Gejala-gejala Leukemia pada Orang Dewasa yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Leukemia merupakan penyakit kanker darah yang mematikan. Berdasarkan data Globocan 2018, jumlah kematian akibat leukemia berada di peringkat kelima terbanyak di antara jenis kanker lainnya. Meski demikian, kematian akibat leukemia masih dapat ditekan bila terdeteksi lebih dini. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengenali gejala-gejala dan tanda-tanda penyakit leukemia yang mungkin terjadi pada orang dewasa.

Berbagai gejala leukemia pada orang dewasa

Tanda-tanda atau gejala leukemia bisa bervariasi pada setiap orang. Hal ini tergantung pada jenis leukemia yang Anda alami, serta tingkat keparahan penyakitnya.

Bagi penderita leukemia kronis, gejala yang dirasa umumnya ringan atau bahkan tidak muncul sama sekali. Tanda dan gejala ini biasanya akan berkembang secara bertahap, seiring dengan perkembangan penyakit. 

Sementara bagi penderita leukemia akut, tanda dan gejala yang dirasa bisa lebih bervariasi. Gejala ini pun umumnya muncul secara tiba-tiba dalam beberapa hari atau minggu. 

Meski demikian, gejala leukemia memang sering tidak jelas dan spesifik. Pasalnya, tanda yang muncul kerap mirip dengan penyakit lain yang lebih umum, seperti flu. Untuk lebih mengenalnya, berikut gejala awal leukemia yang kerap terjadi pada orang dewasa: 

1. Sering infeksi dan demam 

Penyebab leukemia adalah produksi sel darah putih abnormal yang terlalu banyak. Sel abnormal ini mencegah kerja sel darah putih dalam melawan infeksi di tubuh. Tubuh Anda pun tidak dapat memproduksi sel darah putih normal yang cukup untuk menjaga sistem kekebalan tubuh dengan baik. 

Akibat kondisi tersebut, tubuh penderita leukemia tidak dapat menghancurkan virus, bakteri, atau jamur berbahaya yang masuk ke tubuh, sehingga menjadi rentan terkena infeksi, mengalami infeksi yang berulang, atau bahkan infeksi yang parah.

Adapun infeksi di dalam tubuh dapat menyebabkan gejala seperti flu, yaitu demam, menggigil, batuk, sakit tenggorokan, hingga suhu badan tinggi yang mencapai 38 ° C atau lebih.

Suhu yang tinggi dan demam ini pun dapat menyebabkan seseorang mengalami keringat yang berlebihan, terutama pada malam hari. 

2. Kelelahan atau gejala anemia 

Selain memproduksi sel darah putih abnormal yang terlalu banyak, leukemia juga dapat merusak kemampuan sumsum tulang dalam memproduksi sel darah merah yang dibutuhkan tubuh.

Adapun sel darah merah bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. Bila tubuh tidak memiliki sel darah yang merah yang cukup, Anda bisa mengalami gejala anemia, seperti rasa lelah yang tidak kunjung hilang meski sudah istirahat dan tidur, sesak napas, atau kulit tampak pucat yang tidak biasa. 

3. Memar atau berdarah

Gejala atau ciri-ciri leukemia lainnya yang kerap terjadi pada orang dewasa, yaitu ruam atau bintik-bintik merah di kulit, memar, atau pendarahan secara tiba-tiba dan tidak diketahui penyebabnya. Pendarahan bisa terjadi dari hidung (mimisan) atau gusi, pendarahan yang berkepanjangan dari luka, menstruasi yang berat, atau darah di dalam urin atau kotoran. 

Kondisi ini bisa terjadi karena leukemia dapat mengganggu kemampuan sumsum tulang untuk memproduksi trombosit yang dibutuhkan tubuh. Adapun trombosit yang cukup di tubuh dapat membantu darah membeku dari kondisi pendarahan. 

4. Nyeri tulang atau sendi

Leukemia terjadi ketika sel-sel darah putih abnormal terbentuk di sumsum tulang dan mulai membelah tanpa terkendali. Adapun sumsum tulang merupakan jaringan spons yang berada di dalam tulang dan mengandung sel induk yang berkembang menjadi semua jenis sel darah. 

Ketika leukemia terjadi, penumpukan sel darah putih abnormal menyebabkan sumsum tulang membesar dan memberi tekanan pada saraf di dalam jaringan tulang, sehingga menimbulkan rasa nyeri. Gejala penyakit leukemia ini paling sering dirasakan di tulang panjang lengan dan kaki atau di tulang rusuk dan tulang dada. 

Gejala-gejala leukemia yang lebih jarang terjadi

Selain yang disebutkan di atas, leukemia pun dapat menimbulkan gejala dan tanda-tanda lainnya yang lebih jarang terjadi, seperti:

  • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau selangkangan. 
  • Rasa yang tidak nyaman di perut.
  • Mual atau muntah.
  • Mati rasa di tangan atau kaki.
  • Palpitasi jantung.
  • Kehilangan konsentrasi.
  • Masalah tidur.
  • Sakit kepala. 
  • Sakit punggung.
  • Nyeri otot.
  • Kulit yang gatal.
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan. 

Apakah ada gejala khas leukemia akut pada orang dewasa?

Empat tanda atau ciri leukemia di atas memang merupakan gejala awal yang umumnya terjadi. Gejala yang dirasakan bisa lebih parah bila sel kanker yang Anda miliki berkembang dengan sangat cepat atau disebut leukemia akut.

Pada kondisi ini, gejala yang umumnya dirasakan berkaitan dengan pernapasan dan neurologis, seperti perubahan visual, kebingungan, muntah, kehilangan kontrol otot, atau bahkan kejang. Bila Anda atau orang terdekat mengalami gejala tersebut, sebaiknya segera bawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Informasi Lengkap Mengenai Limfoma Hodgkin, Mulai dari Gejala Hingga Cara Mengobati

Limfoma Hodgkin adalah kanker darah berkembang di sistem limfatik atau getah bening. Kenali gejala, penyebab, cara mengobati limfoma Hodgkin di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker, Kanker Darah 14 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Ragam Obat dan Jenis Pengobatan untuk Mengatasi Leukemia

Leukemia merupakan kanker darah bermula di sumsum tulang, kemudian menyerang darah. Ketahui obat dan jenis pengobatan leukimia selengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker, Kanker Darah 4 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Berbagai Cara Pencegahan Leukemia yang Perlu Diterapkan Sejak Dini

Leukemia termasuk salah satu jenis kanker darah yang dapat membahayakan kesehatan. Oleh karena itu, penting melakukan pencegahan leukemia sedini mungkin.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker, Kanker Darah 1 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Kenali Penyebab dan Berbagai Faktor Risiko Leukemia

Leukemia bisa terjadi pada siapapun. Namun, faktor tertentu dapat meningkatkan risiko terkena leukemia. Ketahui penyebab leukemia di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker, Kanker Darah 1 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

limfosit tinggi

Apa yang Terjadi Bila Kadar Limfosit Tinggi?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 10 November 2020 . Waktu baca 5 menit
praleukimia myelodysplastic syndrome (sindrom mielodisplasia)

Myelodysplastic Syndrome (Praleukemia)

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 9 November 2020 . Waktu baca 6 menit
anemia defisiensi besi

Anemia Defisiensi Besi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit
penyebab hemoglobin hb rendah

4 Penyebab Hemoglobin (Hb) Rendah, dari Anemia Hingga Kanker

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit