9 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Diare

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Selama diare, Anda tidak boleh makanan sembarangan. Pasalnya, makanan yang tidak tepat bisa memicu munculnya gejala, bahkan memperparah kondisinya. Apa saja makanan yang menjadi pantangan saat diare? Lihat daftar pantangan makanan yang harus dihindari saat diare berikut ini.

Makanan yang menjadi pantangan saat diare

Saat diare menyerang, Anda akan merasakan mulas, diikuti dorongan kuat untuk buang air besar (BAB) lebih sering dari biasanya. Diare bisa bertahan selama beberapa minggu, sehingga dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari Anda.

Selain mencoba obat alami atau obat medis yang diresepkan dokter, Anda juga perlu menghindari jenis makanan tertentu. Pantangan makanan saat diare ini dilakukan agar usus Anda dapat pulih dengan cepat dari infeksi.

Berikut ini daftar pantangan makanan yang harus dihindari saat diare, meliputi:

1. Makanan pedas

Rasa pedas dari potongan cabai, lada, atau sambal, pasti menambah kelezatan suatu makanan. Sayangnya, makanan ini sangat dilarang saat diare. Pasalnya, makanan pedas menjadi salah satu pemicu diare pada beberapa orang. Bila makanan pantangan ini dikonsumsi saat diare, bisa jadi gejala akan kembali muncul dan malah makin parah.

Makanan ini harus dihindari saat diare karena mengandung senyawa yang bisa mengiritasi usus, yakni capsaicin. Capsaicin dalam makanan pantangan ini mengganggu kerja usus dalam menyerap cairan pada makanan dan minuman. Proses yang seharusnya berjalan lambat menjadi lebih cepat sehingga tidak memungkinkan penyerapan cairan dilakukan secara maksimal.

Akibatnya, feses menjadi lebih cair dan membuat Anda buang air lebih sering. Selain itu, capsaicin juga mengaktifkan reseptor rasa sakit di anus sehingga anus terasa perih setelah buang air besar.

2. Makanan dengan bumbu tertentu

Sumber: The Partial Ingredients

Pantangan makanan yang harus dihindari saat diare adalah makanan yang berbumbu. Maksudnya, yang diberi bumbu beraneka ragam sehingga rasanya jadi sangat kuat.

Selain lada atau cabai, makanan berbumbu yang dilarang dikonsumsi saat diare adalah banyak garam, dicampur santan, ditambahkan perasan lemon atau cuka sehingga jadi lebih asam.

Makanan yang memiliki rasa yang kuat ini memengaruhi proses pencernaan, beberapa di antaranya bahkan bisa memicu munculnya gejala diare, seperti perut mulas dan buang-buang air.

Begitu juga dengan makanan yang dimasak dengan banyak bawang putih dan bawang bombay. Makanan pantangan saat diare ini tinggi serat dan mengandung fruktan, yakni karbohidrat kompleks yang sulit dicerna. Bila makanan yang harus dihindari ini Anda makan saat diare, perut bisa saja mulas.

Sebaliknya, Anda direkomendasikan makanan yang hambar, yakni berkuah bening, tidak asam, dan tidak pedas. Kurangi penggunaan bawang putih dan bawang bombay, dan tambahkan dengan seledri atau adas.

3. Makanan berminyak dan berlemak

makanan gairah seks pria

Makanan yang digoreng memang terasa lebih renyah dan gurih. Sayangnya, makanan ini menjadi makanan pantangan yang harus dihindari saat diare. Kenapa?

Makanan yang digoreng cenderung memiliki tekstur yang keras sehingga kurang tepat jika dikonsumsi saat diare. Selain itu, jenis makanan yang dilarang saat diare ini juga mengandung banyak lemak sehingga memicu otot perut menegang. Akibatnya, gejala diare akan semakin memburuk.

Jenis makanan ini juga susah untuk dicerna dan memperberat kerja usus, akhirnya usus jadi lebih lama untuk pulih dari infeksi diare. Anda perlu mengganti makanan pantangan diare ini sementara waktu dengan makanan yang direbus dan dikukus.

4. Makanan tinggi serat

manfaat serat kenapa penting

Serat membantu Anda terhindar dari sembelit. Namun saat diare, makanan yang tinggi serat menjadi pantangan yang harus dihindari. Pasalnya, serat bisa melunakkan feses, bukan memadatkan feses saat diare.

Contoh makanan berserat tinggi yang menjadi pantangan saat diare, antara lain brokoli, kembang kol, atau gandum utuh. Selain mengandung tinggi serat, makanan ini juga mengandung gas yang bisa memperparah kondisi perut kembung saat diare.

Meski menjadi pantangan yang harus dihindari saat diare, makanan ini tetap perlu dikonsumsi. Cara amannya adalah memilih makanan dengan serat yang lebih rendah, seperti wortel atau buah bit.

5. Produk susu

berhenti minum susu

Makanan yang berbahan dasar susu menjadi makanan pantangan yang harus dihindari saat diare. Jenis makanan ini mengandung laktosa, yakni gula alami yang ada pada sapi.

Pada orang yang memiliki intoleransi laktosa, produk susu bisa memicu munculnya gejala, salah satunya diare. Sekalipun Anda tidak punya kondisi ini, akan lebih baik hindari makanan pantangan ini saat diare. Contoh makanan pantangan saat diare yang berbahan dasar susu adalah es krim, keju, dan susu cair.

Makanan berbahan dasar susu yang tidak menjadi pantangan diare adalah yogurt karena mengandung probiotik (bakteri baik untuk pencernaan). Namun, Anda harus memilih yogurt yang rendah gula.

6. Gluten

sumber: Taste.com

Selain tinggi serat, makanan yang mengandung gluten juga menjadi makanan pantangan yang harus dihindari saat diare. Gluten adalah protein yang terkandung pada produk olahan gandung, seperti tepung terigu.

Jenis makanan ini pentangan terutama pada orang yang mengalami diare karena penyakit Celiac atau intoleransi gluten. Namun, bagi orang yang mengalami diare tanpa penyakit ini juga perlu menghindari makanan ini.

7. Alkohol dan kafein

kopi mencegah kanker usus besar

Pantangan diare tidak hanya soal makanan saja, tapi juga minuman. Ya, minuman yang mengandung alkohol maupun kafein dapat memperparah diare.

Pada beberapa kasus, alkohol diketahui menjadi penyebab diare pada beberapa orang karena bisa merangsang usus bergerak lebih cepat ketika menyerap cairan dari makanan atau minuman.

Jika Anda terbiasa minum kopi di pagi atau sore hari, sebaiknya berhenti untuk sementara waktu agar tidak memperburuk diare. Begitu juga dengan alkohol maupun soda. Sebaiknya, Anda perbanyak minum air putih atau teh jahe yang baik untuk sistem pencernaan dan mampu mencegah komplikasi diare, seperti dehidrasi.

8. Pemanis buatan

ngidam makanan manis

Makanan mengandung gula alami, namun adalah pula ditambah dengan pemanis tambahan. Contoh pemanis buatan adalah aspartam atau sakarin. Meski manis di lidah, ternyata makanan ini menjadi pantangan saat diare.

Makanan pantangan untuk orang yang diare ini memaksa usus untuk bekerja keras dalam menyerap nutrisinya. Hal ini tentu tidak memberikan efek positif dan bisa memperlambat proses penyembuhan usus dari infeksi diare.

9. Makanan mentah

ibu menyusui makan sushi

Dilansir dari laman Mayo Clinic, makanan yang mentah atau tidak dimasak sempurna menjadi pantangan untuk orang diare. Alasannya, karena makanan ini kemungkinan masih mengandung bakteri tertentu di permukaannya.

Proses pencucian dan pemanasan dapat mematikan bakteri. Jika makanan hanya dicuci, tanpa dimasak matang sempurna, bakteri tertentu mungkin saja tetap hidup. Bila makanan yang mentah tersebut masuk ke tubuh, diare bisa menjadi lebih buruk. Itulah sebabnya, makanan mentah menjadi pantangan saat diare.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Januari 7, 2017 | Terakhir Diedit: Januari 27, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca