Gejala Heat Exhaustion (Kepanasan Parah) dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Heat exhaustion merupakan suatu kondisi yang bisa terjadi setelah Anda terpapar suhu tinggi (panas) dan sering disertai dengan dehidrasi. Jadi, kondisi ini bukan cuma kepanasan biasa, tetapi lebih serius.

Ada dua jenis heat exhaustion, yaitu:

  • Water depletion atau kekurangan air. Gejala yang muncul termasuk haus sampai tenggorokan kering, lemas, sakit kepala, dan kehilangan kesadaran (pingsan).
  • Salt depletion atau kekurangan garam. Gejala yang muncul termasuk mual dan muntah, kram otot, dan pusing.

Meski heat exhaustion tidak separah heat stroke (sengatan panas), kondisi kepanasan ekstrem ini bukan sesuatu yang boleh diabaikan. Jika tidak ditangani dengan tepat, heat exhaustion bisa berkembang menjadi heat stroke, yang dapat merusak otak dan organ vital lainnya, bahkan sampai menyebabkan kematian. Kabar baiknya, heat exhaustion dapat dicegah.

Gejala heat exhaustion

Tanda dan gejala heat exhaustion dapat terjadi secara tiba-tiba atau seiring waktu, terutama dengan periode olahraga yang lama. Tanda dan gejala yang mungkin terjadi:

  • Kebingungan
  • Urine berwarna gelap (tanda dari dehidrasi)
  • Pusing
  • Pingsan
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Kram otot atau perut
  • Mual, muntah, atau diare
  • Warna kulit pucat
  • Berkeringat berlebihan
  • Detak jantung cepat

Penanganan heat exhaustion

Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami gejala heat exhaustion, penting untuk segera keluar dari lingkungan panas tersebut dan segeralah beristirahat (sebaiknya di kamar ber-AC atau tempat sejuk dan teduh).

Langkah-langkah lainnya untuk penanganan gejala heat exhaustion yaitu:

  • Minum banyak cairan (hindari kafein dan alkohol)
  • Lepaskan pakaian yang ketat dan ganti dengan pakaian tipis yang bisa menyerap keringat dengan baik (misalnya dari katun)
  • Lakukan tindakan pendinginan seperti kipas angin atau handuk dingin, boleh juga untuk mandi air dingin

Jika tindakan tersebut gagal dalam waktu 15 menit atau suhu tubuh mencapai 40 derajat Celcius, cari bantuan medis darurat, karena heat exhaustion yang tidak ditangani dapat berlanjut menjadi heat stroke.

Setelah Anda pulih dari heat exhaustion, Anda kemungkinan akan lebih sensitif terhadap suhu tinggi selama minggu berikutnya, sehingga sebaiknya Anda menghindari cuaca panas dan olahraga berat sampai dokter memberitahu Anda bahwa aman untuk melanjutkan aktivitas normal.

Siapa yang lebih berisiko mengalami heat exhaustion?

Orang yang berada di bawah paparan sinar matahari atau di ruangan yang udaranya lembap lebih berisiko mengalami heat exhaustion. Maka, jika Anda tinggal di daerah perkotaan, Anda pun rentan mengalami heat exhaustion.

Faktor risiko lainnya yang berhubungan dengan kondisi heat exhaustion, antara lain:

Usia

Bayi dan anak-anak sampai usia 4 tahun, dan orang lanjut usia (di atas 65 tahun) sangat rentan karena penyesuaian tubuh terhadap panas lebih lambat.

Kondisi kesehatan tertentu

Termasuk penyakit jantung, paru, ginjal, obesitas, kekurangan berat badan, tekanan darah tinggi, diabetes, gangguan jiwa, kecanduan alkohol (alkoholisme), dan segala kondisi yang menyebabkan demam.

Obat-obatan

Termasuk beberapa obat pencahar, obat sedatif (penenang), stimulan (misalnya kafein), obat jantung dan tekanan darah, dan obat untuk masalah kejiwaan.

Bila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu dan sering mengalami gejala heat exhaustion, segera beri tahu dokter untuk menyesuaikan dosis atau mengganti jenisnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Alat Reproduksi Wanita dan Fungsinya

Alat atau organ reproduksi wanita berfungsi untuk memungkinkan kehamilan dan melindungi bagian dalam tubuh lain dari infeksi. Apa saja organ yang terlibat?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

5 Manfaat Kulit Manggis untuk Kesehatan Tubuh

Banyak berbagai macam penelitian yang menyatakan bahwa kulit manggis kaya manfaat. Yuk, simak apa saja manfaat kulit manggis yang baik bagi kesehatan.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Kenali 5 Ciri Utama “Toxic People”, Racun Dalam Persahabatan Anda

Toxic people merupakan salah satu jenis orang negatif yang harus Anda jauhi. Bagaimanakah ciri-cirinya? Simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hubungan Harmonis 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Waspadai Gejala yang Menandakan Anda Kena Tukak Lambung

Tukak lambung menandakan adanya luka pada lapisan lambung. Lantas, apa saja gejala atau ciri-ciri tukak lambung yang perlu diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 1 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kutu bulu mata

Sering Tidak Disadari, Bulu Mata Juga Bisa Kutuan! Apa Gejalanya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
penyebab kondom sobek

8 Kesalahan yang Tanpa Disadari Bisa Bikin Kondom Sobek

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
cara membasakan diri jalan kaki agar tubuh bugar

6 Trik Sederhana Agar Terbiasa Jalan Kaki Demi Tubuh yang Bugar

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
bahaya polusi udara

Jangan Remehkan Bahaya Debu Polusi! Yuk, Lindungi Diri Dengan Cara Ini

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit