Kupas Tuntas Manfaat Vitamin D untuk Mengontrol Tekanan Darah

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Vitamin D dikenal bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan kulit, serta memelihara fungsi metabolisme tubuh secara keseluruhan. Sumber vitamin D terbaik untuk kita adalah paparan sinar matahari pagi, meski juga bisa mendapatkannya dari berbagai sumber makanan segar dan juga suplemen. Nah ternyata, ada satu lagi fungsi vitamin D yang belum banyak diketahui orang, yaitu mengendalikan tekanan darah. Bagaimana bisa?

Memahami fungsi vitamin D terhadap tekanan darah

Sebuah studi melaporkan bahwa asupan vitamin D rutin dapat menurunkan tekanan darah, khususnya pada orang-orang yang berisiko hipertensi (prehipertensi) ataupun yang sudah mengalaminya.

Kadang, tubuh Anda dapat menghasilkan terlalu banyak sel di otot yang melapisi pembuluh darah Anda sehingga muncullah plak. Plak yang dibiarkan menumpuk dapat menghambat aliran darah, yang lama-kelamaan dapat meningkatkan tekanan darah

Para peneliti telah menemukan bahwa asupan vitamin D harian dapat berikatan dengan reseptor khusus di sel-sel dinding pembuluh yang dapat mengurangi risiko bertambahnya sel yang bisa memicu penumpukan plak.

Fungsi vitamin D juga dapat mengurangi aktivitas sistem yang mengontrol tekanan darah Anda. Sistem ini disebut renin-angiotensin yang memungkinkan tekanan darah meningkat bila terlalu aktif.

Namun, apa yang menyebabkan aktivitas sistem tekanan darah ini masih belum diketahui, dan bagaimana vitamin D dapat membantu mengontrol aktivitas tekanan darah tersebut masih menjadi misteri.

Tekanan darah masih bisa dipengaruhi oleh beberapa hal lain

Beberapa percobaan melihat fungsi vitamin D pada tekanan darah orang yang memiliki hipertensi. Para peneliti telah menemukan bahwa mengonsumsi suplemen vitamin D dapat menurunkan tekanan darah sistolik, tetapi tidak menurunkan tekanan darah diastolik.

Selain itu, tidak semua studi menunjukkan bahwa vitamin D menurunkan tekanan darah, jadi masih belum ada bukti untuk menentukan apakah vitamin D membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko hipertensi.

Vitamin D dapat membantu tubuh dalam banyak cara, tapi ulasan data baru menunjukkan vitamin D tidak berpengaruh banyak untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Studi lain menemukan bahwa tidak ada tanda-tanda bahwa meningkatkan kadar vitamin D pada tubuh memberikan efek baik untuk tekanan darah. Hasil analisis ini tidak mendukung penggunaan vitamin D sebagai pengobatan pasien penderita hipertensi. Studi ini menunjukkan kurangnya efektivitas penggunaan vitamin D untuk mengobati tekanan darah tinggi.

Sebuah studi mengatakan bahwa vitamin D mungkin memiliki efek yang kecil tapi tidak signifikan pada penurunan tekanan darah, sementara analisis lainnya menghasilkan hasil yang bertentangan. Meskipun studi observasional telah menunjukan bahwa vitamin D dapat mengontrol tekanan darah, studi intervensi telah gagal untuk membuktikannya.

Namun, ada banyak faktor lain yang juga dapat mempengaruhi hasil analisis. Penuaan, obesitas, merokok, dan kurang bergerak dapat mempengaruhi tingkat vitamin D dan datangnya penyakit. Kadar vitamin D yang rendah disebabkan adanya suatu penyakit, bukan sebaliknya. Tetapi vitamin D dapat memberikan efek positif pada kesehatan jantung, misalnya vitamin D dapat mempengaruhi fungsi endotel atau kecenderungan pembekuan darah.

Meskipun demikian, hasil analisis ini tidak mendukung penggunaan vitamin D  sebagai pengobatan untuk pasien penderita hipertensi atau sebagai intervensi untuk menurunkan tekanan darah.

Tetapi terdapat perdebatan dan konflik untuk membuktikan hubungan antara Vitamin D dan tekanan darah tetap ada. Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, mintalah dokter untuk memeriksa status vitamin D Anda. Ini bisa menjadi jawaban sederhana untuk membantu mengurangi risiko komplikasi dari tekanan darah termasuk serangan jantung, stroke, gagal ginjal, dan gagal jantung kongestif.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca