Pemanis Buatan dan Karbohidrat Ternyata Memengaruhi Sensitivitas Insulin

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13/04/2020
Bagikan sekarang

Insulin merupakan hormon yang memiliki peran penting untuk mengendalikan kadar gula darah. Ketika produksi insulin mengalami gangguan, hal ini bisa berujung pada masalah kesehatan yaitu diabetes melitus. Baru-baru ini, sebuah penelitian menemukan bahwa perpaduan pemanis buatan dan karbohidrat ternyata bisa menjadi pengaruh sensitivitas insulin yang tentunya juga akan berdampak pada kesehatan tubuh Anda. Bagaimana penjelasannya?

Paduan pemanis buatan dan karbohidrat jadi pengaruh sensitivitas insulin

minum obat pakai soda

Pada awalnya, studi yang dilakukan oleh sekelompok peneliti dari Universitas Yale bertujuan untuk melihat apakah konsumsi pemanis buatan yang berulang bisa menurunkan kemampuan lidah dalam mengecap rasa manis.

Studi tersebut dilatarbelakangi dengan adanya teori bahwa berkurangnya persepsi pada rasa manis bisa berpengaruh terhadap kemampuan tubuh untuk memetabolisme glukosa dari karbohidrat.

Studi dilakukan dengan melibatkan 45 peserta dewasa dengan rentang usia 20-45 tahun dan dalam kondisi sehat. Peserta diberikan minuman berperisa buah-buahan; ada yang mengandung pemanis buatan dan ada juga yang mengandung gula.

Minuman yang ditambahkan pemanis buatan juga mengandung maltodekstrin, sebuah bubuk karbohidrat untuk membantu mengendalikan jumlah kalori tanpa membuat minumannya semakin terasa manis.

Percobaan dilakukan selama dua minggu dengan bantuan alat pemindai MRI yang akan melihat adanya perubahan pada aktivitas otak pada berbagai rasa yang berbeda. Peserta juga akan diukur seberapa baik persepsi mereka terhadap rasa. Pemindaian dilakukan dua kali, sebelum dan sesudah percobaan.

Setelah percobaan berakhir, data dari peserta memperlihatkan bahwa peserta yang mengonsumsi minuman mengandung pemanis buatan dan maltodekstrin menunjukkan respons pada otak yang berbeda terhadap rasa manis. Hal ini diikuti juga dengan perubahan pada sensitivitas insulin dan metabolisme glukosa.

Percobaan lanjutan pun dilakukan terhadap sekelompok peserta yang dibagi menjadi dua. Satu yang meminum minuman dengan pemanis buatan dan satu lainnya yang meminum minuman dengan kandungan maltodekstrin.

Berbeda dengan hasil penelitian sebelumnya, konsumsi minuman yang hanya mengandung salah satu di antara keduanya tidak terlihat memberikan perubahan pada sensitivitas insulin seseorang. Oleh karena itu, ditarik kesimpulan bahwa perpaduan pemanis buatan dan karbohidrat berpotensi memengaruhi sensitivitas insulin.

Belum diketahui pasti apa yang membuat hal ini bisa terjadi. Namun kemungkinannya efek ini dihasilkan dari usus yang peka terhadap pemanis dan maltodekstrin. Perpaduan keduanya dianggap sebagai asupan kalori yang dua kali lebih banyak oleh usus. Sinyal tersebut kemudian mendorong otak untuk merespon rasa manis dengan cara yang berbeda.

Bagaimana dampaknya terhadap kesehatan?

penyakit diabetes melitus

Sensitivitas insulin (insulin sensitivity) merupakan istilah yang menggambarkan seberapa sensitif respons sel-sel di dalam tubuh terhadap insulin. Ketika seseorang memiliki sensitivitas insulin yang baik, artinya sel-sel tubuh dapat menggunakan glukosa untuk mengendalikan gula darah secara efektif.

Sensitivitas insulin dapat berbeda-beda pada setiap orangnya, hal ini juga bisa dipengaruhi oleh pola makan dan gaya hidup sehari-hari. Tingkat sensitivitas insulin yang terlalu tinggi atau terlalu rendah tentunya sangat berpengaruh terhadap kesehatan Anda.

Jika Anda memiliki sensitivitas insulin yang rendah, tubuh pun akan berusaha mengimbangi keadaan tersebut dengan memproduksi lebih banyak insulin. Adanya kelebihan insulin yang dihasilkan oleh tubuh bisa saja menimbulkan kerusakan pada pembuluh darah dan dapat berpengaruh terhadap masalah kesehatan lainnya seperti penyakit jantung atau bahkan kanker.

Rendahnya sensitivitas insulin juga kerap disebut sebagai resistensi insulin. Pada kondisi ini, sel-sel tubuh yang tidak dapat menyerap glukosa dengan baik akhirnya berujung pada tingginya kadar gula darah. Jika tidak segera ditangani, resistensi insulin bisa sangat berisiko terhadap diabetes tipe 2.

Di sisi lain, sensitivitas yang tinggi pun bisa menimbulkan masalah terutama pada orang-orang yang menderita diabetes tipe 1. Tingginya sensitivitas insulin akan meningkatkan hipoglikemia, sebuah komplikasi diabetes akibat rendahnya kadar gula dalam darah. Komplikasi ini bisa berakibat fatal dan di beberapa kasus dapat menyebabkan kematian.

Masih berhubungan dengan salah satu cara menjaga tingkat sensitivitas insulin tetap normal, Profesor Dana Small memberi saran untuk mengurangi konsumsi minuman ringan berembel-embel “diet” seperti diet soda. Terutama jika menu pendampingnya merupakan makanan yang sarat karbohidrat seperti kentang goreng.

Konsumsi air putih dalam jumlah yang cukup masih lebih dianjurkan daripada minum minuman lainnya yang mengandung pemanis buatan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Neuropati pada Diabetesi Bisa Disembuhkan?

Meski belum ada pengobatan untuk menyembuhkan neuropati diabetik, pengidap diabetes dapat meringankan gejala dan menghambatnya menjadi lebih parah.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Seberapa Penting Kebutuhan Karbohidrat untuk Balita Usia 2-5 Tahun?

Menjaga asupan nutrisi dan gizi anak agar tetap seimbang sangat penting demi pertumbuhannya. Berikut kebutuhan karbohidrat balita usia 2-5 tahun.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah

Bagaimana Strip Test Gula Darah Bisa Mengetahui Kadar Gula Kita?

Penderita diabetes pasti sudah tidak asing dengan alat tes gula darah. Namun, tahukan Anda bagaimana sebuah strip bisa memberikan informasi sepenting itu?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Rena Widyawinata

3 Makanan Manis yang Aman Dikonsumsi Meski Didiagnosis Prediabetes

Mengurangi makanan manis untuk prediabetes memang merupakan suatu keharusan. Namun, bukan berarti Anda selamanya tidak boleh mengonsumsi makanan manis, lho.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Direkomendasikan untuk Anda

diabetesi

Tunda Dulu ke Rumah Sakit Selama Wabah, Ini Tips untuk Diabetesi Selama di Rumah

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020
manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes

6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020
camilan untuk penderita diabetes

Apa Saja Camilan yang Boleh Dimakan Penderita Diabetes dalam Sehari?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020
makanan untuk mencegah diabetes

Panduan Makan untuk Orang yang Punya Riwayat Diabetes

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 23/04/2020