Mempersiapkan Anak untuk Operasi Jantung

Oleh

Jika anak perlu dioperasi, hal ini harus dilakukan di rumah sakit khusus operasi jantung anak. Rumah sakit ini mungkin saja sudah familiar bagi Anda dan anak, atau mungkin rumah sakit lain sesuai dengan kebutuhan anak Anda.

Sangat penting bagi anak untuk tetap sesehat mungkin sebelum menjalani operasi. Selama dua minggu sebelum operasi, jauhkan anak Anda dari orang-orang yang memiliki pilek atau demam. Jika anak mengalami demam atau batuk selama jangka waktu tersebut, bicarakan dengan tim bedah untuk memutuskan apakah operasi harus ditunda.

Anak akan diperiksa untuk konseling sebelum operasi dan menjalani pengujian seminggu sebelum operasi dijadwalkan. Saat kunjugan, mungkin saja mengatur waktu untuk berkeliling rumah sakit. Tes sebelum operasi meliputi elektrokardiogram, ekokardiogram, rontgen dada, serta tes darah.

Biasanya anak akan dirawat di rumah sakit pagi hari saat hari operasi atau sehari sebelumnya. Durasi operasi anak serta durasi anak perlu berada di rumah sakit tergantung pada kondisi jantungnya dan operasi yang sedang dilakukan.

Kadang kala jadwal operasi harus diubah tiba-tiba akibat keadaan darurat. Anda dan anak harus bersiap terhadap keadaan darurat anak lain dapat menunda operasi anak Anda.

Sangat penting bagi Anda dan anak untuk mempersiapkan diri untuk operasi dan tinggal di rumah sakit. Tim bedah jantung anak akan memberikan informasi untuk membantu mempersiapkan diri untuk evaluasi sebelum operasi, saat operasi dan rawat inap anak Anda. Biasanya terdapat perawat atau spesialis anak yang terlatih khusus dan bersedia menjawab pertanyaan Anda. Berkeliling rumah sakit sebelum hari operasi dapat membantu Anda dan anak lebih memahami bagaimana rasanya tinggal di rumah sakit.

Untuk membuat anak lebih nyaman di rumah sakit, bawalah mainan favoritnya, gambar, selimut, bantal atau barang-barang lain yang mengingatkan anak tentang rumah. Anda sebaiknya bertanya terlebih dahulu mengenai kunjungan rumah sakit dan kebijakan pengunjung di rumah sakit. Umumnya, orangtua dan wali diperbolehkan untuk menginap di kamar bersama anak mereka. Jika tidak, biasanya rumah sakit memberikan akomodasi semalam untuk orangtua dan wali dalam rumah sakit atau di lingkungan sekitarnya.

Transfusi darah

Transfusi darah umumnya diperlukan ketika operasi jantung. Jumlah darah yang dibutuhkan tergantung pada prosedur. Semua donor darah disaring secara hati-hati untuk mencocokkan golongan darah anak Anda serta mengurangi risiko infeksi, seperti HIV/AIDS dan hepatitis. Kadang kala pasokan darah tidak mencukupi, sehingga akan sangat dihargai ketika anggota keluarga dan teman-teman mendonorkan darahnya ke untuk menggantikan penggunaan darah anak Anda. Bisa menjadi hal sulit untuk memberikan darah yang Anda disumbangkan kepada anak, tetapi jika Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang aturan pengarahan transfusi darah hasil donor, sebaiknya hubungi kantor ahli bedah jantung.

Bicarakan dengan anak mengenai operasi jantung ini

Yang perlu diketahui oleh anak tentang operasi tergantung pada usia anak, kemampuan memahami, dan kematangan emosionalnya. Ahli jantung anak, ahli bedah jantung, serta staf medis lain di rumah sakit dapat membantu menjelaskan operasi kepada anak Anda. Sangat penting untuk menyampaikannya secara sederhana, berisi informasi yang benar dan menjawab pertanyaan yang anak ajukan. Jika Anda tidak tahu jawabannya, hubungi salah satu spesialis tim bedah anak Anda untuk mendapatkan informasi.

Jelaskan kepada anak bahwa ia harus memahami akan ada saat-saat ketika Anda dipisahkan selama dan setelah operasi. Yakinkan anak bahwa Anda tidak akan pernah jauh dan akan kembali segera setelah dokter memberi tahu Anda. Tekankan bahwa ini adalah bagian dari operasi dan bukan bentuk hukuman.

Tidak peduli seberapa baik Anda mempersiapkan anak untuk operasi, anak terkadang marah atau tertekan. Pada saat demikian, akan sangat membantu untuk mengatakan bahwa memang normal jika memiliki perasaan seperti itu, tetapi cobalah untuk mengingatkan anak Anda mengapa operasi penting dan perlu dilakukan.

Anda dapat membantu anak dengan menjelaskan mengapa operasi perlu dilakukan dengan kata-kata yang jelas dan sederhana. Berikut adalah beberapa pendekatan yang dapat digunakan orangtua untuk berbicara mengenai operasi dengan anak mereka:

“Jantungmu tidak bekerja sebagaimana mestinya, tapi bisa diperbaiki. Para dokter dan perawat akan membantu jantung kamu bekerja lebih baik. Ibu mencintaimu dan aku ingin operasi jantung ini dilakukan karena itu satu-satunya cara bagi kamu untuk merasa lebih baik.”

“Selama operasi, dokter akan memberikan obat-obatan sehingga kamu akan tertidur dan tidak akan merasakan apa-apa. Setelah operasi selesai, kamu mungkin merasa sakit, tetapi perawat akan memberikan obat untuk membuat rasa sakitnya hilang.”

“Tepat setelah operasi, kamu akan tinggal di sebuah ruangan khusus dan mendapatkan perhatian ekstra dari para perawat dan dokter. Ibu bisa melihatmu lebih sering dan akan selalu berada di dekatmu. Setelah kamu lebih kuat, kamu akan pindah ke sebuah kamar biasa. Ketika kamu berada di sana, Ibu bisa tinggal denganmu sepanjang waktu.”

“Selama kamu tinggal di rumah sakit, kamu akan bertemu anak-anak lain yang juga menjalani operasi jantung. Mereka akan bersiap-siap untuk pulang. Kamu bisa pulang ke rumah juga, saat dokter mengatakan kamu boleh pulang.”

Di dalam ruang operasi

Operasi jantung pada anak yang dilakukan oleh tim terdiri atas ahli bedah jantung, anestesi, dokter, perfusionis, teknisi, perawat, praktisi perawat dan asisten dokter. Sementara ahli bedah melakukan operasi, anestesiolog memberikan anestesi pada anak dan memantau tanda-tanda vital.

Mesin jantung-paru yang juga dikenal sebagai mesin bypass cardiopulmonary akan digunakan selama operasi jantung terbuka. Mesin jantung-paru memungkinkan darah melewati jantung sehingga ahli bedah dapat mengosongkan jantung, membuatnya terbuka dan memperbaikinya. Mesin bypass akan menghilangkan darah kebiruan sebelum memasuki jantung, memompanya melalui sebuah mesin yang menambahkan oksigen dan membuatnya merah lagi, dan kemudian memompa darah merah kembali ke dalam tubuh.

Setelah mesin jantung-paru bekerja dan jantung menjadi kosong, tim akan memberikan anak obat untuk menghentikan jantung memompa darah. Dokter bedah kemudian dapat membuka jantung dan melakukan operasi. Setelah dokter bedah selesai melakukan operasi, ia akan menutup jantung, membuat darah dapat mengisinya dan jantung mulai memompa kembali. Setelah jantung bekerja secara normal, tim akan mematikan dan melepaskan mesin jantung-paru.

Beberapa operasi pada pembuluh darah di sebelah jantung tidak membutuhkan bantuan mesin jantung-paru. Jenis operasi ini disebut operasi jantung tertutup.

Silakan konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah.

Yang juga perlu Anda baca