Tekanan darah adalah ukuran seberapa keras jantung bekerja untuk mendorong darah melalui pembuluh darah. Jika anak Anda didiagnosis memiliki tekanan darah tinggi, Anda perlu untuk mengukurnya di rumah secara rutin. Pelajari bagaimana mengukur tekanan darah anak Anda.

Cara membaca tekanan darah

Ada dua nomor yang dibaca ketika mengukur tekanan darah. Contoh, pembacaan tekanan darah 120/80. Jumlah atas (dalam contoh ini, 120) adalah tekanan sistolik. Hal ini menunjukkan tekanan darah yang mengalir melalui pembuluh darah saat jantung berkontraksi dan memaksa darah keluar. Angka yang di bawah (dalam contoh ini, 80) adalah tekanan diastolik yang memberi tahu Anda tekanan darah yang mengalir melalui pembuluh darah saat jantung beristirahat.

Hal yang harus dilakukan sebelum mengukur tekanan darah anak

Mengukur tekanan darah pada anak terbilang gampang-gampang susah. Anda harus mengetahui beberapa hal yang harus dilakukan ketika mengukur tekanan darah anak:

  • Silakan mengukur tekanan darah anak Anda ketika anak Anda sedang santai dan beristirahat.
  • Ukur tekanan darah anak Anda sebelum memberikan obat tekanan darah.
  • Terlalu banyak kegiatan, kegembiraan, atau ketegangan saraf dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah untuk sementara.
  • Jika anak Anda memiliki gejala seperti sakit kepala, mual, muntah, pusing, dan penglihatan kabur, ini mungkin berarti bahwa tekanan darah anak Anda terlalu tinggi atau terlalu rendah.
  • Setiap 6 bulan, Anda harus membawa alat ukur tensi ketika datang ke klinik sehingga dapat diperiksa untuk akurasi.

Anda perlu membeli stetoskop dan manset tekanan darah. Anda bisa minta saran ke dokter untuk membantu Anda memilih ukuran yang tepat dan menyarankan Anda tempat untuk beli alat-alat ini.

Bagaimana cara mengukur tekanan darah anak Anda?

Dokter atau perawat nantinya akan memandu Anda dan menunjukkan cara untuk mengambil tekanan darah anak di rumah. Berikut langkah-langkahnya

  • Posisikan anak Anda duduk di kursi di samping meja atau berbaring sehingga anak dapat mengistirahatkan lengannya dekat dengan jantung.
  • Putar sekrup di samping bola karet ke kiri untuk membukanya. Keluarkan udara dari manset.
  • Tempatkan manset pada lengan atas anak Anda di atas siku, dengan tepi Velcro menghadap keluar. Lilitkan manset di lengan anak Anda. Kencangkan tepi Velcro.
  • Tempatkan jari pertama dan kedua pada bagian dalam siku anak Anda dan rasakan denyut nadinya. Tempatkan bagian datar dari stetoskop di tempat di mana Anda merasakan denyut nadi, kemudian letakkan earphone di telinga Anda.
  • Putar sekrup di samping bola karet ke kanan sampai mentok.
  • Pompa bola dari manset dengan satu tangan sampai Anda tidak bisa lagi mendengar denyut nadi.
  • Perlahan-lahan buka sekrup sampai Anda mendengar suara nadi pertama. Ingat jumlah jarum menunjuk kepada angka ketika Anda mendengar suara nadi pertama. Angka itu adalah tekanan sistolik, jumlah atas pada tekanan darah (misalnya, 120/).
  • Tetap perhatikan angka dan perlahan-lahan terus melepaskan sekrup sampai Anda mendengar perubahan suara nadi dari dengungan keras ke suara lembut atau sampai suara menghilang. Perhatikan nomor pada angka ketika Anda mendengar suara lembut atau tidak ada suara. Angka itu adalah tekanan darah diastolik, jumlah yang lebih rendah dalam tekanan darah (misalnya, /80).
  • Catat ukuran tekanan darah (misalnya, 120/80) dalam buku harian.

Selalu rutin tulis berapa tekanan darah anak Anda dan bawa semua catatan tekanan darah anak Anda dengan Anda ketika Anda memiliki jadwal konsultasi dengan dokter anak Anda.

Apa yang harus dilakukan jika tekanan darah anak Anda terlalu tinggi?

Mengonsumsi obat tekanan darah secara teratur mungkin tidak cukup untuk menjaga tekanan darah dalam kisaran normal. Anak Anda mungkin akan diresepkan dosis obat tekanan darah “prn,” yang berarti dosis diambil sebagai kebutuhan.

Ketika tekanan darah anak Anda terlalu tinggi:

  • Pastikan bahwa anak Anda tenang dan beristirahat.
  • Periksa tekanan darah anak Anda kembali setelah 20 sampai 30 menit. Jika masih terlalu tinggi, berikan obat.
  • Jika tekanan darah tidak turun dalam waktu 45 menit setelah pemberian obat, hubungi klinik anak Anda.

Apa yang harus dilakukan jika tekanan darah anak Anda terlalu rendah?

  • Mintalah anak Anda berbaring dan beristirahat.
  • Jika sudah saatnya untuk memberikan anak Anda dosis obat tekanan darah, jangan diberikan.
  • Ambil tekanan darah anak Anda kembali dalam 15 menit.
  • Jika tekanan darah tetap terlalu rendah, atau jika anak Anda terlihat tidak sehat, hubungi dokter atau klinik anak Anda untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca