Cokelat Hitam Ternyata Bisa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019
Bagikan sekarang

Penyakit kardiovaskular, alias penyakit pada jantung dan pembuluh darah, merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pertama di dunia. Tekanan darah yang tinggi dapat meningkatkan faktor risiko untuk terjadinya penyakit kardiovaskular.

Di era yang semakin maju ini, banyak orang cenderung kurang melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga, sehingga semakin meningkatkan risiko terjadinya penyakit tersebut. Diperlukan adanya modifikasi gaya hidup untuk menurunkan risiko tersebut, selain dengan berolahraga tentunya harus diimbangi dengan makanan yang tepat.

Namun tahukah Anda bahwa banyak hipotesis mengatakan bahwa mengonsumsi coklat hitam alias dark chocolate dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular?

Apa bedanya coklat hitam (dark chocolate) dengan cokelat biasa?

Dark chocolate atau coklat hitam merupakan suatu tanaman bernama Theobrama cacao yang kaya akan flavonoid. Dark chocolate memiliki fungsi sebagai pelindung jantung termasuk sebagai antioksidan dan penghambat aktivitas platelet (trombosit).

Selain itu, mengonsumsi coklat hitam diketahui memiliki keuntungan dalam  menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Tapi ini bukan berarti kita dapat mengonsumsi coklat hitam secara berlebihan, karena konsumsi cokelat yang berlebihan juga memiliki dampak buruk bagi kesehatan kita.

U.S. Food and Drug Administration telah membagi cokelat menjadi beberapa kategori berdasarkan kandungan cacao di dalamnya, di antaranya adalah :

  • Unsweetened chocolate: mengandung 100% cacao
  • Bittersweet chocolate: mengandung 35 – 99% cacao. Cokelat jenis ini terdiri dari 35% unsweetened chocolate dan kurang dari 12% susu. Cokelat ini juga biasa disebut semisweet, extra dark, atau extra bittersweet chocolate.
  • Sweet chocolate: mengandung 15 – 34% cacao, terdiri dari 15% unsweetened chocolate dan 12% susu. Cokelat ini yang terkadang disebut dark chocolate meskipun memiliki persentase cocoa yang lebih rendah dibandingkan dengan bittersweet.
  • Milk chocolate: mengandung kurang dari 10% unsweetened chocolate, 12% susu, 3,39% lemak susu.

Berapa banyak coklat hitam yang baik untuk dikonsumsi?

Banyaknya coklat hitam yang seharusnya dikonsumsi per hari masih banyak diperdebatkan. Banyak studi berpendapat bahwa mengonsumsi 500 – 750 mg per hari baik untuk kesehatan.

Semakin tinggi kandungan cacao dalam cokelat, semakin tinggi pula kandungan flavonoidnya. Seratus gram coklat hitam mengandung 46 sampai 61 mg catechin yang merupakan salah satu tipe flavonoid , sedangkan milk chocolate hanya mengandung 15 sampai 16 mg.

Bagaimana coklat hitam bisa menurunkan darah tinggi?

Biji coklat mengandung berbagai komponen, salah satu di antaranya adalah flavanol (epicatechin dan catechin). Efek antioksidan yang dimiliki flavonoid memiliki kemampuan besar untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

Vinson et al menunjukkan bahwa cokelat memiliki kuantitas dan kualitas yang tinggi akan flavonoid antioksidan dibandingkan dengan buah, sayur, anggur merah, teh hitam. Studi klinis menemukan bahwa konsumsi coklat hitam dapat meningkatkan kadar HDL atau lemak baik dalam darah.

Orang yang memiliki kolesterol tinggi memiliki risiko tinggi terkena penyakit kardiovaskular. Flavanol dapat menurunkan penyerapan kolesterol. Selain itu, flavanol juga mampu meningkatkan kadar kolesterol baik.

Banyak penelitian mengemukakan bahwa flavanol memiliki efek signifikan dalam perlindungan pembuluh darah, karena efek antioksidan dan nitrit oksida yang dimilikinya. Nitrit oksida merupakan senyawa kimia yang ada dalam tubuh manusia, yang membantu pembuluh darah untuk melebar sehingga membantu menurunkan tekanan darah.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) Bisa Memicu Hipertensi?

Menurut penelitian di tahun 2018, keadaan post-traumatic stress disorder yang dimiliki seseorang bisa memicu naiknya risiko hipertensi.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Tidur Siang Baik untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Sebuah studi menyatakan bahwa tidur siang dapat menjadi salah satu cara untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Simak selengkapnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

4 Tips Mudah Mengurangi Makan Garam Agar Tak Kena Hipertensi

Katanya, makanan tanpa garam tak sedap. Namun, jika makan garam terlalu banyak bikin tekanan darah naik. Lalu, bagaimana cara mengurangi makan garam?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M

Benarkah Sering Mendengar Suara Pesawat Bikin Tekanan Darah Naik?

Bukan hanya mengganggu telinga, suara bising pesawat katanya bisa membuat tekanan darah naik. Benarkah demikian? Simak penjelasan studi berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Direkomendasikan untuk Anda

senam hipertensi

Manfaat dan Jenis-jenis Senam untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
pantangan darah tinggi

11 Pantangan Darah Tinggi yang Harus Anda Hindari

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
tekanan darah tinggi saat puasa

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020
mengukur tekanan darah anak

Panduan Lengkap Mengukur Tekanan Darah Anak di Rumah

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 22/04/2020