home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Serba-Serbi Lip Balm yang Harus Anda Ketahui

Serba-Serbi Lip Balm yang Harus Anda Ketahui

Banyak orang yang merasa bahwa bibir yang kering dan pecah-pecah mengganggu penampilan. Atas alasan inilah mereka melakukan berbagai cara untuk menjaga bibir tetap halus dan lembap, salah satunya dengan menggunakan lip balm.

Lip balm dan manfaatnya untuk bibir

Lip balm pada dasarnya adalah produk yang dibuat untuk membantu mengatasi bibir kering dan pecah-pecah. Produk ini juga bisa membantu meredakan beberapa kondisi seperti luka pada bibir atau stomatitis, penyakit peradangan pada mulut.

Lip balm biasanya dibuat dari lilin seperti lilin lebah atau bahan yang serupa. Selain itu, ada pula bahan pelembap seperti petroleum jelly, shea butter, atau lanolin serta vitamin C dan E yang terkandung di dalamnya.

Lilin pada lip balm akan membantu membuat lapisan pelindung di atas kulit bibir saat diaplikasikan. Bahan pelembapnya akan mengunci cairan yang tersisa pada lapisan bibir sehingga menjaganya dari kekeringan. Sedangkan vitaminnya akan melindungi bibir dari paparan radikal bebas.

Setiap lip balm mengandung bahan tambahan yang berbeda-beda. Tergantung dari bahannya, lip balm bisa memberikan manfaat lain selain melembutkan tekstur bibir.

Ada lip balm yang mengandung bahan tabir surya yang ber-SPF 30. Gunanya tentu saja untuk melindungi lapisan kulit dari dampak radiasi sinar UV matahari.

Selain itu, bahan-bahan seperti asam hialuronat serta dipalmitoyl juga terkadang ditambahkan untuk mengurangi kerutan di sekitar tepi bibir serta membantu membuat tampilan bibir lebih tebal dan berisi.

Hati-hati, jangan sering menjilat bibir saat menggunakan lip balm

Memang, lip balm dapat memberikan berbagai manfaat untuk bibir Anda. Ditambah lagi rasa dan aromanya yang manis membuat Anda terus-terusan menggunakannya.

Namun, Anda perlu berhati-hati, pasalnya hal ini bisa saja berujung pada kebiasaan menjilati bibir. Alih-alih membuat bibir lembap, kebiasaan ini malah akan membuat bibir Anda kering.

Air liur Anda mengandung garam dan segala macam senyawa lain selain air yang dimaksudkan untuk membantu proses mencerna makanan. Bibir biasanya dilindungi oleh lapisan minyak tipis yang berfungsi untuk menjebak kelembaban.

Saat Anda menjilat lip balm, air liur yang menempel di permukaan bibir mulai menguap dan membawa serta sejumlah minyak alami bibir, meskipun prosesnya terbilang lambat. Semakin sering Anda menjilati bibir, semakin banyak minyak alami pelindung bibir yang ikut terangkat.

Tanpa perlindungan minyak alami ini, permukaan bibir akan mudah mengering dan pecah-pecah jika terpapar suhu dingin, kering, angin, atau sinar matahari.

Tak hanya itu, ada beberapa bahan dalam lip balm yang berpotensi menyebabkan keracunan bila Anda menjilatnya terlalu sering.

Lip balm yang mengandung para-aminobenzoic acid, misalnya, dapat menimbulkan gejala keracunan seperti diare, mual, muntah, bahkan sesak napas.

Keracunan ini hasil dari overdosis para-aminobenzoic acid. Para-aminobenzoic acid adalah zat alami yang dapat menyerap sinar ultraviolet (UV); sering ditemukan dalam produk tabir surya kulit, termasuk pada pelembab bibir yang mengandung tabir surya.

Jika Anda memiliki alergi terhadap pewarna atau parfum dalam pelembab bibir, Anda dapat mengalami pembengkakan lidah dan tenggorokan, suara mengi, dan kesulitan bernapas.

Memilih produk yang aman

Untungnya, kasus keracunan akibat menjilat bibir yang menggunakan lip balm sangat jarang terjadi dan baru dialami bila Anda menelannya dalam jumlah yang banyak atau terlalu sering.

Namun, ada baiknya juga bagi Anda untuk memilih produk lip balm yang lebih aman. Hindari produk yang mengandung bahan seperti fenol, mentol, dan asam salisilat. Sebab, bahan-bahan ini bisa membuat bibir Anda semakin kering,

Beberapa produk yang mengandung bahan tersebut juga bahkan bisa menimbulkan sensasi kesemutan saat Anda menggunakannya.

Pilih juga produk yang tidak mengandung pewangi atau penyedap tambahan. Selain menghindari kebiasaan menjilat bibir, hal ini juga penting untuk mencegah alergi dan iritasi kulit di bibir.

Sebaiknya, gunakan produk yang terbuat dari petroleum jelly yang benar-benar bisa menjaga kelembapan bibir. Jangan lupa juga akan kandungan tabir surya supaya bibir terlindungi dari sinar UV.

Ingat, usahakan untuk tidak menjilat bibir saat menggunakan lip balm agar tidak mengganggu khasiatnya.

 

 

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Can You Be Addicted to Lip Balm? (2020). Cleveland Clinic. Retrieved 24 May 2021, from https://health.clevelandclinic.org/7-signs-your-lip-balm-use-is-just-a-bad-habit/

Lip Moisturizer Poisoning. (2018). Medline Plus. Retrieved 24 May 2021, from https://medlineplus.gov/ency/article/002723.htm

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ajeng Quamila Diperbarui 24/05/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro