Tak terasa kita sudah memasuki minggu kedua di bulan Ramadhan kali ini. Bagaimana dengan puasa Anda? Masih lancar? Atau mulai lemas? Sering kali saat berpuasa kita merasa tak seaktif bulan-bulan lainnya, karena biasanya kurang tidur, merasa ngantuk, dan kekurangan energi, sehingga tak jarang sebulan penuh kita pun melupakan olahraga.

Bagi Anda praktisi yoga sejati, selain baik untuk fisik Anda, rutin berlatih saat puasa juga melatih diri Anda untuk memperdalam latihan yoga Anda secara spiritual, dan tentunya ini sejalan dengan nilai spiritual yang Anda rasakan di kala menahan lapar dahaga dan juga nafsu amarah.

Seperti yang Anda tahu, berpuasa sangat baik untuk kesehatan Anda, karena saat Anda berpuasa, Anda memberikan kesempatan pada tubuh Anda untuk meperbaiki kinerja tubuh, antara lain kinerja organ pencernaan, menurunkan kadar gula darah, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Ada beberapa tips untuk tetap aktif berlatih yoga saat berpuasa dan menghindari rasa lemas atau kekurangan energi.

 1. Jangan lewatkan makan sahur

Hal ini sangat penting, karena seperti halnya sarapan sangat penting Anda lakukan di bulan-bulan lain, makan sahur adalah sumber energi Anda sepanjang hari saat berpuasa. Upayakan Anda tetap makan hingga mendekati waktu imsak, dan perhatikan asupan nutrisi Anda saat sahur.

2. Konsumsi makanan bernutrisi dan perbanyak minum air putih

Pastikan Anda memperhatikan asupan makanan Anda selama berpuasa. Perbanyak makanan bergizi dengan setidaknya dikombinasikan antara karbohidrat, protein, dan lemak. Karbohidrat baik untuk sumber energi sedangkan protein dan lemak baik untuk membuat Anda merasa kenyang sepanjang hari. Pilih jenis karbohidrat yang berserat tinggi seperti oatmeal, hindari makanan berminyak tinggi atau gorengan. Dan sangat disarankan bagi Anda untuk minum air putih daripada minuman berkafein seperti teh dan kopi, yang mungkin bisa membuat Anda sulit tidur saat perubahan pola tidur di bulan Ramadan terjadi.

Minum air putih setidaknya 8 gelas sehari untuk menjaga tubuh Anda tetap terhidrasi, namun pastikan untuk tidak minum dengan porsi besar sekaligus. Selain minum air putih, beberapa buah dan sayur yang mengandung banyak air seperti semangka, ketimun, tomat dan jeruk juga sangat baik untuk hidrasi tubuh dan bisa dikonsumsi saat sahur.

 3. Pilih waktu yang tepat untuk berlatih yoga

Bila Anda bekerja kantoran, waktu yang baik untuk berlatih adalah sesaat sebelum berbuka, karena biasanya jam pulang kantor jadi lebih awal dan berlatih yoga lebih baik bila perut Anda kosong. Mungkin Anda ragu dan merasa sesaat sebelum berbuka Anda tak lagi punya energi untuk yoga, tapi bayangkan saat Anda keluar dari ruang kelas, saatnya berbuka telah tiba, lalu tubuh Anda mendapatkan asupan air putih. Rasa lelah setelah berlatih pun akan langsung hilang. Tapi pastikan Anda tak langsung makan besar, melainkan mulai dengan kurma atau makanan ringan.

Bagi Anda yang punya jam kerja lebih fleksibel, atau mungkin hanya berlatih yoga di akhir pekan, Anda juga bisa mencoba berlatih yoga di pagi hari. Dari pengalaman saya, tubuh terasa sangat segar dan Anda punya kesempatan untuk tidur siang setelah berlatih yoga. Tidur siang saat puasa juga menambah pahala, lho!

4. Gentle Yoga sangat direkomendasikan

Sebenarnya tak diharuskan bagi Anda untuk mengubah jenis yoga yang Anda latih, apalagi kalau kuantitas latihan yoga Anda sebelumnya lebih dari tiga kali seminggu. Namun, berlatih gentle yoga, restorative yoga, atau yin yoga sangat baik untuk mendukung kondisi tubuh Anda yang sedang berpuasa. Jenis-jenis yoga yang saya sebutkan tersebut bisa membantu Anda mengembalikan energi, membuat Anda lebih rileks dan tenang, jadi sangat sejalan dengan esensi berpuasa. Selain tetap berlatih fisik, Anda juga melatih psikis menjadi lebih fokus, seimbang, dan lebih sabar.

Tapi bila Anda tetap ingin berlatih Hot Yoga, Vinyasa atau Ashtanga, dan jenis yoga lain yang lebih dinamis dan sudah rutin Anda lakukan, tentunya tak ada larangan, selama Anda tetap memahami kondisi tubuh Anda setiap kali berlatih dan tidak memaksakan diri saat merasa kelelahan.

 5. Sempatkan tidur

Salah satu tantangan di bulan puasa adalah berubahnya pola tidur Anda, namun tidur setidaknya 8 jam sehari sangat penting untuk Anda lakukan. Anda bisa membagi durasi tidur Anda menjadi beberapa bagian, 6-7 jam di malam hari, 30-60 menit setelah sahur, dan 30-60 menit di jam makan siang Anda, misalnya. Atau bahkan 15 menit setiap kali selesai beribadah shalat.

Jadi, tunggu apalagi? Jangan jadikan Ramadhan sebagai alasan untuk melewatkan latihan yoga Anda, ibadah lancar dan yoga jalan terus!

*Dian Sonnerstedt adalah instruktur yoga profesional yang aktif mengajar beragam jenis yoga dari Hatha, Vinyasa, Yin, dan Prenatal Yoga baik untuk kelas privat, perkantoran, maupun di Ubud Yoga Centre, Bali. Dian saat ini terdaftar di YogaAlliance.org dan bisa dihubungi langsung melalui instagramnya, @diansonnerstedt.

Baca Juga:

Dian Sonnerstedt Spesialis Yoga dan Yoga Hamil
Dian Sonnerstedt adalah praktisi Yoga sejak tahun 2010. Kecintaannya terhadap Yoga membuat ia beralih dari dunia korporasi di bidang Marketing, dan memutuskan ...
Selengkapnya
Dian Sonnerstedt Spesialis Yoga dan Yoga Hamil

    Dian Sonnerstedt adalah praktisi Yoga sejak tahun 2010. Kecintaannya terhadap Yoga membuat ia beralih dari dunia korporasi di bidang Marketing, dan memutuskan untuk memperdalam Yoga dengan mengambil sertifikasi Yoga Teacher Training 200Jam dari One Song Yoga School di tahun 2014, yang kemudian dilengkapi dengan sertifikasi Prenatal/Postnatal Yoga, Sunshine Network for Thai Yoga Massage, dan Yin Mindful Immersion Yoga di tahun 2015. Dian saat ini terdaftar resmi YogaAlliance.org dan aktif mengajar yoga di Ubud Yoga Centre, Bali

    Selengkapnya