Ngantuk Usai Buka Puasa, Bolehkah Langsung Tidur?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Setelah memanjakan perut dengan makanan berbuka puasa, sebagian orang beristirahat sejenak sebelum akhirnya melanjutkan dengan salat tarawih. Namun tidak dengan sebagian lainnya, yang justru tidur akibat mengantuk karena terlalu banyak makan saat berbuka. Sebenarnya, boleh tidak, sih, langsung tidur setelah buka puasa? Simak ulasan lengkapnya di sini.

Apakah boleh langsung tidur setelah buka puasa?

Melampiaskan tenggorokan yang kering dan perut keroncongan dengan melahap banyak makanan dan minuman saat berbuka puasa tentu bukan ide yang bagus. Selain akan membuat perut kembung, tak jarang bisa memicu timbulnya rasa kantuk.

Kalau ini sudah terjadi, sebaiknya tahan dulu keinginan Anda untuk tidur. Pasalnya, tubuh butuh waktu untuk mencerna makanan setelah berbuka sehingga jika Anda langsung tidur maka akan mengganggu proses pencernaan dalam tubuh. Akhirnya, justru bisa berakibat buruk pada kesehatan Anda.

ngantuk setelah makan

Dilansir dari laman Healthline, langsung tidur setelah makan saat buka puasa sering dikaitkan dengan penambahan berat badan. Hal ini diperkirakan karena metabolisme tubuh semakin melambat saat Anda sedang tidur sehingga kalori yang harusnya masih dicerna menjadi tertunda dan akhirnya disimpan sebagai lemak.

Tidak hanya itu, bagi Anda yang punya riwayat penyakit asam lambung, sebaiknya hindari tidur setelah buka puasa. Pasalnya, keadaan perut yang masih kenyang dan sedang dalam proses pencernaan makanan, namun dipaksa untuk berbaring maka akan membuat asam lambung naik kembali ke tenggorokan. Ini dibuktikan oleh penelitian yang dimuat dalam American Journal of Gastroenterology.

Di sisi lain, tidur setelah buka puasa juga tidak baik bagi penderita asma. Sebuah penelitian mendapatkan hasil bahwa individu dengan penyakit asma yang langsung tidur setelah makan, akan memicu naiknya asam lambung ke tenggorokan. Biasanya, kondisi ini akan berujung pada batuk, mengi, hingga sesak napas. Para peneliti menyimpulkan bahwa kebiasaan makan sebelum tidur dapat memiliki dampak serius, bahkan mengancam jiwa bagi penderita asma.

Lalu, kapan sebaiknya boleh tidur setelah berbuka?

Setelah mengetahui berbagai bahaya langsung tidur setelah buka puasa, tentu membuat Anda berpikir dua kali untuk melakukan hal tersebut, bukan? Demi menghindari bahaya kesehatan yang mungkin ditimbulkan, sebaiknya beri jeda antara waktu makan dan tidur Anda. Umumnya, waktu yang ideal untuk tidur adalah dua hingga tiga jam setelah makan.

Tujuannya untuk mengoptimalkan kerja sistem pencernaan dalam memproses makanan agar benar-benar masuk ke usus kecil, tempat pengolahan makanan paling akhir. Itu sebabnya, proses pencernaan makanan tidak akan terhenti di tengah jalan yang malah mengakibatkan masalah kesehatan, serta memungkinkan organ-organ pencernaan untuk ikut beristirahat selama Anda tidur.

Cara mencegah tidur setelah buka puasa

olahraga di akhir pekan

Nah, jika Anda termasuk orang yang mudah tidur setelah buka puasa, beberapa kiat berikut ini bisa bantu Anda untuk mencegah mengantuk usai makan:

  • Minum air putih yang cukup.
  • Coba untuk penuhi kebutuhan elektrolit tubuh.
  • Hindari porsi makan yang terlalu banyak setiap kali makan, lebih baik sedikit-sedikit tapi sering.
  • Usahakan untuk mendapat kualitas tidur yang baik.
  • Olahraga rutin.
  • Membatasi, bahkan menghindari konsumsi alkohol.
  • Kurangi konsumsi kafein.
  • Makan makanan yang baik untuk mendukung kerja usus, gula darah, dan otak, misalnya yang mengandung karbohidrat dan lemak sehat.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca