Berlatih yoga sudah lama diketahui sangat bermanfaat untuk kesehatan, baik mental maupun fisik. Manfaat ini juga tak luput dapat dirasakan oleh diabetesi. Bahkan, sebuah artikel di Indian Journal of Endocrinology and Metabolism menyatakan bahwa yoga dinyatakan sebagai terapi yang efektif untuk mengendalikan gejala-gejala diabetes. Lantas, seperti apa saja gerakan yoga untuk diabetes yang bisa Anda lakukan di rumah?

Memang, apa manfaat yoga untuk diabetes?

Sama halnya seperti orang sehat yang berlatih yoga, akan ada banyak manfaat kesehatan yang bisa Anda raup dari rajin beryoga. Pada dasarnya, yoga adalah latihan yang menggabungkan kerja fisik, teknik pernapasan, relaksasi, serta menyelaraskan tubuh, mental, dan holistik Anda.

Selama yoga, pikiran Anda pun akan berhenti sejenak agar tetap fokus dan tenang untuk melihat gambaran besar dari masalah Anda sebenarnya. Ini membuat Anda lebih mampu mawas diri dan bertindak atas dasar kesadaran penuh, bukannya kepanikan semu.

Seiring waktu, yoga akan melatih Anda untuk mulai mengganti pola makan dan gaya hidup Anda secara naluriah untuk mencegah alam bawah sadar Anda merusak apa yang telah susah payah dibangun selama ini. Semua hal tersebut baik dilakukan untuk orang yang memiliki diabetes.

Dilihat dari sisi perbaikan gejala, sebuah artikel dalam Journal of Yoga and Physical Therapy menemukan bahwa berlatih yoga duduk selama 10 menit dapat membawa dampak yang baik untuk kestabilan kadar glukosa dalam darah, denyut jantung, dan tekanan darah diastolik.

Studi ini melihat secara khusus bagaimana manfaat yoga untuk diabetes. Meski hanya dalam lingkup penelitian yang kecil, tetapi tetap saja ini menunjukkan bahwa melakukan yoga sebagai “teman pendamping” dapat meningkatkan efektivitas pengobatan medis diabetes Anda.

Pose yoga yang baik untuk orang dengan diabetes

1. Mountain pose

(Source: www.shutterstock.com)

Pose yoga yang pertama ini merupakan pose yang paling mudah. Posisikan Anda  berdiri dengan tangan di sisi dan kaki rata di lantai. Buat kaki Anda berdiri sejajar dan sedikit terpisah. Selanjutnya, tarik napas, lalu angkat lengan ke atas dan ke samping dengan telapak tangan menghadap ke atas. Buang napas, perlahan pelan-pelan turunkan lengan. Ulangi beberapa kali sembari mengatur napas Anda agar stabil.

2. Downward facing dog

(Source: www.shutterstock.com)

Selanjutnya, pose yoga yang kedua ini bisa dimulai dengan tangan dan lutut, jari kaki terselip di bawah. Lalu pelan-pelan luruskan kaki, dan angkat pinggul ke langit-langit dan buat bagian panggul, bokong dan tulang ekor sejauh mungkin ke bagian atas.

Posisi tubuh harus membentuk huruf V terbalik. Fokuskan diri pada tekanan di tangan dan kaki ke lantai. Lalu, posisikan berat badan pada kaki, bukan tangan. Tahan 5 sampai 10 detik, setelahnya hembuskan tangan sembari menekuk lutut dan meregangkan tubuh untuk beberapa saat.  

3. Child pose

(Source: www.shutterstock.com)

Pose ini adalah pose istirahat yang baik untuk dilakukan di antara pose yoga yang sederhan menuju ke yang lebih sulit atau menantang secara fisik. Pertama, mulailah dengan duduk di atas kaki, lutut beberapa inci terpisah. Perlahan turunkan kepala menuju matras yoga, dan tekuk badan dengan posisi perut di atas paha. Setelahnya, regangkan lengan ke depan menyentuh bagian depan alas matras di depan kepala. Tahan selama 10-20 detik, pose yoga ini cukup bikin rileks tulang ekor hingga tumit Anda.

4. Bridge pose

(Source: www.yogajournal.com)

Pose ini membuat tubuh Anda seolah membentuk jembatan. Pertama, mulailah dengan berbaring telentang, lutut ditekuk, kaki rata di lantai, selebar pinggul. Lalu, tekan tumit ke arah matras dan angkat panggul Anda.

5. Tree pose

(Source: www.shutterstock.com)

Pose yoga terakhir ini merupakan pose sesi pendinginan tubuh Anda setelah berlatih. Mulailah dengan berdiri dengan kaki kanan rata di lantai, kaki kiri diangkat sampai ke pangkal paha bagian dalam Jaga tangan tetap bersentuhan di depan dadam, atau  Anda berpegangan pada kursi atau dinding untuk membantu keseimbangan. Ulangi dengan kaki lainnya sembari mengatur napas perlahan

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca