home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Kebiasaan Penyebab Bibir Kering dan Pecah-pecah

Kebiasaan Penyebab Bibir Kering dan Pecah-pecah

Bibir kering dan pecah-pecah adalah kondisi yang umum terjadi. Orang dari segala usia dan jenis kelamin bisa mengalami bibir pecah-pecah, terutama jika Anda memiliki jenis kulit kering. Nah, lantas adakah hal atau kebiasaan yang bisa menjadi penyebab bibir kering?

Penyebab bibir bisa kering

Bibir memiliki lapisan ‘kulit’ yang sangat tipis dan transparan, lapisan ini disebut stratum korneum. Di bawahnya, ada lapisan permukaan pembuluh darah yang memberi warna kemerahan pada bibir.

Bedanya dengan kulit wajah, kulit bibir tidak memiliki kelenjar minyak. Oleh karena itu, lapisan bibir lebih mudah kering dan retak. Kurangnya kelembapan adalah penyebab paling umum dari bibir kering dan pecah-pecah, baik dari segi cuaca maupun kurangnya perawatan diri.

Kelembapan yang berkurang bisa disebabkan oleh beberapa kebiasaan yang Anda lakukan sehari-hari seperti berikut ini.

1. Kurang minum air putih

Anda tentu sudah sangat sering mendengar anjuran untuk minum air putih yang cukup setiap hari guna menghindari Anda dari dehidrasi.

Tak hanya menimbulkan gejala seperti pusing, sembelit, dan sakit kepala, ketidakseimbangan kadar cairan di dalam tubuh juga dapat berdampak negatif pada kulit, termasuk lapisan bibir.

Maka itulah bila bibir Anda mulai terasa kering, coba ingat lagi berapa banyak air putih yang telah Anda minum. Bisa jadi asupan cairan Anda masih kurang dari yang dibutuhkan.

2. Menjilat bibir

Saat bibir terasa kering, Anda mungkin tak tahan untuk segera membasahinya dengan menjilat bibir. Memang, cara ini bisa memberikan kelembapan sementara, tapi tidak bisa menjadi solusi yang tepat.

Air liur mengandung enzim yang berfungsi untuk membantu tubuh mencerna makanan. Ketika terkena kontak dengan udara luar, air liur akan menguap dengan cepat dan membuat bibir kembali kering serta mengelupas.

Hal ini secara tak sadar akan membuat Anda terus-terusan menjilat bibir berulang kali dan di saat yang bersamaan membuat bibir kembali kering.

3. Menggigit bibir

Kebiasaan menggigit bibir bisa disebabkan oleh rasa gugup dan cemas, sedang memusatkan konsentrasi pada hal tertentu, atau justru hanya untuk melawan rasa bosan.

Sama halnya dengan menjilat bibir, kebiasaan menggigit bibir juga bisa mengancam kesehatan bibir Anda. Saat Anda menggigit bibir, gigi akan mengiritasi bibir; membuat lapisannya terkoyak dan retak, bahkan hingga berdarah.

4. Minum terlalu banyak alkohol

Malnutrisi akibat alkohol adalah salah satu penyebab bibir kering dan pecah-pecah. Konsumsi alkohol berlebihan akan mengganggu jalannya proses penyerapan vitamin dalam tubuh, mengakibatkan Anda tidak bisa memenuhi asupan vitamin yang cukup.

Alkohol juga bisa menyebabkan dehidrasi. Untuk menyiasatinya, minum satu-dua gelas air saat bangun pagi setelah Anda minum alkohol di malam harinya, dan selalu cukupi asupan cairan Anda sepanjang hari.

5. Makanan asin atau pedas

Jika anda termasuk orang yang mudah mengalami bibir kering dan pecah-pecah, sebaiknya mulai kurangi konsumsi makanan asin.

Garam yang terkandung dalam makanan asin kesukaan Anda bisa mengiritasi lapisan kulit bibir dan menyebabkan peradangan. Begitu pula dengan makanan pedas.

6. Ekspos matahari berlebihan

Paparan sinar matahari juga bisa menjadi penyebab utama bibir kering dan pecah-pecah, bahkan ketika cuaca berawan dan mendung.

Bila permukaan bibir mulai menipis, memerah, dan berkembang menjadi luka, Anda perlu berhati-hati dan segera memeriksakan diri ke dokter. Pasalnya, perubahan tersebut bisa jadi bersifat prakanker.

7. Konsumsi obat-obatan

Ternyata, bibir kering juga bisa diakibatkan oleh penggunaan obat-obatan tertentu, lho. Beberapa jenis obat seperti obat kemoterapi, obat penekan pembuluh darah seperti propanolol, atau obat vertigo seperti prochlorperazine dapat menimbulkan efek samping berupa bibir kering.

Anda juga harus berhati-hati dengan kemungkinan reaksi alergi. Misalnya bila Anda memiliki alergi nikel yang terdapat pada benda logam, atau sensitif terhadap kandungan guaiazulene atau sodium lauryl sulfate yang ada dalam pasta gigi.

Tips mengatasi bibir kering dan pecah-pecah

Hal terbaik yang bisa Anda lakukan untuk mengobati dan mencegah bibir kering terulang kembali adalah rutin mengoleskan lipbalm ber-SPF dan cukupi asupan cairan Anda setiap hari.

Selain itu Anda juga bisa lakukan scrub bibir. Gunakan scrub bibir lembut sebelum mengaplikasikan lipbalm dan lipstik. Butiran scrub akan mengangkat sel kulit mati dan bersisik, meninggalkan lapisan kulit bibir yang baru dan sehat.

Menjelang tidur, aplikasikan lipbalm. Hindari lipbalm yang mengandung menthol, camphor, peppermint, ekstrak citrus, atau pewangi. Bahan-bahan ini bisa memperparah keluhan bibir kering dan pecah-pecah.

Bila ada perubahan pada bibir yang menjadi kekhawatiran atau bila Anda sedang menjalani pengobatan tertentu, jangan ragu untuk berkonsultasi kepada dokter guna mendapatkan solusi yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The Many Hidden Causes of Chapped Lips. (n.d.). The Dr. Oz Show. Retrieved 14 June 2021, from https://www.doctoroz.com/article/many-hidden-causes-chapped-lips

Lips and Sun Damage. (2020). Mercks Manual. Retrieved 14 June 2021, from https://www.merckmanuals.com/home/mouth-and-dental-disorders/lip-and-tongue-disorders/lips-and-sun-damage

Dehydration. (2019). Mayo Clinic. Retrieved 14 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dehydration/symptoms-causes/syc-20354086

Chapped lips: What’s the best remedy? (2020). Mayo Clinic. Retrieved 14 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dehydration/symptoms-causes/syc-20354086

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ajeng Quamila Diperbarui 04/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro