum bisa buang air kecil secara normal dalam 8 jam setelah pemeriksaan.
  • Mengalami infeksi dengan gejala, seperti demam, ingin buang air kecil tiba-tiba, nyeri atau rasa terbakar, serta sakit parah pada panggul atau perut bagian bawah.

Jika memiliki pertanyaan mengenai prosedur dan risiko dari prosedur VCUG, konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan solusi terbaik.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

What is a Voiding Cystourethrogram?. Urology Care Foundation. Retrieved 3 November 2021, from https://www.urologyhealth.org/urology-a-z/v/voiding-cystourethrogram

VCUG (Voiding Cystourethrogram): Test & Procedure. Cleveland Clinic. (2020). Retrieved 3 November 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diagnostics/16431-voiding-cystourethrogram-vcug

Pediatric Voiding Cystourethrogram. Radiologyinfo.org. (2021). Retrieved 3 November 2021, from https://www.radiologyinfo.org/en/info/voidcysto

Cystourethrogram. Michigan Medicine. (2020). Retrieved 3 November 2021, from https://www.uofmhealth.org/health-library/hw210845

Vesicoureteral Reflux (VUR). National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. (2018). Retrieved 3 November 2021, from https://www.niddk.nih.gov/health-information/urologic-diseases/hydronephrosis-newborns/vesicoureteral-reflux

Janssen, K. M., Kirsch, A. J., Crisostomo-Wynne, T. C., Leong, T., Cuda, S. P., & Arlen, A. M. (2021). Standardized protocol for voiding cystourethrogram: Are recommendations being followed?. Journal of pediatric urology, 17(1), 66.e1–66.e6. https://doi.org/10.1016/j.jpurol.2020.10.009

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Satria Aji Purwoko Diperbarui 3 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan