5 Jenis Perawatan Dokter Kulit yang Paling Populer di Indonesia

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Setiap orang ingin memiliki kulit sehat, bersih, dan bebas dari masalah. Sayangnya, banyak orang tidak mau repot untuk merawat kulitnya sendiri. Padahal, merawat kulit penting bagi semua kalangan untuk menjaga kesehatan kulitnya. Berhubung merawat kulit memang bukan pekerjaan mudah dan butuh kesabaran yang tinggi, mengetahui berbagai macam perawatan di dokter kulit beserta manfaatnya adalah hal yang penting.

Simak serba-serbi perawatan di dokter kulit yang paling popular untuk membantu mengatasi masalah kulit Anda dalam artikel ini.

Perawatan di dokter kulit yang paling populer

1. Chemical peeling

Chemical peeling adalah perawatan yang dilakukan untuk mengatasi berbagai masalah kulit seperti kulit kusam, berjerawat, bekas luka, keriput, hingga garis-garis halus di wajah.

Prosedur ini dilakukan dengan cara mengoleskan cairan kimia yang mengandung asam glikolat atau asam trikloroasetat pada kulit. Bahan kimia tersebut berguna untuk mengangkat sel kulit mati sehingga kulit terluar Anda akan mengelupas.  Kulit lama yang mengelupas akan digantikan dengan lapisan kulit baru yang lebih muda, lembut, dan cerah di bawahnya.

Efek samping yang dapat muncul dari perawatan ini adalah bila pemilihan jenis cairan peelingnya tidak tepat, sehingga dapat menimbulkan kemerahan atau bekas hiperpigmentasi pada kulit. Oleh sebab itu, selalu konsultasi dulu ke dokter atau spesialis kulit sebelum menjalani prosedur ini.

2. Collagen induction theraphy (microneedling)

Microneedling akhir-akhir ini menjadi salah satu jenis perawatan wajah yang cukup populer di klinik dermatologi. Terapi ini bertujuan untuk memperbaiki tekstur kulit dengan merangsang produksi kolagen dalam kulit, mengatasi keluhan bopeng bekas jerawat, mengurangi kadar minyak pada kulit, mengecilkan pori-pori, dan mencerahkan kulit.

Sebelum memulai prosedur, dokter akan melakukan bius lokal di wajah Anda. Setelah itu, dokter akan menggunakan jarum-jarum halus yang ditusukkan ke kulit. Luka-luka kecil pada kulit wajah Anda kemudian akan merangsang produksi dari elastin dan kolagen yang membantu penyembuhan luka. Nah, kolagen baru inilah yang akan membuat kulit wajah Anda terlihat lebih licin, kencang, dan muda.

Meski terdengar menyeramkan, prosedur ini secara umum aman bila dilakukan oleh ahli dermatologi yang sudah terkualifikasi. Dibanding dengan metode lainnya, microneedling juga memilliki risiko yang lebih kecil seperti kemerahan dan pengelupasan ringan pada beberapa hari awal setelah dilakukan tindakan.

3. Laser

Perawatan di dokter kulit satu ini mungkin sudah tidak asing lagi. Laser sering digunakan untuk meremajakan kulit wajah (mengencangkan, mengecilkan pori atau mengurangi garis kerutan halus), mengatasi jerawat meradang, menghilangkan flek/melasma,  menghilangkan tato, atau mengatasi tanda lahir. Laser menghilangkan lapisan kulit mati menggunakan sinar.

Sel-sel kulit baru yang terbentuk selama penyembuhan membuat permukaan kulit Anda lebih kencang dan awet muda. Prosedur ini populer karena efektivitasnya serta prosedurnya yang bebas sakit.

Seperti banyak perawatan di dokter kulit lainnya, prosedur ini juga mungkin akan menimbulkan beberapa efek samping. Meski begitu, efek samping ini biasanya hanya berlangsung sementara dan mudah diatasi seperti rasa hangat pada kulit, kulit memerah, ataupun bengkak.

