Kenali 5 Gejala Utama Kanker Darah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kanker darah ada banyak jenisnya. Maka itu, gejala yang muncul juga mungkin bisa berbeda-beda tergantung jenisnya. Berikut adalah beberapa gejala kanker darah yang paling khas dan wajib diwaspadai.

Tanda dan gejala kanker darah yang umum

Gejala kanker darah pada dasarnya sulit untuk dikenali kerena tidak memiliki ciri-ciri yang khas. Meski begitu, penting untuk mewaspadai setiap perubahan tubuh yang Anda alami untuk membantu mendeteksi penyakit ini.

Ingat, semakin cepat mendeteksi gejala kanker maka semakin cepat Anda mendapatkan pengobatan sehingga peluang kesembuhannya juga semakin tinggi.

1. Darah sulit membeku

Kanker darah terjadi karena sel-sel kanker menyerang trombosit darah yang penting untuk proses pembekuan darah. Hal ini yang membuat pengidap kanker darah sering mengalami perdarahan.

Umumnya jika seseorang terluka, maka darah yang keluar akan segera menggumpal dan aliran darah pun akan segera berhenti. Namun jika yang terluka dan berdarah adalah penderita leukimia, maka aliran darah akan sangat sulit dihentikan.

Jika dilihat, darah yang dikeluarkan pun tidak berwarna merah pekat, melainkan berwarna merah muda.

2. Sering berdarah dan memar

Gejala kanker darah lainnya yang juga umum adalah sering mengalami pendarahan dan memar di bagian tubuh akibat kekurangan trombosit. Trombosit adalah fragmen sel atau sel yang membantu darah untuk membeku.

Rendahnya jumlah trombosit dalam tubuh mengakibatkan keterlambatan pembekuan darah. Tak jarang, muncul bintik-bintik merah atau bahkan keunguan yang disebut petechiae akibat adanya perdarahan minor di dalam kulit.

3. Rentan terkena infeksi

Kanker darah terjadi karena sel darah putih berkembang abnormal. Akibatnya berbagai macam kuman yang menyerang tubuh jadi tidak bisa dilawan oleh sel darah putih. Hal ini membuat tubuh jadi rentan terkena infeksi dan sering mengalami demam.

Umumnya, demam akibat leukimia sering terjadi dan berlangsung selama beberapa hari dengan kenaikan suhu yang mencapai lebih dari 38º Celsius.

4. Nyeri sendi dan tulang

Selanjutnya, penderita kanker darah biasanya sering merasakan nyeri pada persendian atau di bagian tulang belakang. Bahkan rasa nyeri yang luar biasa ini bisa membuat penderita mengalami demam tinggi. Selain nyeri di bagian sendi dan tulang belakang, penderita kanker darah juga sering merasakan nyeri di bagian perut akibat organ hati atau limpa yang membengkak. 

5. Anemia

Anemia adalah salah satu gejala leukimia. Pasalnya anemia terjadi karena seseorang kekurangan sel darah merah. Oleh sebab itu, penderita leukimia umumnya mengalami anemia yang menyebabkan seseorang mengalami sesak napas, warna kulit pucat, lemah, letih, dan lesu.  

Gejala lainnya

Gejala kanker darah lainnya adalah sering mimisan, peradangan gusi, mual, demam, menggigil, sakit kepala, nafsu makan menurun, penurunan berat badan secara drastis, muncul darah dalam tinja atau muntah, dan keringat berlebih di malam hari.

Khususnya pada wanita, kanker darah juga mungkin menyebabkan haid dengan volume darah yang berlebihan.

Jika Anda ataupun orang terdekat Anda mengalami gejala-gejala diatas, ada baiknya untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Terlebih jika Anda mengalami gejala yang sering kambuh dan tidak kunjung membaik dalam waktu yang lama.

Diagnosis dan pengobatan kanker darah

Pada tahap awal pengobatan, umumnya dokter akan menanyakan gejala-gejala yang Anda alami. Lalu untuk memastikan lebih lanjut, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan labolatorium seperti tes darah dan biopsi dengan melakukan sampel pada sumsum tulang belakang.

Pada dasarnya, pengobatan kanker darah akan tergantung pada jenis yang dialami, usia pasien, dan keadaan kesehatannya. Agar bisa mendapatkan perawatan yang paling efektif, pasien harus mendapatkan perawatan intensif dan terpusat di mana dokter yang menangani memang benar-benar memiliki pengalaman dan terlatih dalam merawat pasien leukemia. Pengobatan dini leukimia akan memperkecil risiko seseorang terkena kanker darah stadium lanjut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

Yang juga perlu Anda baca

Rhabdomyosarkoma (Rabdomiosarkoma)

Rhabdomyosarkoma atau rabdomiosarkoma adalah kanker yang menyerang jaringan lunak tubuh. Cari tahu gejala, penyebab, dan pengobatannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 11 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Tumor Mediastinum

Tumor mediastinum adalah jaringan abnornal yang terjadi di bagian mediastinum atau rongga dada. Ketahui gejala, penyebab, dan pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 10 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Glioblastoma

Glioblastoma adalah jenis kanker otak yang paling umum terjadi pada orang dewasa. Intip pengertian, gejala, penyebab, dan pengobatannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker, Kanker Otak 10 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Kelainan Darah

Kelainan darah atau gangguan hematologi adalah penyakit yang mempengaruhi kuantitas dan fungsi darah. Apa saja penyakit dari kelainan ini?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kelainan Darah, Penyakit Kelainan Darah Lainnya 8 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

agranulositosis adalah

Mengulik Agranulositosis, Defisiensi Sel Darah Putih yang Bisa Berakibat Fatal

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
penyakit degeneratif

Mengenali Jenis-jenis Penyakit Degeneratif yang Umum Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Amiloidosis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit