Kenapa Ada Orang yang Punya Punuk di Belakang Leher?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 April 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Gundukan lemak atau daging di atas pundak dan di belakang leher, biasanya disebut punuk leher. Punuk leher ini bisa semakin membesar, tapi kadang tidak mengakibatkan kondisi kesehatan yang serius. Meskipun kadang bisa menjadi kondisi seperti kista, tumor atau pertumbuhan abnormal lainnya yang terbentuk pada leher belakang Anda.

Penyebab munculnya punuk leher pada manusia

Punuk di leher belakang bisa muncul akibat kondisi medis atau pengobatan yang Anda jalani. Anda harus selalu berkonsultasi dengan dokter tentang perubahan fisik di bagian belakang leher Anda. Berikut merupakan beberapa penyebab munculnya punuk di leher Anda:

  • Efek samping dari obat yang sedang Anda gunakan (obat untuk mengobati AIDS).
  • Kegemukan atau obesitas (lemak menumpuk).
  • Penggunaan obat steroid jangka panjang.
  • Sindrom Cushing (kondisi langka di mana tubuh memiliki terlalu banyak hormon kortisol). Kelainan ini menyebabkan obesitas, jerawat, nyeri kronis, siklus haid yang tidak teratur, dan perubahan gairah seks. Seiring dengan perubahan otot dan tulang lainnya, seperti tulang yang menipis dan otot yang lemah, sindrom Cushing menyebabkan lemak berkumpul di belakang leher.
  • Osteoporosis dapat menyebabkan deformitas tulang. Jika Anda memiliki kondisi ini, tulang belakang Anda bisa menjadi melengkung, yang memberi kesan seperti punuk. Ini disebut kyphoscoliosis.

Mengobati atau menghilangkan punuk belakang leher

Cara untuk mengobati atau menghilangkan punuk leher dilakukan berdasarkan kondisi yang mendasari. Dalam beberapa kasus, operasi bisa menghilangkan deposit lemak pada punuk Anda. Namun, sayagnya dalam beberapa kondisi lain, punuk di leher itu bisa kembali lagi .

Selain itu, jika penyebab munculnya punuk adalah efek samping dari obat resep, bicarakan dengan dokter Anda tentang mengubah dosis atau perawatan peralihan Anda. Jangan pernah berhenti minum obat resep tanpa izin dokter. Nah, kalau punuk Anda adalah hasil dari obesitas, diet dan olahraga dapat membantu mengobatinya

Mencegah munculnya punuk leher

Sebetulnya, tidak ada hal yang bisa mencegah punuk leher terbentuk pada pundak atas Anda. Tapi ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko terbentuknya punuk pada tubuh Anda.

  • Hindari tubuh dari bahaya penyakit osteoporosis. Anda bisa mengonsumsi kalsium harian dan vitamin D. Selain itu, jika sehari-harinya Anda memiliki kondisi tubuh yang sulit mencerna kalsium, baiknya minta anjuran suplemen kalsium pada dokter untuk mencegah tubuh kekurangan kalsium.
  • Anda harus berolahraga secara teratur untuk menurunkan risiko penipisan tulang dan obesitas. Jangan lupa makan makanan sehat untuk mencegah lemak menumupuk di bagian tubuh, terutama di belakang leher.
  • Jika Anda telah mengalami menopause, Anda harus meningkatkan asupan kalsium Anda dari 1.000 miligram per hari menjadi 1.800 miligram per hari. Selalu tanyakan kepada dokter sebelum meningkatkan asupan kalsium Anda, terutama jika Anda meminum obat atau jika Anda memiliki riwayat keluarga osteoporosis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Suka olahraga di pagi hari dan harus minum kopi dulu biar segar? Penelitian membuktikan kalau minum kopi sebelum olahraga ternyata baik buat tubuh, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Gizi Olahraga, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
tips lari untuk penderita rematik

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
olahraga malam hari

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit