Mengurangi porsi makan bergaram saja belum cukup efektif sebagai cara menurunkan tekanan darah. Anda tetap perlu melakukan berbagai perubahan lainnya dalam hidup Anda, mulai dari memilih bahan makanan sampai jenis aktivitas fisik yang bisa dilakukan.

Berbagai cara menurunkan tekanan darah tinggi

1. Makan buah bit

Buah bit mengandung nitrat yang dapat melebarkan pembuluh darah sehingga menurunkan tekanan darah, ungkap Christine Rosenbloom, PhD, professor emerita di Georgia State University.

Makan buah bit atau minum jus bit sebelum olahraga dapat membantu menurunkan jumlah oksigen yang diperlukan otot untuk melakukan tugasnya. Ini artinya ketahanan tubuh Anda pun dapat meningkat.

Tip dapur: bungkus bit di dalam aluminium foil dan panggang di oven dengan suhu 200°C selama 40 menit atau sampai lembut. Iris dan bumbui dengan minyak zaitun dan thyme segar. Apabila Anda ingin mencoba bentuk cairnya, minum sekitar 120ml jus bit sebelum berolahraga.

2. Minum yogurt

Tidak hanya untuk melancarkan pencernaan, yogurt juga dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Mengonsumsi 180 ml yogurt per hari dapat membantu Anda menjaga tekanan darah tetap dalam kisaran sehat. Protein spesial dan bakteri baik probiotik dalam yogurt bertanggung jawab akan manfaat ini. Agar merasakan manfaat yogurt lebih optimal, Anda dapat memilih greek yogurt tanpa rasa dengan kandungan lemak tidak lebih 2 persen.

Tip dapur: sajikan greek yogurt tanpa rasa dengan bluberi. Selain rasa manisnya memanjakan lidah, bluberi juga memiliki efek mengendalikan tekanan darah.

3. Masak pakai rempah-rempah

Jika Anda selama ini terbiasa untuk membumbui masakan dengan garam atau MSG, gantilah dengan penyedap alami. Cobalah rempah yang memiliki rasa kuat seperti bawang putih, lada, kayu manis, jinten, bubuk kari, jahe, paprika, dan lain sebagainya.

Tip dapur: Tambahkan smoothie Anda dengan kayu manis. Kayu manis dapat membantu mengontrol tekanan darah Anda agar tetap stabil.

4. Ngemil dark chocolate

Pilih dark chocolate sebagai pilihan camilan Anda. Pilih yang setidaknya memiliki kandungan 60 persen cocoa dan batasi konsumsi sebanyak kira-kira 30 gram per hari. Dark chocolate mengandung antioksidan flavonoid yang dua kali lebih banyak daripada cokelat susu. Kandungan ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan memperlancar aliran darah dengan menurunkan tensi.

Tip dapur: aduk bubuk coklat tanpa pemanis ke dalam sarapan oatmeal Anda.

5. Makan ikan

Pilihlah ikan salmon, mackerel, herring, sarden, ataupun tuna. Ikan-ikan ini memiliki dua lemak omega-3. Omega-3 dapat mengurangi efek peradangan yang melebarkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah.

Tip dapur: makan ikan-ikan tersebut setidaknya dua hingga tiga kali seminggu.

6. Angkat beban

Terlalu banyak lemak di bagian perut dapat meningkatkan risiko Anda terkena darah tinggi. Sebagai pencegahan, latihan angkat beban akan lebih menguntungkan Anda dibandingkan dengan penggunaan treadmill. Anda dapat membakar lemak dua kali lipat lebih banyak dengan angkat beban daripada hanya melakukan kardio. Latihan kekuatan membangun otot akan mendorong metabolisme, jadi lebih mudah untuk membakar lemak.

Tip gym: jangan sampai tidak melakukan latihan kardio sama sekali karena latihan kardio masih merupakan cara terbaik untuk mengurangi kelebihan berat badan.

7. Ikut kelas yoga

Ya, yoga adalah cara menurunkan tekanan darah yang terbukti efektif. Hanya dalam tiga bulan rutin beryoga Anda dapat mencapai target tekanan darah yang lebih baik. Yoga juga dapat mengendalikan tingkat kolesterol Anda dan membantu menurunkan berat badan.

Tip gym: mulailah dengan kelas yoga pemula apabila Anda khawatir tubuh Anda belum cukup lentur untuk melakukan beragam pose yoga yang lebih sulit.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca