6 Gejala Batu Empedu yang Harus Anda Waspadai Sejak Awal

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 31/03/2020 . 6 menit baca
Bagikan sekarang

Batu empedu adalah batuan yang terbentuk dari lemak, kolesterol, dan cairan buangan lainnya yang mengeras di dalam kantong empedu. Tanpa perawatan, batu empedu dapat menyebabkan komplikasi, salah satunya peradangan atau kanker kantong empedu. Itulah sebabnya, Anda harus waspada dengan gejala batu empedu. Namun, apa saja gejalanya? Yuk, lihat penjelasannya berikut ini.

Berbagai gejala umum dari batu empedu

gejala maag dan batu empedu

Menurut Jordan Knowlton, perawat ahli dari University of Florida Health Shands Hospital, batu empedu terbentuk dari kombinasi garam empedu, kolesterol dan bilirubin

Pada awalnya batu terbentuk kecil dan sedikit sehingga kemungkinan tidak memunculkan gejala berarti. Namun, batu empedu barulah memunculkan berbagai gejala tidak mengenakkan jika dibiarkan terus membesar.

1. Tampak batuan di dalam kantong empedu

Gejala yang paling umum dari kondisi ini tentunya adalah batuan yang ditemukan dalam kantong empedu. Keberadaan batuan dalam empedu bisa diperiksa dokter dengan ultrasound atau CT scan.

Berikut adalah jenis batu yang bisa ada di dalam empedu Anda:

Batu kolesterol

Batu jenis ini paling umum dan diakibatkan oleh kolesterol tinggi. Batu kolesterol akan berwarna kekuningan ketika dikeluarkan. Batu empedu ini lebih sering ditemukan pada  wanita dengan berat badan berlebih.

Batu empedu pigmen

Batu empedu ini berwarna hitam atau kecokelatan karena disebabkan penumpukan pigmen dari kalsium murni bilirubin.

Masalah kesehatan seperti kerusakan hati dan kelainan darah tertentu dapat menyebabkan hati Anda memproduksi bilirubin terlalu banyak. Batu yang terbuat dari pigmen bilirubin sering menyumbat dan ditemukan pada empedu yang sudah terinfeksi.

2. Nyeri di perut kanan atas (gejala khas batu empedu)

Gejala batu empedu yang paling umum dan bisa dirasakan adalah nyeri di perut kanan atas. Gejala ini juga sering disebut kolik bilier.

Semakin banyak dan besar batu empedu yang terbentuk di dalam kantong empedu, makin berisiko menyebabkan saluran empedu tersumbat. Sumbatan batu dapat menyebabkan cairan empedu tidak mengalir lancar mencapai usus kecil. Hal ini jelas akan menghambat cara kerja empedu. 

Nah, salah satu dampak dari adanya sumbatan pada kantong atau saluran empedu adalah rasa nyeri di perut kanan atas, tepat di lokasi empedu. Sakit perut khas gejala batu empedu sering muncul pada malam hari. Terutama jika sebelum tidur Anda makan dalam porsi besar. 

Gejala sakit kolik bilier biasanya berlangsung selama 30 menit sampai satu jam. Namun, nyeri dapat berlanjut beberapa jam setelahnya dengan intensitas yang lebih ringan. Sakit perut akibat batu empedu juga bisa berlanjut terasa sepanjang masih tidur. 

Sakit perut tanda batu empedu juga bisa terasa di perut sebelah kiri. Gejala ini terjadi ketika batuan empedu sudah sampai menghalangi jalan menuju pankreas. Pankreas berfungsi membuat cairan yang nanti sistem pencernaan gunakan untuk memproses makanan. 

3. Mual dan muntah

Adanya batu dapat menyebabkan peradangan ringan pada empedu. Pada kasus peradangan kronis, kantong empedu berisiko menimbulkan jaringan parut dan kaku. Efeknya bisa menyebabkan muntah, perut terasa mual, kembung setelah makan, dan diare kronis.

Gejala mual dan muntah saat terdiagnosis batu empedu umumnya juga sering terjadi pada kondisi pankreatitis (radang pankreas).

Tanda batu empedu telah menimbulkan komplikasi

berkeringat saat demam

Menurut situs Mayo Clinic, adanya sumbatan karena batu empedu dapat menyebabkan komplikasi yang disebut pankreatitis batu empedu. Gejalanya mirip dengan infeksi kantong empedu (kolesistitis) yang disebabkan karena sumbatan batu. Gejala batu empedu yang sampai sudah komplikasi meliputi:

Demam

Demam adalah gejala dari batu empedu yang sudah menginfeksi kantong empedu (kolesistitis) atau saluran empedu (kolangitis).

Demam juga bisa terjadi apabila empedu pecah, terdapat gangren (jaringan mati), atau sampai muncul infeksi pada aliran darah (sepsis).

Ketika batu empedu menimbulkan sumbatan besar sampai mengganggu aliran enzim pankreas, enzim pankreas bisa mengalir balik ke pankreas. Ini selanjutnya dapat menimbulkan peradangan pada pankreas (pankreatitis) yang juga dapat menimbulkan demam.

Sakit kuning (jaundice)

Anda bisa mengalami penyakit kuning jika batu empedu sampai menghalangi aliran bilirubin (ikterus obstruktif). 

Adanya batu empedu yang menumpuk bisa membuat bilirubin (hasil pecahan sel darah merah dari organ hati) mengalir balik ke dalam darah dan menumpuk di sana. Harusnya bilirubin masuk ke sistem pencernaan.

Alhasil, bilirubin yang terbawa oleh darah ke seluruh tubuh akan menyebabkan bagian putih mata, kulit, dan kuku berwarna kuning.

Gejala batu empedu akibat kelebihan bilirubin juga dapat membuat warna urin atau kencing Anda berubah warna menjadi kuning keruh

Badan gatal-gatal (pruritus)

Badan gatal-gatal (pruritus) adalah gejala lain dari penyakit batu empedu. Pruritus bisa terjadi karena peradangan kronis di kandung empedu dan hati. Rasa gatal yang Anda rasakan disebabkan oleh  zat di dalam tubuh, disebut sebagai rangsangan pruritogen. 

Salah satu penyebab kemunculan batu empedu adalah kelebihan zat bilirubin yang mengeras. zat bilirubin itu sendiri termasuk sebagai zat pruritogen. Pruritogen adalah zat alami dalam tubuh yang memicu rasa gatal. Saraf di dalam otak akan merespon kerja zat pruritogen dengan menghasilkan rasa gatal.

Bilirubin normalnya dibuang lewat feses dan sisa lainnya lagi lewat urin. Apabila kadar bilirubin dalam hati terlalu banyak sampai menyebabkan terbentuknya batu di empedu, pigmen kuning dari bilirubin akan terbawa oleh darah dan disimpan di bawah kulit. Hasilnya badan jadi gatal sebagai reaksi dari gejala adanya batu pada empedu.

Segera ke dokter jika mengalami gejala batu empedu

obat minoxidil adalah

Kemunculan dan keparahan gejala batu empedu bisa berbeda-beda untuk setiap orang. Beberapa orang bisa merasakan gejala di atas selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Namun, ada juga orang yang hanya merasakan gejala batu empedu muncul sekali atau dua kali dalam setahun.

Maka penting untuk segera periksa ke dokter apabila Anda mulai merasakan gejala tertentu yang mengarah kepada batu empedu. Segera ke dokter bila Anda merasakan sakit perut kanan atas yang tak tertahankan, mual dan muntah hebat, dan bila Anda mengalami gejala-gejala lain yang mengarah pada komplikasi. 

Pemeriksaan dan perawatan dini salah satunya operasi kolesistektomi diperlukan untuk mencegah risiko komplikasi seperti radang pankreas (pankreatitis) atau batu empedu kambuh lagi di kemudian hari.

Selain itu, ada juga risiko kanker kantong empedu meski tergolong sangat jarang terjadi. Namun, risiko Anda terhadap kanker akan meningkat apabila terdapat kerusakan pada kantong dan saluran empedu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan. Ada cara cuci tangan yang baik untuk benar-benar efektif bunuh kuman.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 4 menit baca

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

Setelah melakukan pengobatan yang cukup panjang dan kanker dinyatakan sembuh, rasanya sangat melegakan. Namun, bagaimana kalau kanker kembali muncul?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Hidup Sehat, Tips Sehat 21/06/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 menit baca
mengatasi mimpi buruk

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . 5 menit baca
mitos fakta cacingan

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . 5 menit baca
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca