Tes VCT

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Definisi

Apa itu tes VCT?

VCT adalah singkatan dari voluntary counseling and testing, yaitu serangkaian tes untuk mengetahui Anda apakah positif atau negatif mengidap HIV. Tes ini bersifat rahasia dan sukarela, yang berarti keputusan untuk mengikuti tes sepenuhnya pilihan Anda sendiri dan Anda memiliki hak untuk privasi mutlak.

Infeksi HIV di awal perkembangannya tidak menimbulkan gejala HIV yang jelas sehingga seseorang sering tidak menyadari ia sudah terkena HIV. Karena itulah, tujuan VCT adalah untuk mendeteksi HIV sedini mungkin dan membantu mencegah, merawat, dan mengobati HIV sebelum terlambat.

Keunggulan utama dari tes VCT adalah hemat biaya sebab Anda akan lebih cepat dalam mendeteksi HIV. Berbeda dengan apabila Anda terlambat mendiagnosis HIV dan ternyata hasilnya positif, otomatis biaya pengobatan dan rawat inap akan jauh lebih mahal dan membengkak.

Siapa saja yang perlu tes VCT?

Berdasarkan laporan siaran pers dari Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, ada sebanyak 10 ribu orang yang mengidap HIV dalam jangka waktu Januari sampai Maret 2017.

Kasus HIV tertinggi dilaporkan terjadi pada kelompok usia 25-49 tahun (69.6%) yang diikuti oleh kelompok umur 20-24 tahun sebesar 17,6 persen. HIV dapat mengancam nyawa bila terlambat dideteksi dan tidak mendapatkan pengobatan HIV yang tepat. Salah satu jenis tes HIV yang tersedia adalah tes VCT berkala selama 90 hari.

Setiap orang yang aktif secara seksual (pernah dan/atau sering berhubungan seks) perlu menjalani tes VCT  orang telah melakukan hubungan seks berisiko, seperti seks tanpa kondom dan berganti-ganti pasangan.

Pasangan yang merencanakan pernikahan dan kehamilan, dan wanita hamil juga perlu menjalani tes HIV ini apabila termasuk berisiko tinggi terhadap HIV.

Peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani tes VCT?

Anda disarankan untuk melakukan tes VCT adalah ketika pertama minimal setelah 3 bulan melakukan hubungan seks berisiko untuk memastikan apakah benar Anda terjangkit HIV.

Tes kedua untuk VCT adalah setelah 3 bulan dari tes yang pertama jika hasilnya menunjukkan hasil nonreaktif (negatif), yang terakhir dilakukan tiga bulan setelah tes kedua.

Ingat, jika mendapatkan hasil negatif dari tes HIV pertama bukan berarti Anda lantas terbebas dari HIV. Tubuh umumnya akan mulai membentuk antibodi sekitar tiga minggu sampai 3 bulan setelah pertama kali terjangkit virus HIV.

Periode ini disebut dengan masa jendela HIV, yang bisa bertahan hingga 42 hari. Namun, seberapa cepat tubuh membentuk antibodi bisa berbeda antar satu orang dengan yang lainnya. ADA yang membutuhkan waktu lebih lama atau bahkan lebih cepat dari tiga bulan.

Maka dari itu, Anda akan direkomendasikan menjalani tes lanjutan untuk VCT adalah setiap 3 bulan sehingga mendapatkan diagnosis yang pasti. Tempat untuk menjalani tes VCT adalah di puskesmas, rumah sakit, dan klinik penyedia layanan VCT.

Prosedur

VCT adalah proses tiga tahap yang melibatkan konseling pra-tes, tes HIV, dan konseling setelah tes. Tes ini bersifat rahasia karena Anda akan menandatangani lembar persetujuan tertulis sebelum mulai menjalani tes VCT. Setelah pasien menandatanganinya secara sukarela, maka VCT baru dapat segera dilakukan.

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani tes VCT?

Tahapan awal untuk tes VCT adalah konseling. Konseling ini bertujuan untuk mempersiapkan Anda terhadap tes HIV nantinya dan membantu Anda mengantisipasi hasilnya — apakah positif atau negatif.

Pemandu dalam konseling pad tes VCT adalah seorang konselor terlatih yang akan lebih dulu bertanya seputar alasan Anda mengikuti rangkaian tes VCT ini.

Selanjutnya konselor akan menjelaskan kepada Anda tentang apa itu HIV, bagaimana penularannya, seberapa besar risiko Anda, hingga menjelaskan mengenai pemeriksaan, pengobatan, dan pencegahan HIV.

Ia juga akan memperbaiki kesalahpahaman yang mungkin Anda miliki tentang HIV, serta menjelaskan pentingnya dan manfaat mengetahui status HIV Anda.

Selain itu, dia akan membahas berbagai pilihan yang tersedia bagi Anda dan memberi Anda kesempatan untuk mengajukan pertanyaan yang mungkin Anda miliki tentang HIV atau tes HIV.

Anda akan didorong untuk berbicara bebas tentang ketakutan dan kekhawatiran Anda. Tenang, semua yang Anda katakan bersifat rahasia dan tidak akan dibocorkan keluar dari ruangan konseling tersebut.

Manfaat melakukan konseling sebelum tes VCT adalah Anda jadi bisa merencanakan perawatan HIV dan pengobatan lebih cepat apabila nantinya benar terdiagnosis positif HIV.

Selain itu, pasien akan lebih memahami cara mengurangi risiko penularan dari ibu ke anak (bila pasien sedang hamil) dan mencegah penyakit kelamin menular seksual.

Namun perlu dicatat bahwa orang yang tidak menginginkan konseling sebelum tes HIV tidak akan dipaksakan untuk menjalaninya. Tahapan konseling pada tes VCT adalah berdasarkan kesukarelaan dan memerlukan persetujuan dari pasien itu sendiri.

Bagaimana prosedur tes VCT?

Ada tiga jenis tes antibodi HIV yang umum: tes Elisa, tes Western Blot, dan Rapid test. Lagi-lagi, dokter akan meminta persetujuan Anda sebelum menjalani tes apapun. Semua tes ini sangat handal dan akurat.

Tes Elisa dan Western blot pada VCT adalah pengambilan sampel darah. Sampel darah Anda akan dikirim ke laboratorium untuk pengujian dan hasilnya akan diterima seminggu kemudian.

Rapid test pada VCT adalah pengambilan setetes darah oleh petugas dengan menusuk jari Anda. Setetes darah ini akan ditempatkan di kaca obyek untuk kemudia diteteskan bahan kimia khusus. Hasil Anda akan tersedia dalam 15 menit. Jika hasil tes adalah positif, maka tes yang sama akan dilakukan lagi untuk benar-benar memastikan diagnosisnya.

Tes antibodi HIV pada VCT adalah tes untuk mendeteksi antibodi bila tubuh telah menghasilkan jumlah yang cukup. Dengan teknologi baru, Anda bisa secepatnya mendapatkan tes sebelum 3 bulan.

Namun, masih ada periode di mana antibodi tidak dapat terdeteksi dalam darah sehingga Anda mungkin menerima hasil tes HIV negatif, meski masih memiliki virus HIV di tubuh Anda.

Jika Anda melakukan seks berisiko dalam enam minggu terakhir, Anda harus melakukan tes HIV kedua dalam enam minggu kemudian untuk mengkonfirmasi hasil tes pertama yang negatif.

Catatan: tes VCR tidak termasuk tes AIDS.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani tes VCT?

Setelah menjalani tes dan mendapatkan hasilnya, konselor akan menjelaskan apa arti tes tersebut secara sederhana dan jelas dalam sesi konseling setelah tes. Setelahnya, ia akan memberi waktu bagi Anda untuk memahami penjelasan tersebut dan bertanya lebih lanjut.

Jika hasil tes VCT adalah negatif, konselor tetap menganjurkan pasien untuk menekan risikonya terjangkit HIV/AIDS. Misalnya dengan melakukan hubungan seksual secara aman dan menggunakan kondom. Ia juga akan membantu Anda memahami kemungkinan perlu diuji ulang, mengingat adanya periode jendela.

Saat hasil tes VCT adalah positif berarti Anda telah terinfeksi HIV. Konselor akan membantu Anda melalui gejolak emosi negatif seperti syok, ketakutan, dan kemarahan. Anda akan memiliki kesempatan untuk berbicara tentang apakah Anda akan memberi tahu keluarga dan pasangan Anda atau tidak.

Konselor akan mengajak Anda untuk mendiskusikan langkah selanjutnya yang baik untuk memperbaiki kesehatan Anda, seperti perawatan dan pengobatan HIV.

Ia juga akan mendiskusikan perubahan gaya hidup sehat untuk HIV dengan Anda. Ini bertujuan agar Anda dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan meningkatkan kualitas hidup Anda secara keseluruhan.

Konselor juga dapat merujuk Anda ke fasilitas kesehatan lanjutan untuk memonitor kondisi Anda lebih lanjut.

Selain itu, orang yang positif HIV juga akan tetap dibimbing untuk mengurangi perilaku berisiko guna mencegah penularan HIV atau terkena infeksi menular seksual (IMS) lainnya.

Seberapa efektif tes VCT untuk mendeteksi HIV?

Semua jenis tes HIV umum itu (tes Elisa, tes Western Blot dan Rapid test) sangat handal dan akurat. Namun, efektivitas tes VCT secara keseluruhan untuk mendeteksi HIV bervariasi, dilihat dari kelengkapan prosedur yang dijalani.

Efektivitasnya juga dilihat dari seberapa mampu konselor meyakini pasien, menilai risiko infeksi HIV selama sebelum dan sesudah konseling, hingga bagaimana ia melaporkan hasil tes pada pasien dengan akurat dan sejelas mungkin.

Tes VCT adalah tes yang dapat digunakan sebagai pencegahan utama yang efektif menurunkan risiko penularan HIV dan penyakit kelamin menular lainnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Saraf Kejepit, Apa Penyebab dan Bagaimana Gejalanya?

Jika dibiarkan terjadi dalam waktu lama, kondisi ini bisa membuat saraf Anda rusak permanen. Apa saja yang menyebabkan saraf kejepit?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Zat Aditif pada Makanan Ternyata Tak Selalu Berbahaya

Zat aditif ada dalam setiap makanan kemasan. Biasanya sengaja ditambahkan untuk tujuan tertentu. Namun, apakah berbahaya bila dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Fakta Gizi, Nutrisi 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

lemon dan madu

5 Manfaat Minum Campuran Lemon dan Madu untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
obat cacing kremi

Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
tips perawatan setelah sunat

4 Tips Perawatan Setelah Sunat Agar Cepat Sembuh

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat kayu secang

Sering Dijadikan Wedang, Jangan Lewatkan 4 Manfaat Hebat Kayu Secang

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit