5 Tips Menurunkan Kadar HbA1C bagi Penderita Diabetes

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagi penderita diabetes, alat cek gula darah adalah teman sehari-hari. Kewajiban untuk menjaga kadar gula dalam darah tetap aman terkendali membuat mereka akrab dengan alat yang satu ini. Dengan memiliki alat ukur pribadi, para penderita diabetes dapat dengan cepat mengetahui berapa kadar gula dalam darah sehingga dapat segera mengambil langkah antisipasi apabila diperlukan.

Meski dapat mengetahui keadaan gula darah dalam tubuh, cek harian yang biasa dilakukan oleh para diabetesi biasanya hanya bersifat menampilkan suatu keadaan dalam tempo sewaktu yang banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor. Untuk itu, guna menangkap potret kondisi gula darah dalam jangka waktu yang lebih panjang digunakanlah tes Hemoglobin A1C, yang  lebih dikenal dengan tes HbA1C atau glikohemoglobin.

Tes hemoglobin A1C adalah tes gula darah yang mampu menangkap kondisi atau keadaan gula darah seseorang untuk jangka waktu tiga bulan terakhir, sehingga keseluruhan kondisi tubuh dapat lebih tergambar dengan baik. Melalui tes ini, kita dapat mengetahui sejauh mana keberhasilan kontrol yang kita lakukan terhadap diabetes yang kita alami.

Tips menurunkan tingkat HbA1C

Hasil tes HbA1C sering digunakan oleh para dokter untuk mengetahui sukses tidaknya suatu rangkaian pengobatan pada pasien dengan diabetes. Untuk itu, para dokter biasanya menggunakan tes ini untuk menentukan apakah manajemen diabetes harus diubah atau diteruskan.

Batas aman dari tes ini adalah kurang dari 6 persen. Namun, bagaimana jika Anda telah melakukan apa yang diresepkan dokter namun hasil masih menunjukkan angka melebihi 6 persen bahkan lebih? Bisa jadi, itu adalah indikasi bahwa manajemen diabetes yang Anda lakukan belum berjalan dengan baik.

Konsumsi obat dan insulin adalah salah satu terapi yang akan membantu angka HbA1C kembali ke batas aman. Namun, Anda juga dapat mempercepatnya dengan mengubah gaya hidup dengan melakukan beberapa hal berikut.

Gerakkan tubuh Anda. Tak perlu merencanakan berbagai jenis olahraga rumit. Sebab, rencana olahraga yang terlalu muluk kadang dapat menjerumuskan Anda ke dalam kemalasan yang berakhir pada tidak berolahraga sama sekali. Gerakkan tubuh Anda dengan cara sederhana sesuai kegemaran Anda. Luangkanlah waktu 30 menit setiap harinya untuk menggerakkan tubuh Anda. Berjalan kaki atau bersepeda santai mengitari kompleks perumahan dapat menjadi satu pilihan yang baik untuk tetap aktif secara fisik.

Menjaga makanan yang masuk ke dalam tubuh. Sudah menjadi hal umum bagi penderita diabetes untuk menjaga porsi makannya, pun kandungan gizi yang masuk ke dalam tubuh. Makan dalam porsi seimbang adalah kunci untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Tips lainnya, makan dalam piring kecil dapat mencegah Anda untuk makan berlebih dibandingkan dengan menggunakan piring makan biasa.

Perhatikan jadwal makan. Mengontrol gula darah bukan berarti mengurangi bahkan melewatkan jadwal makan. Sebab, jika itu yang dilakukan, gula darah Anda akan mengalami fluktuasi yang cukup drastis. Disiplin waktu makan dapat membantu mengontrol rasa lapar Anda, sehingga tidak akan menjadi “geragas” ketika bertemu makanan. Anda juga dapat menyelipkan jadwal makan makanan ringan rendah kalori di tengah jadwal makan besar.

Taati rencana pengobatan Anda. Salah satu isu yang kerap muncul pada pasien diabetes adalah menurunkan dosis obat atau bahkan tak lagi meminumnya ketika hasil cek gula darah mandiri menunjukkan angka normal selama beberapa hari. Sebaiknya, selalu konsultasikan segala keputusan yang akan Anda ambil terkait rencana pengobatan Anda dengan dokter agar tak menimbulkan efek samping yang tak diperlukan di kemudian hari. Sekalipun mendapati  kondisi gula darah normal selama beberapa waktu, berkonsultasi dengan dokter merupakan langkah bijak demi menjaga kestabilan tingkat HbA1C.

Memantau gula darah. Selalu lakukan pengecekan gula darah secara rutin sesuai dengan anjuran dokter untuk mendapatkan langkah antisipasi apabila diperlukan.

Mengelola diabetes tipe dua dalam diri merupakan suatu “pekerjaan” yang membutuhkan komitmen dan kedisiplinan dari para diabetesi. Dengan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat, mengontrol diabetes bukanlah hal mustahil. Tetap lakukan tes ini paling tidak dua kali selama setahun untuk menjaga agar Anda tidak “kecolongan” oleh sinyal-sinyal yang diberikan tubuh.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Makan untuk Orang yang Punya Riwayat Diabetes

Risiko diabetes pada orang dengan riwayat keluarga akan meningkat sehingga perlu upaya untuk mencegah diabetes dengan menjaga dan memilih makanan sehat.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
makanan untuk mencegah diabetes
Diabetes, Health Centers 23/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Neuropati pada Diabetesi Bisa Disembuhkan?

Meski belum ada pengobatan untuk menyembuhkan neuropati diabetik, pengidap diabetes dapat meringankan gejala dan menghambatnya menjadi lebih parah.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
neuropati diabetik
Diabetes, Health Centers 20/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Pemanis Buatan dan Karbohidrat Ternyata Memengaruhi Sensitivitas Insulin

Ternyata perpaduan pemanis buatan dan karbohidrat dapat menjadi pengaruhi tingkat sensitivitas insulin seseorang. Seperti apa penjelasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Diabetes, Health Centers 31/03/2020 . Waktu baca 4 menit

Bagaimana Strip Test Gula Darah Bisa Mengetahui Kadar Gula Kita?

Penderita diabetes pasti sudah tidak asing dengan alat tes gula darah. Namun, tahukan Anda bagaimana sebuah strip bisa memberikan informasi sepenting itu?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Konten Bersponsor
alat tes gula darah
Hidup Sehat, Fakta Unik 27/03/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit kulit diabetes

5 Penyakit Kulit yang Umum Menyerang Pasien Diabetes

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
diabetesi

Tunda Dulu ke Rumah Sakit Selama Wabah, Ini Tips untuk Diabetesi Selama di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes

6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
camilan untuk penderita diabetes

Apa Saja Camilan yang Boleh Dimakan Penderita Diabetes dalam Sehari?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020 . Waktu baca 3 menit