4. Filler wajah

Filler wajah adalah salah satu perawatan di dokter kulit yang sedang tren. Perawatan ini dilakukan untuk mengisi area-area wajah yang mengalami kekosongan (pipi, pelipis, kantong mata), atau area tertentu yang ingin ditonjolkan atau dipertegas seperti hidung, dagu, rahang. Filler wajah harus dilakukan oleh dokter yang kompeten dan professional, mengingat efek samping yang fatal dapat terjadi bila penyyntikan dilakukan secara sembarangan.

Dokter Anda akan menyuntikan cairan yang mengandung asam hialuronat ke beberapa bagian wajah yang ingin ditonjolkan agar lebih bervolume. Setelah injeksi selesai, Anda mungkin akan mengalami pembengkakan dan kemerahan di area yang disuntik.

Dalam kasus yang jarang, filler wajah dapat menimbulkan efek samping lain, seperti kerusakan jaringan kulit, granuloma/benjolan pada kulit, atau sumbatan pada pembuluh darah yang nantinya akan menyebabkan kematian jaringan kulit. Oleh sebab itu, selalu konsultasi ke dokter kulit dan pertimbangkan segala risiko yang ada sebelum melakukan setiap perawatan kulit.

5. Botox

Perawatan di dokter kulit lainnya yang masih popular sampai saat ini adalah suntik botox. Tidak hanya untuk wanita saja, perawatan satu ini pun banyak digemari oleh kaum pria supaya meningkatkan penampilan serta kepercayaan diri mereka.

Botox digunakan dalam dunia kecantikan kulit untuk mengatasi kerutan pada wajah, atau perawatan untuk mencegah supaya kerutan tidak cepat muncul. Tidak hanya itu, botox juga dilakukan untuk mengatasi beberapa kondisi kesehatan lainnya, seperti migrain kronis, hyperhidrosis, mata kedutan, mata juling, dan lain sebagainya.

Sama halnya dengan filler, suntik botox juga harus dilakukan oleh dokter yang kompeten dan professional untuk menghindari terjadinya efek samping. Meski prosedur ini minim sayatan, bukan berarti botox tidak memiliki efek samping.

Efek samping yang dapat muncul dari perawatan ini antara lain nyeri, kemerahan, serta kebas di daerah suntikkan. Jika prosedur ini tidak dilakukan oleh ahlinya, Anda bisa mengalami efek samping seperti ptosis (tidak bisa membuka mata), alis mata turun, hingga wajah jadi tidak simetris.

Masalah kulit apa saja yang harus segera diperiksakan ke klinik dermatologis?

Apapun masalah kulit Anda, sebaiknya segera dikonsultasikan kepada dokter spesialis kulit dan kelamin (Sp.KK). Dalam banyak kasus, orang lebih sering menunggu keluhannya parah dulu baru memutuskan untuk melakukan perawatan di dokter kulit. Akibatnya, Anda justru membutuhkan waktu lebih lama untuk proses penyembuhan keluhan Anda.

Oleh sebab itu, tidak perlu menunggu keluhan menjadi semakin parah, baru kemudian konsultasi atau berobat. Jika Anda mencurigai sesuatu yang tidak wajar pada kulit Anda, segera konsultasi ke dokter kulit untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Bila sedang berobat intensif, Anda mungkin akan dianjurkan dokter untuk melakukan konsultasi setiap 1-2 minggu. Namun bila kondisi sudah membaik dan stabil, cukup lakukan konsultasi setiap 1-2 bulan sekali.

Kenapa setelah berhenti ke dokter masalah kulit saya jadi balik lagi, padahal sudah sempat membaik?

Kesalahan yang paling sering terjadi adalah setelah kondisi kulit membaik dengan perawatan dari dokter kulit, pasien terlena sehingga tidak lanjut merawat kulitnya lagi karena merasa kulitnya sudah lebih baik.

Ketika kulit hanya dibiarkan saja dan tidak dibersihkan serta dilindungi dengan baik, tentu saja masalah yang sama akan kembali lagi. Bahkan mungkin juga bersama dengan keluhan baru. Oleh karena itu, agar masalah kulit Anda tidak kembali lagi, sebaiknya proses perawatan kulit harus dilakukan secara rutin berkelanjutan.

Saat Anda melakukan perawatan di dokter kulit, Anda juga tidak disarankan untuk mengombinasikan produk herbal atau perawatan kulit rumahan. Pasalnya, bisa saja produk herbal yang Anda gunakan justru mengganggu proses perawatan atau pengobatan yang sedang Anda jalani di dokter kulit. Akibatnya, perawatan Anda pun jadi tidak maksimal.

Bagaimana tips memilih klinik dermatologi yang aman dan cocok untuk kita?

Pastikan klinik dermatologis yang akan Anda datangi memang benar-benar dipegang atau ditangani oleh seorang dokter spesialis kulit dan kelamin (Sp.KK) yang berkompeten dan telah berdertifikat. Bukan “dokter” yang mengatasnamakan diri sebagai dokter kulit. Dengan begitu, dokter Anda akan menyesuaikan perawatan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Was this article helpful for you ?

Artikel dari ahli dr. Listya Paramita, Sp.KK

Mengulik Roaccutane, Obat yang Mujarab Atasi Jerawat

Salah satu obat jerawat minum yang populer adalah Roaccutane. Katanya, obat ini ampuh untuk menghilangkan jerawat yang membandel. Benarkah?

Ditulis oleh: dr. Listya Paramita, Sp.KK
obat jerawat roaccutane
Jerawat, Kesehatan Kulit 24 November 2020

Bekas Jerawat

Noda bekas jerawat merupakan keluhan dari sebagian besar orang. Ketahui cara untuk mengatasinya dan juga penyebabnya agar dapat dihindari.

Ditulis oleh: dr. Listya Paramita, Sp.KK
bekas jerawat hitam
Jerawat, Kesehatan Kulit 2 November 2020

Tips dan Trik Menghaluskan Tekstur Wajah yang Tidak Rata Akibat Bekas Jerawat

Memperbaiki tekstur kulit wajah yang tidak rata bekas jerawat merupakan impian semua yang memiliki masalah ini. Coba beberapa tips dari ahlinya berikut ini.

Ditulis oleh: dr. Listya Paramita, Sp.KK
memperbaiki tekstur kulit wajah
Perawatan Kulit, Hidup Sehat 24 Januari 2020

Yang juga perlu Anda baca

Begini Urutan Pemakaian Skincare Wajah untuk Malam Hari

Setelah cuci muka sebelum tidur, Anda kemudian pakai pelembap atau krim mata dulu? Simak urutan skincare malam yang tepat berikut.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 1 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Apa Saja Efek Samping Suntik Filler di Wajah?

Tertarik melakukan filler wajah? Ketahui terlebih dulu efek samping dan hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perawatan wajah satu ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan, Operasi A-Z 31 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Cara Cuci Muka yang Benar Agar Kulit Bebas dari Kotoran

Sudah benarkah cara Anda membersihkan muka selama ini? Berikut panduan cara cuci muka yang benar yang penting untuk diketahui.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 27 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Sabun Susu Kambing Lebih Baik dari Sabun Mandi Biasa, Benarkah?

Selain dijadikan pengganti susu sapi, susu kambing juga diolah menjadi sabun. Sabun susu kambing menyimpan segudang manfaat. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 27 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

masker mengecilkan pori-pori

3 Masker Alami untuk Mengecilkan Pori-pori Wajah

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
es batu untuk wajah

4 Cara Memanfaatkan Es Batu Untuk Wajah Lebih Cerah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
urutan pemakaian skin care

Jangan Keliru, Begini Urutan Pakai Produk Skin Care yang Benar Sesuai Aturan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
cara mengetahui skincare cocok atau tidak

5 Cara untuk Mengetahui Produk Skincare Anda Cocok dengan Kulit

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit