Kenapa Kita Jadi Susah Buang Air Besar Saat Sedang Bepergian?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019
Bagikan sekarang

Bepergian ke luar kota untuk liburan membuat Anda harus duduk berjam-jam selama di perjalanan. Bukan cuma Anda, banyak orang merasakan badannya menjadi kaku dan pegal setelah melakukan perjalanan. Di samping itu, bepergian juga bisa menyebabkan Anda sulit BAB, lho. Mengapa demikian? Yuk, cari tahu jawabannya pada ulasan di bawah ini.

Bepergian jauh saat liburan bisa jadi penyebab sulit BAB

Sulit BAB mungkin sering terjadi pada beberapa orang dan penyebabnya bermacam-macam. Salah satunya saat bepergian ke luar kota, baik itu dengan mobil atau pesawat. Dalam The Atlantic, Brooke Alpert, seorang ahli gizi bersertifikat di New York mengatakan bahwa setiap kali bepergian, keseimbangan mikroba pada usus menjadi terganggu. Ini disebabkan karena dalam perjalanan, yang Anda lakukan hanyalah duduk selama berjam-jam. Akibatnya Anda menjadi kurang gerak dan ini merangsang penyumbatan pada usus.

Selama perjalanan, Anda sering kali mengabaikan keinginan untuk buang air karena ingin cepat sampai ke tempat tujuan. Selain itu, untuk menghindari bolak-balik buang air kecil, biasanya Anda membatasi minum air dan asupan makanan yang Anda konsumsi selama di perjalanan juga menjadi berubah. Ini membuat Anda semakin sulit untuk buang air besar nantinya.

Perbedaan waktu di tempat Anda berada juga bisa menimbulkan masalah. Rutinitas buang air besar yang biasanya Anda lakukan menjadi bergeser atau mengalami perubahan. Ini mengacaukan siklus buang air besar Anda seperti biasanya.

Kemudian, menyiapkan tiket, mengepak pakaian, dan kemacetan selama perjalanan bisa meningkatkan kadar stres. Ini bisa memengaruhi keteraturan pergerakan usus, serta menyebabkan perut kembung atau buang angin. Periset percaya bahwa ada interaksi antara sistem saraf pusat, yaitu otak dengan sumsum tulang belakang dan sel-sel yang ada pada usus.

Bagaimana cara mencegah sulit BAB ketika sedang bepergian?

Kondisi mikroba pada perut satu orang dengan lainnya itu berbeda. Tidak ada cara yang benar-benar manjur untuk mencegah kondisi ini saat bepergian. Namun, setidaknya beberapa tips berikut bisa meringankan sembelit yang Anda alami, seperti:

  • Cukupi asupan cairan. Mengonsumsi banyak air putih atau jus buah dapat melunakkan feses sehingga lebih mudah dikeluarkan. Hindari mengonsumsi banyak minuman beralkohol atau berkafein karena keduanya membuat dehidrasi.
  • Makan cukup serat. Makanan berserat tinggi seperti biskuit gandum, sereal, yogurt, kacang, atau roti bisa melunakkan feses. Hindari makanan rendah serat seperti es krim, keju, makanan olahan, atau permen yang bisa memperparah kondisi sembelit nantinya.
  • Tetap aktif bergerak. Selama perjalanan, gerakan Anda menjadi terbatas. Sebaiknya setelah sampai di tempat tujuan atau di tempat peristirahatan, lakukan sedikit peregangan.
  • Jangan menunda untuk buang air. Minum air selama perjalanan akan membuat Anda lebih mudah buang air nantinya. Jika sudah merasa kebelet untuk kencing atau buang air besar, jangan menundanya.
  • Istirahat yang cukup. Ini mungkin akan menenangkan pikiran Anda dan mengurangi stres yang melanda selama bepergian.

Jangan lupa untuk membawa obat pencahar dan peralatan kebersihan untuk membersihkan toilet atau diri Anda setelah buang air. Gunakan obat pencahar dengan bijak, sesuai dosis. Mungkin sebagian dari Anda tidak terbiasa menggunakan toilet umum pada saat melakukan perjalanan jauh, tapi ini bisa disiasati. Misalnya dengan membawa tisu sendiri atau sambil mendengarkan musik.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Bakwan―gorengan khas Indonesia ini memang enak dan gurih. Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan lebih sehat. Simak resep membuat bakwan sehat berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Direkomendasikan untuk Anda

minyak esensial untuk meredakan stres

Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020
warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020