home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenali 5 Gejala Utama Kanker Darah

Kenali 5 Gejala Utama Kanker Darah

Kanker darah ada banyak jenisnya. Maka itu, gejala yang muncul juga mungkin bisa berbeda-beda tergantung jenisnya. Berikut adalah beberapa gejala kanker darah yang paling khas dan wajib diwaspadai.

Tanda dan gejala kanker darah yang umum

Gejala kanker darah pada dasarnya sulit untuk dikenali kerena tidak memiliki ciri-ciri yang khas. Meski begitu, penting untuk mewaspadai setiap perubahan tubuh yang Anda alami untuk membantu mendeteksi penyakit ini.

Ingat, semakin cepat mendeteksi gejala kanker maka semakin cepat Anda mendapatkan pengobatan sehingga peluang kesembuhannya juga semakin tinggi.

1. Darah sulit membeku

Kanker darah terjadi karena sel-sel kanker menyerang trombosit darah yang penting untuk proses pembekuan darah. Hal ini yang membuat pengidap kanker darah sering mengalami perdarahan.

Umumnya jika seseorang terluka, maka darah yang keluar akan segera menggumpal dan aliran darah pun akan segera berhenti. Namun jika yang terluka dan berdarah adalah penderita leukimia, maka aliran darah akan sangat sulit dihentikan.

Jika dilihat, darah yang dikeluarkan pun tidak berwarna merah pekat, melainkan berwarna merah muda.

2. Sering berdarah dan memar

Gejala kanker darah lainnya yang juga umum adalah sering mengalami pendarahan dan memar di bagian tubuh akibat kekurangan trombosit. Trombosit adalah fragmen sel atau sel yang membantu darah untuk membeku.

Rendahnya jumlah trombosit dalam tubuh mengakibatkan keterlambatan pembekuan darah. Tak jarang, muncul bintik-bintik merah atau bahkan keunguan yang disebut petechiae akibat adanya perdarahan minor di dalam kulit.

3. Rentan terkena infeksi

Kanker darah terjadi karena sel darah putih berkembang abnormal. Akibatnya berbagai macam kuman yang menyerang tubuh jadi tidak bisa dilawan oleh sel darah putih. Hal ini membuat tubuh jadi rentan terkena infeksi dan sering mengalami demam.

Umumnya, demam akibat leukimia sering terjadi dan berlangsung selama beberapa hari dengan kenaikan suhu yang mencapai lebih dari 38º Celsius.

4. Nyeri sendi dan tulang

Selanjutnya, penderita kanker darah biasanya sering merasakan nyeri pada persendian atau di bagian tulang belakang. Bahkan rasa nyeri yang luar biasa ini bisa membuat penderita mengalami demam tinggi. Selain nyeri di bagian sendi dan tulang belakang, penderita kanker darah juga sering merasakan nyeri di bagian perut akibat organ hati atau limpa yang membengkak.

5. Anemia

Anemia adalah salah satu gejala leukimia. Pasalnya anemia terjadi karena seseorang kekurangan sel darah merah. Oleh sebab itu, penderita leukimia umumnya mengalami anemia yang menyebabkan seseorang mengalami sesak napas, warna kulit pucat, lemah, letih, dan lesu.

Gejala lainnya

Gejala kanker darah lainnya adalah sering mimisan, peradangan gusi, mual, demam, menggigil, sakit kepala, nafsu makan menurun, penurunan berat badan secara drastis, muncul darah dalam tinja atau muntah, dan keringat berlebih di malam hari.

Khususnya pada wanita, kanker darah juga mungkin menyebabkan haid dengan volume darah yang berlebihan.

Jika Anda ataupun orang terdekat Anda mengalami gejala-gejala diatas, ada baiknya untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Terlebih jika Anda mengalami gejala yang sering kambuh dan tidak kunjung membaik dalam waktu yang lama.

Diagnosis dan pengobatan kanker darah

Pada tahap awal pengobatan, umumnya dokter akan menanyakan gejala-gejala yang Anda alami. Lalu untuk memastikan lebih lanjut, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan labolatorium seperti tes darah dan biopsi dengan melakukan sampel pada sumsum tulang belakang.

Pada dasarnya, pengobatan kanker darah akan tergantung pada jenis yang dialami, usia pasien, dan keadaan kesehatannya. Agar bisa mendapatkan perawatan yang paling efektif, pasien harus mendapatkan perawatan intensif dan terpusat di mana dokter yang menangani memang benar-benar memiliki pengalaman dan terlatih dalam merawat pasien leukemia. Pengobatan dini leukimia akan memperkecil risiko seseorang terkena kanker darah stadium lanjut.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Leukimia – http://www.healthline.com/health/leukemia#diagnosis5 diakses pada 2 Mei 2017

Leukemia: Causes, symptoms, and treatment –http://www.medicalnewstoday.com/articles/142595.php diakses pada 2 Mei 2017

 


Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal diperbarui 07/05/2017
x