home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Pasangan Menolak Berhubungan Intim, Apa yang Harus Dilakukan?

Pasangan Menolak Berhubungan Intim, Apa yang Harus Dilakukan?

Pernahkah Anda mengajak pasangan untuk berhubungan intim, namun yang didapat malah berupa penolakan? Pastinya dalam benak Anda muncul seribu pertanyaan dan akan membuat galau semata. Tenang, Anda tidak sendirian. Simak artikel berikut ini untuk tahu apa yang harus dilakukan jika pasangan tidak mau berhubungan intim.

Apa penyebab pasangan tidak mau berhubungan intim?

Fenomena pasangan yang tiba-tiba menolak bercinta itu normal. Biasanya hal ini terjadi saat Anda sudah menjadi terbiasa dengan kehadiran satu sama lain.

Namun, ada saat-saat di mana pasangan tidak mau berhubungan intim sama sekali. Bahkan, jika Anda tanyakan langsung penyebabnya, pasangan Anda mungkin hanya diam seribu bahasa.

Begini penjelasannya. Berada dalam suatu hubungan jangka panjang tidak harus serta merta selalu berputar pada kehidupan seks.

Jika hasrat seks salah satu pasangan menurun, itu normal adanya. Akan tetapi, ini bukan berarti Anda harus menyerah dan tak bisa lagi berhubungan intim.

Tenang, Anda tidak sendirian. Banyak orang di luar sana yang tidak terpenuhi kebutuhan seksual dalam hubungan mereka.

Ada beberapa kemungkinan alasan yang berbeda beberapa pasangan tidak mau berhubungan intim:

1. Pasangan Anda sedang stres

Menurut laman NHS, stres, kecemasan, dan kelelahan dapat berdampak besar pada kebahagiaan Anda, termasuk pada penurunan hasrat seksual.

Oleh karena itu, tidak menutup kemungkinan pasangan Anda mungkin sedang menghadapi suatu masalah, entah dari aspek pekerjaan atau kehidupan rumah tangga.

Pikiran yang tidak tenang tersebut mungkin menjadi penyebab mengapa pasangan Anda tidak mau berhubungan intim.

2. Hormon seks yang rendah

Hal ini umum terjadi jika pasangan Anda mengidap beberapa penyakit yang bisa menurunkan hasrat alias libidonya.

Bahkan, mengonsumsi beberapa obat-obatan bisa membuat kadar hormon seksual menurun drastis.

Jika pasangan Anda sedang mengonsumsi obat-obatan hipertensi, antidepresan, atau menggunakan kontrasepsi, besar kemungkinan obat-obatan tersebut penyebabnya.

3. Takut atau tidak nyaman saat berhubungan seks

Pasangan yang tidak mau berhubungan intim dengan Anda mungkin mengalami ketakutan atau ketidaknyamanan.

Perasaan takut dan tidak nyaman tersebut datangnya bisa dari masa lalu, atau memang saat sedang berhubungan seks dengan Anda.

Hal tersebut bisa dari kurangnya foreplay, fantasi seks yang berbeda, atau mungkin rasa sakit saat berhubungan seksual.

4. Pasangan tidak terhubung secara emosional dengan Anda

Tidak terikat secara emosional juga bisa jadi penyebab pasangan tidak mau berhubungan intim dengan Anda.

Hal ini bisa disebabkan oleh komunikasi yang buruk, terlalu lama menghabiskan waktu berdua, atau bahkan kemungkinan adanya pihak ketiga dalam hubungan Anda.

Cara menghadapi pasangan yang tidak mau berhubungan intim

Pasangan mengalami masalah disfungsi seksual

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan saat pasangan menolak berhubungan seks:

1. Bicarakan perasaan Anda

Saat pasangan ogah berhubungan seks, bicarakan dengan emosi yang netral, agar perbincangan tidak diakhiri dengan pertengkaran.

Cara ini mungkin tidak bisa sekali dicoba langsung berhasil. Buatlah pendekatan yang lebih intim dan personal agar Anda bisa menemukan jawaban dari pasangan.

Misalnya, Anda bisa mengatakan bahwa Anda merindukan momen-momen bermesraan dengannya di ranjang, dan Anda merasa sedih mendapat penolakan darinya.

Coba dengarkan baik-baik apa yang menjadi alasan pasangan tidak mau berhubungan intim. Hindari memaksakan kehendak dan coba posisikan diri sebagai pasangan Anda.

Dengan membicarakan secara efektif, persetujuan mengenai hubungan seks akan tercapai dan tidak ada pihak yang terlukai.

2. Berusahalah untuk menemukan gairah lagi

Jika Anda awalnya cukup sering berhubungan seks, Anda pasti mengetahui sedikit banyak hal yang dapat membuat pasangan Anda bergairah.

Anda boleh mencoba hal tersebut agar gairah pasangan untuk berhubungan seksual dalam muncul kembali.

Sebagai contoh, Anda dan pasangan mungkin dulu pernah melakukan fantasi seks dengan roleplay.

Tak ada salahnya mencoba mempraktikkan kembali cara-cara lama untuk memantik api gairah pasangan Anda.

3. Perbaiki penampilan Anda

Tidak menutup kemungkinan pasangan tidak mau berhubungan intim karena ada yang kurang sesuai dengan penampilan Anda.

Dalam suatu hubungan yang sudah terbiasa apa adanya satu sama lain, kadang kita melupakan unsur penampilan begitu saja. Hal ini tidak bisa dibiarkan terus menerus.

Coba untuk mempercantik dan mempergagah diri. Untuk wanita, Anda bisa mencoba memakai make up dan berpakaian seksi.

Sementara itu, pria bisa mencoba lebih rajin berolahraga agar tubuh Anda tampak menggiurkan di mata pasangan.

4. Lakukan kencan dan hal romantis lainnya

Agar ikatan emosional Anda dan pasangan kembali terbangun, aturlah kencan atau aktivitas romantis berdua dengan pasangan.

Anda bisa menonton konser, menonton, atau bahkan makan malam berdua dengan sentuhan wine dan aromaterapi sembari mengulang kenangan indah di ranjang.

5. Mencoba hal baru di tempat tidur

Memang rasanya aneh pada awalnya bila Anda dan pasangan melakukan eksperimen di ranjang, terlebih jika hubungan Anda sudah berjalan cukup lama.

Namun, tak ada salahnya mencoba dan membuat pasangan Anda tertarik dengan posisi seks yang baru saat di ranjang.

Itu dia berbagai kemungkinan penyebab pasangan tidak mau berhubungan intim, serta bagaimana cara mengatasinya.

Kuncinya adalah komunikasi yang baik serta saling memahami satu sama lain.

Apabila cara-cara di atas masih belum efektif mengembalikan keinginan pasangan untuk berhubungan intim, Anda dan pasangan bisa mencoba berkonsultasi ke dokter atau psikolog.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Sexual Consent – Planned Parenthood. (n.d.). Retrieved June 17, 2021, from https://www.plannedparenthood.org/learn/relationships/sexual-consent 

All About Communication – Planned Parenthood. (n.d.). Retrieved June 17, 2021, from https://www.plannedparenthood.org/learn/teens/relationships/all-about-communication 

Talking with your partner about sex – Planned Parenthood. (n.d.). Retrieved June 17, 2021, from https://www.plannedparenthood.org/learn/teens/relationships/all-about-communication/talking-your-partner-about-sex 

Gollszek, A. (2014). The Stress-Sex Connection – Psychology Today. Retrieved June 17, 2021, from https://www.psychologytoday.com/us/blog/how-the-mind-heals-the-body/201412/the-stress-sex-connection 

White, MD. (2014). When Your Partner Doesn’t Meet Your Needs, What Can You Do? – Psychology Today. Retrieved June 17, 2021, from https://www.psychologytoday.com/intl/blog/maybe-its-just-me/201404/when-your-partner-doesnt-meet-your-needs-what-can-you-do 

Loss of libido (reduced sex drive) – NHS. (2020). Retrieved June 17, 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/loss-of-libido/ 

Low sex drive in women – Mayo Clinic. (2020). Retrieved June 17, 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/low-sex-drive-in-women/symptoms-causes/syc-20374554 

Decreased Libido – Hormone Health Network. (2018). Retrieved June 17, 2021, from https://www.hormone.org/diseases-and-conditions/decreased-libido 

Rajjah, K., Veettil, S., Mathew, EM. (2012). Psychological impotence: Psychological erectile dysfunction and erectile dysfunction causes, diagnostic methods and management options. Scientific Research And Essays, 7(4). https://doi.org/10.5897/SRE11.1065

Hamilton, L., & Meston, C. (2013). Chronic Stress and Sexual Function in Women. The Journal Of Sexual Medicine, 10(10), 2443-2454. https://doi.org/10.1111/jsm.12249

Bekhbat, M., & Neigh, G. N. (2018). Sex differences in the neuro-immune consequences of stress: Focus on depression and anxiety. Brain, behavior, and immunity, 67, 1–12. https://doi.org/10.1016/j.bbi.2017.02.006

Dewitte, M., & Mayer, A. (2018). Exploring the Link Between Daily Relationship Quality, Sexual Desire, and Sexual Activity in Couples. Archives of sexual behavior, 47(6), 1675–1686. https://doi.org/10.1007/s10508-018-1175-x

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Novita Joseph Diperbarui 17/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
x