home

Artikel Bersponsor

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Modal Utama untuk Kesehatan yang Optimal

Modal Utama untuk Kesehatan yang Optimal

Selain menjadi pelepas dahaga, air mineral juga memiliki beragam manfaat untuk tubuh yang terkadang dianggap sepele. Padahal, air mineral memiliki peranan sangat penting bagi kesehatan kita, mulai dari mendukung kerja organ tubuh hingga memacu performa kita sehari-hari.

Peran penting air mineral dan manfaatnya untuk kesehatan

air mineral untuk kesehatan

Menurut jurnal Nutrition Reviews pada penelitian oleh Daniels M dan kawan-kawan, manusia hanya dapat bertahan 2-4 hari tanpa asupan cairan. Sementara, tubuh kita sendiri terdiri atas 60% air, sehingga tubuh membutuhkan cairan untuk menjalankan fungsi organ secara optimal.

Air di dalam tubuh digunakan organ untuk bekerja, serta dapat keluar melalui keringat dan urinasi. Dari sini kita dapat melihat bahwa air berdampak penting bagi kehidupan kita.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan setidaknya seseorang perlu memenuhi kebutuhan cairannya 2 liter setiap hari. Lantas, apa peran air mineral ini di dalam keseharian kita?

1. Menjaga kelancaran pencernaan

asuransi kesehatan untuk freelancer

Pernah merasa tidak enak pada bagian perut? Seperti kembung atau bahkan BAB tidak lancar? Penyebabnya tidak hanya kekurangan serat, tetapi juga bisa kurangnya asupan cairan mineral.

Pada jurnal yang sama juga dikatakan bahwa air membantu keseimbangan cairan di dalam sistem pencernaan, menjaga laju pengosongan lambung, dan membantu kelancaran proses BAB.

Jika tubuh tidak mendapatkan cukup cairan untuk memperlancar kerja sistem pencernaan, maka hal ini dapat menghambat sistem transit pada sistem pencernaan. Sehingga pencernaan berjalan dengan lambat. Inilah yang mempengaruhi tekstur feses yang kecil, keras, bahkan membuat Anda sulit buang air besar sekaligus merupakan tanda-tanda sembelit.

Oleh sebab itu, kita tidak dapat mengabaikan kebutuhan air mineral untuk menunjang kesehatan, terutama dalam mendukung kelancaran kerja sistem pencernaan.

2. Terhindar dari berbagai macam penyakit

tips banyak minum air putih

Ada kalanya Anda tergiur dengan minuman yang memiliki kadar gula tinggi untuk melepas dahaga atau sekadar untuk icip-icip. Namun, terlalu sering mengonsumsi minuman manis ini bisa menjadi faktor risiko obesitas, diabetes, serta penyakit jantung.

Bahkan pada jurnal Nutrient Reviews dikatakan bahwa minuman manis ini terkait dengan peran pengurangan energi. Di lain sisi, air mineral dapat mendukung keseimbangan energi Anda. Termasuk menjauhkan risiko kesehatan, seperti obesitas dan penyakit yang telah disebutkan di atas.

Maka, selalu ingatkan diri sendiri dan keluarga Anda untuk memperhatikan asupan cairan tubuh dengan rutin mengonsumsi air mineral sesuai kebutuhan agar kesehatan tubuh lebih terjaga.

3. Meningkatkan mood dan konsentrasi

air minum kemasan

Tidak hanya kabar baik saja yang bisa meningkatkan mood atau suasana hati kita, ternyata saat tubuh mendapatkan asupan cairan yang cukup juga dapat memengaruhi mood kita.

Menurut jurnal Nutrition Reviews yang diteliti oleh Popkin dan kawan-kawan, air mineral berpengaruh besar terhadap suasana hati dan fungsi kognitif seseorang. Peneliti tersebut juga menyebutkan bahwa dehidrasi ringan dapat menyebabkan penurunan konsentrasi, tidak terkecuali pada orang dewasa, anak, maupun orang lanjut usia. Bahkan, penurunan konsentrasi ini juga berpengaruh pada suasana hati seseorang.

Mungkin saja, Anda pernah mengalami hal ini tanpa menyadari apa sebabnya. Nah, agar pekerjaan berjalan lancar dengan penuh konsentrasi dan suasana hati yang ideal, jangan lupa rutin minum air mineral untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.

Memilih air mineral yang tepat untuk kesehatan tubuh

sudah cukup minum air putih belom

Kini kita tahu betapa pentingnya air mineral di dalam tubuh, sama dengan zat gizi lainnya. Seperti nutrien protein, lemak, karbohidrat, mineral di dalam air memiliki nutrien yang berperan untuk meningkatkan kesehatan.

Secara umum, air mineral memiliki anugerah mineral alami yang diambil dari sumber mata air yang baik di pegunungan. Terdapat empat mineral utama yang ada pada air mineral, seperti kalium, kalsium, magnesium, dan natrium. Mineral ini bantu melengkapi kebutuhan mineral tubuh sehingga kita dapat beraktivitas secara optimal setiap hari.

Mengutip laman European Federation of Bottles Waters, mineral yang terkandung dalam air mineral setiap produk memiliki rasa unik atau khas pada setiap produk. Namun, rasa yang unik ini tidak mengurangi manfaat dari air mineral tersebut.

Jangan lupa dalam pemilihan air mineral, Anda perlu melihat kebersihan dan kejernihan air. Selain itu, sangatlah penting bagi kita memastikan kemasan air mineral dalam keadaan tersegel dengan baik sebelum dikonsumsi. Karena ini akan membantu menjaga kandungan mineralnya tetap aman dan higienitas air mineral tetap terjaga.

Nah, jangan lupa pastikan tubuh Anda mendapatkan asupan air mineral secara cukup setiap hari. Kecukupan air mineral bermanfaat mendukung kesehatan mental dan fisik. Pilih air mineral yang berkualitas, sehingga Anda dan keluarga dapat merasakan manfaatnya secara utuh.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Daniels, M., & Popkin, B. (2010). Impact of water intake on energy intake and weight status: a systematic review. Nutrition Reviews68(9), 505-521. doi: 10.1111/j.1753-4887.2010.00311.x

Popkin, B., D’Anci, K., & Rosenberg, I. (2010). Water, hydration, and health. Nutrition Reviews68(8), 439-458. doi: 10.1111/j.1753-4887.2010.00304.x

EFBW: Why choose Bottled Water?. (2021). Retrieved 20 February 2021, from https://www.efbw.org/index.php?id=42

Nutrient in Drinking Water. (2021). Retrieved 20 February 2021, from https://www.who.int/water_sanitation_health/dwq/nutrientsindw.pdf

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Maria Amanda
Tanggal diperbarui 2 minggu lalu
x